enam puluh satu

263 18 0
                                        

Happy reading guys 📖📖


"Sudah lah, kamu lupakan perempuan itu. Ingatlah, sekarang aku adalah istrimu. Aku bosan mendengar kamu mengigau menyebut nama perempuan itu" ucap Nisa

"Sampai kapan pun, dia tidak akan terganti. Sudahlah aku akan berangkat kerja, jangan membuat mood ku jelek sepagi ini" ucap laki-laki itu, dan berjalan keluar rumah, memasuki mobilnya.

"Tunggu belum selesai..."

Tapi itu tidak berhasil, mobil itu sudah melaju kencang menjauh. Perempuan itu meneteskan air mata.

"Kenapa tidak ada cinta sedikit pun" gumamnya

••

Didalam kamar itu, dua orang sepasang masih membuka matanya, mereka saling mengobrol secara perlahan. Mereka tidak ingin membuat putri kesayangan mereka terbangun yang tidur ditengah-tengah mereka.

"Lihatlah, dia akan cantik seperti mu sayang, dan dia akan tinggi seperti ku" ucap laki-lai itu

"Sepertinya, eumm apakah tidak ada hari libur untuk kita?" Pancing Nadia

"Hari libur? Ya akhir-akhir ini kantor sangat sibuk, dan aku ikut serta mengawasi, mungkin tidak ada libur sementara ini. Kenapa bertanya seperti itu?" Tanya Leo

"Oo begitu, eumm tidak apa, hanya bertanya" jawab Nadia dengan wajah layu

Tentu saja Leo merasakan ada yang disembunyikan dan kata-kata "tidak apa" bukan pertanda baik sepenuhnya.

"Kamu ingin berlibur kemana?" Tanya Leo

"Aku hanya..."

"Hanya apa?"

"Hanya rindu dengan keluarga ku, dan aku pikir kita bisa kesana untuk beberapa hari" ucap Nadia

"Maaf sayang, untuk kali ini tidak bisa" ucap Leo

"Tidak apa, aku akan menahannya" ucap Nadia sedikit kecewa dilubuk hatinya

••

"Al, coba kamu cari nama untuk anak kita yang kedua ini" ucap Salsa

Aldo yang berbaring disamping Salsa, sambil mengelus perut perempuan itu.

"Apa ya, jangan terburu-buru. Berilah aku waktu" ucap Aldo

"Baiklah"

Drttt...drttt

Tiba-tiba dering ponsel Aldo berbunyi, laki-laki itu segera mengangkatnya, dan tak lupa mengecek apakah nomer itu tersimpan di kontak ponselnya atau tidak.

"Siapa yang nelpon?" Tanya Salsa

"Nadia" jawab Aldo

"Yaudah angkat!"

Aldo memposisikan dirinya duduk bersandar tembok.

"Kak Al" ucap Nadia disebrang telepon

"Hai adik kakak yang tersayang, ada apa?" Tanya Aldo

My Brother Twins - [ E N D ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang