"Kasihan Nadia, kenapa gue enggak tega lihat dia nangis kayak gitu? Gue harus nyari tau sebenarnya" Batin Noval.
Setelah dari taman, Noval memilih berpisah dari Aldo dan Nicko. Ia menuju arah kantin untuk mencari tahu kebenarannya. Mata nya segera menangkap seorang siswa berkacamata sedang makan dan duduk sendiri di deretan sana. Ide nya mulai bermunculan. Noval berjalan mendekati siswa itu, dan duduk disampingnya.
"Hey" sapa Noval sok akrab.
"Iya, ada apa?"
"Em apa lo tau tentang perkelahian tadi?"
"Em tau"
Senyum lebar Noval ditunjukkan pada siswa itu.
"Siapa yang mulai duluan? Apa tiga siswi senior atau dua siswi""
Siswa laki-laki itu sejenak meletakkan sendoknya dan menatap lurus pada wajah Noval.
"Jadi kan si dua cewek anak sepuluh habis makan terus mau pergi, dan dicegat sama yang jadi sekertaris OSIS itu loh...bla...bla....bla"
Sekitar lima belas menit, akhirnya Noval mengetahui kejadian perkelahian itu dengan detail dan ia berterima kasih kepada siswa laki-laki yang telah menceritakan semua nya.
"Thank's bro, yaudah gue pergi duluan." Ucap Noval, lalu berjalan keluar kantin.
Kini tujuan Noval hanya lah satu, menemukan Aldo dan Nicko. Ia berjalan mengarah kelas, rupa nya sebelum sempat ia masuk kelas. Mata nya melihat Aldo dan Nicko sedang mengobrol dengan salah satu guru di lorong kelas. Ia menunggu perbincangan itu selesai, baru Noval maju mendekat kearah kedua temannya.
"Gue punya kebenaran dari perkelahian Syakir sama adik lo" ceplos Noval.
"Kenaran apa? Jangan bercanda Lo!" Ancam Nicko.
"Bener deh, suwer"
"Jadi gini.......bla........bla.........bla"
Noval memulai melakukan pembicaraan yang sebenarnya. Hal ini sampai memakan waktu enam belas menit.
••
"Woy, jangan ngelamun terus Nad" celetuk Riko menyadarkan Nadia dari lamunannya.
"Eh huhf Lo jangan ngagetin gitu lah Rik, bikin orang jantungan aja" decak Nadia.
Riko tertawa puas, begitu Nadia terkejut.
"Nanti jadi kan? Lo ikut kerumah gue?" Tanya Riko
Tanpa pikir panjang, Nadia mengiyakan. Lagian kalau ia pulang sekolah langsung kerumah, pasti ketemu dengan kedua kakaknya. Bagaimana pun ia masih marah, kenapa kakak nya sama sekali tak percaya dengan pembelaannya.
"Lo bawa motor kan?"
"Iya, tenang aja Lo"
••
Akhirnya Noval selesai menceritakan semua nya, kedua temannya kini wajah nya berbeda sebelum ia bercerita.
"Nyesel gak Lo berdua udah enggak percaya sama Nadia?" Tanya Noval.
"Gimana nih Al?"
Nicko meminta pendapat Aldo, tentu nanti Nadia marah kepada mereka.
"Tau ah, pusing gue"
••
Krriing
KAMU SEDANG MEMBACA
My Brother Twins - [ E N D ]
Teen Fiction#1-nadia #1-hubunganrumit #1-syakir END‼️ (Cerita masih lengkap) Nadia yang memiliki dua kakak laki-laki kembar, suka usil kepadapnya. Kadang ia salah mengira antara Aldo dan Nicko. Namun semua sedikit berubah, ketika kematian salah satu orang tua m...
![My Brother Twins - [ E N D ]](https://img.wattpad.com/cover/226425314-64-k495826.jpg)