tiga puluh empat

473 23 0
                                        

"Gue laper nih" batinnya.

Ia memutuskan untuk keluar dari kamar dan beralih pada meja makan. Ia segera mengambil nasi dan lauk pauk untuk diletakkan di piring, lalu Nadia mulai memakan makanan itu.

"Ini sampai kapan coba, kak Al kak Nicko marah sama gue?"

Ia melanjutkan makannya dengan tak selera, sungguh makan sendiri seperti ini tidak enak. Mata nya segera menangkap keberadaan papa nya yang baru saja datang, dan langsung menuju kearahnya.

"Kok jam delapan kamu makan sih Nad" ucap papa nya.

"Ya Nadia laper nya sekarang pa" jawabnya.

Fatur memberikan sekantung tas belanjaan pada Nadia yang dari tangannya. "Nih, papa tadi beli gaun buat anak papa"

Nadia segera mengambil kantong belanjaan yang diberikan papa nya. "Makasih pa"

"Kakak kamu mana? Kok gak kelihatan?"

"Di kamar paling pa" jawab Nadia dengan nada malas.

Ia melanjutkan makan nya.

"Kita disini pa" sahut Aldo dari arah belakang Nadia.

"Sini, ini papa punya sesuatu buat kalian" ucap papa.

Aldo dan Nicko menerima pemberian papa nya dengan senang hati, lalu kedua nya melirik kearah Nadia yang dimana adik mereka fokus dengan makanan itu.

"Hkkmm" dehem Fatur.

Sepertinya Fatur mengetahui apa yang terjadi diantara anak perempuannya dan kedua kakaknya. Karena biasanya Nadia lah yang banyak bicara dan lebih memilih berdiri atau duduk disamping Nicko.

"Siapa yang mau cerita ke papa soal ini?"

"Cerita apa pa?" Tanya Nicko.

"Em Nadia mau naruh piring ini di rak piring kotor dulu" pamitnya.

Nadia mengambil piring kotor itu dan meletakkan di rak piring kotor yang berada di dapur.

"Kalian berdua coba cerita sama papa, kenapa sama Nadia? Enggak biasa nya dia bicara sedikit kayak gitu?" Tanya Fatur.

"Gak ada apa-apa kok pa, cuman salah paham kecil" sahut Aldo.

••

"Nadia mana? Udah jam enam, kita sberangkat sekarang" ucap Nicko.

"Udah berangkat kayaknya Nic, tuh kunci mobil udah gak ada" Aldo menunjuk letak kunci mobil Nadia.

"Yaudah ayo berangkat"

Mereka berdua segera masuk kedalam mobil, Aldo segera melajukan mobil itu mengarah ke sekolah. Tepat diparkiran sekolah, mereka dapat melihat mobil milik Nadia sudah terparkir rapi disana. Mereka segera turun dari mobil setelah memarkirkan mobil.

Langkah mereka segera berderap masuk ke lorong kelas, mereka sengaja lewat depan kelas Nadia. Ia menyegat salah satu teman sekelas Nadia yang berada diluar. Nicko membuka tas miliknya, dan mengambil dua batang coklat dari dalam tas nya yang sudah terdapat sebuah pesan diselembar kertas kecil dan ditempelkan di bungkus coklat itu.

"Tolong kasihkan ke Nadia sama Keysia" ucap Nicko sambil memberikan coklat.

"Oh iya kak"

Siswi itu mengambil dua batang coklat dari tangan Nicko, dan segera memberikannya pada Nadia dan Key. Sedangkan Aldo dan Nicko langsung pergi menuju kelasnya setelah memberikan batang coklat tersebut.

My Brother Twins - [ E N D ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang