pacar Jungkook.-

4.8K 382 27
                                        

"Taehyung, gue nebeng pulang ya?"—— Taehyung melirik singkat ke arah Lea yang baru saja bertanya, kemudian menggelengkan kepalanya sebagai balasan. Tangannya sibuk merapihkan buku-buku diatas meja yang berserakan—— mereka baru saja selesai mengerjakan tugas kelompok di kantin sekolah dengan dua orang teman satu kelasnya yang lainnya. Melirik arloji  bewarna coklat ditangan kirinya yang sudah menunjukan pukul 17.45 sore, Taehyung segera bergegas memasukan barang-barangnya ke dalam tas. Sekolah sudah sepi dan kemungkinan anak-anak ekstrakurikuler maupun organisasi sudah bubar, termasuk Jungkook dan Jimin yang sebelumnya rapat dengan anak-anak ekstrakurikuler musik lainnya. "Ih, bareng dong, Tae" Lea masih berusaha mengajak dan memintanya untuk pulang bersama, nadanya terdengar seperti anak kecil yang tengah merengek meminta hadiah.

"Gue bareng Jungkook" Jawabnya singkat yang berhasil membuat Lea berdecak, "kok sama Jungkook terus sih? Emang dia nggak dijemput pacarnya?" Tanyanya dengan nada setengah mencibir, barangkali Taehyung awalnya tidak berniat peduli dengan kalimatnya yang rasanya terdengar tidak asing, pun ia tidak ingin terlibat obrolan lebih lama lagi dengan Lea, hanya saja kalimat Lea selanjutnya membuat ia menghentikan pergerakan bahkan sampai memusatkan seluruh atensinya padanya, "nyusahin" Gumamnya dengan pelan, tapi masih bisa ditangkap jelas oleh rungu Taehyung.

"Maksud lo apa?"

Lea sedikit terkejut mendengar nada bicara Taehyung yang ketus, "Hah? Apa?" Tanyanya kebingungan untuk sesaat, sebab ia mengira Taehyung tidak mendengar gumamannya. "Oh, ya emang bener kan? Dia punya pacar tapi tetep aja masih nyusahin lo" Paparnya cepat. Taehyung terlihat mengangkat sebelah alisnya sebagai gesture bertanya, tidak mengerti dengan maksud dari perkataan perempuan didepannya ini. Jungkook memang memiliki pacar dan itu Taehyung.

"Jangan bilang lo nggak tau kalo dia udah punya pacar?" Tanyanya menerka-nerka curiga, "tuh kan, dia kayaknya cuman manfaatin lo doang deh, Tae. Dia udah punya pacar tau, lo harus hati-hati nanti malah lo kena imbasnya" Tunggu. Taehyung terlihat kebingungan, yang dimaksud Lea sebagai kekasih dari Jungkook itu siapa? Kenapa perempuan didepannya malah mengira bahwa Taehyung hanya dimanfaatkan. Melihat respon Taehyung, Lea buru-buru mengeluarkan ponselnya dan menunjukkannya pada Taehyung ketika ia menemukan foto yang dicari-cari.

"Gue kemaren ketemu dia sama pacaranya di mall, umurnya kayak lebih tua dari kita. Nggak nyangka kalo dia suka yang lebih tua, mulai sekarang kalo bisa lo harus menjauh dari Jungkook deh, Tae. Dia kayak bukan anak baik-baik" Taehyung memperhatikan foto dua orang lelaki di ponsel Lea, ia tersenyum miring sebab mengenal kedua lelaki di foto tersebut. "Nggak sopan foto orang tanpa ijin" Sarkasnya yang membuat Lea sedikit gelagapan, perempuan itu buru-buru membuat pembelaan seraya menerima ponselnya kembali.

"Tapi kan, kalo gue nggak foto lo nggak akan tau dan terus dimanfaatin sama dia"

Taehyung tak menanggapinya lagi setelahnya, sebenarnya Lea cukup terkejut dengan respon Taehyung yang terlihat biasa saja— bukankah ini artinya Taehyung memang tidak memiliki hubungan bahkan perasaan pada Jungkook. Maka ketika Taehyung pamit untuk pulang lebih dulu, ia segera menyusul dengan setengah berlari untuk mensejajarkan langkah dengan lelaki itu, "jadi Taehyung, bareng ya?" Tanyanya dengan percaya diri, seakan-akan Taehyung tidak akan menolaknya lagi.

"Gue bareng Jungkook" Tolak Taehyung lagi dengan penuh penekanan.

"Tae serius? Lo jangan mau dimanfaatin sama dia"

"Ya, thank" Jawab Taehyung singkat, ia kemudian berbelok ke arah koridor menuju ruang musik, berlawanan dengan arah gerbang utama sekolah. Lea memperhatikan punggungnya yang semakin menjauh, ia berdecak gemas sekali lagi; Taehyung begitu keras kepala padahal bukti sudah ada di depan mata, maka dengan kesal ia menghentakkan kakinya lalu berjalan menuju gerbang sekolah, terpaksa menunggu supir menjemputnya. Biarkan saja, nanti juga kalo nyesel mohon-mohon sendiri padanya. - Gumamnya dalam hati.

"Jimin" Jimin menolehkan kepalanya, menghela napas berat ketika menemukan entitas Lea; ia lelah dan berhadapan dengan Lea hanya akan memperburuk moodnya, diam-diam berdoa dalam hati agar Yoongi bisa sampai secepatnya dan membawanya segera pergi dari sini. "Lo nggak bawa motor?" Retorik. Jelas-jelas sekarang Jimin tengah berdiri di depan gerbang dan menunggu jemputan. Ia membalas dengan sebuah deheman kelewat singkat disertai ekspresi sinis; hubungannya dengan Lea memang tak kunjung membaik, lebih tepatnya Jimin tidak ingin berbaikan dengan perempuan itu.

"Eh, Jim. Tau nggak sih? Selama ini Jungkook manfaatin Taehyung, gue udah bilangin Taehyung tapi dia malah kayak nggak percaya" Jimin mengerutkan keningnya, melirik ke arah Lea dengan sedikit penasaran. "Jangan-jangan lo juga cuman dimanfaatin lagi sama Jungkook kayak Taehyung" Lanjutnya yang mana makin membuat Jimin kebingungan.

"Maksud lo?"

"Lo tau nggak Jungkook punya pacar? Tapi dia masih sering kan repotin lo sama Taehyung"

"Hah?"

"Lo nggak tau juga? Tuh kan, dia beneran manfaatin kalian berdua. Hati-hati Jim, pacar Jungkook usianya kayak lebih tua dari kita, bisa-bisa lo malah kena masalah lagi" Jimin menerima sodoran ponsel milik Lea yang menunjukan foto dua orang lelaki di dalamnya, "Apalagi lo berdua deket banget kayak orang pacaran, jangan mau dimanfaatin sama dia, Jim" Ah, rumor mengenai hubungan spesial yang ia miliki dengan Jungkook memang kerap kali dibicarakan sana-sini oleh orang-orang yang tidak tahu kebenarannya dan sepertinya Lea sudah masuk ke dalam perangkap gosip murahan seperti itu.

"Jimin" Jimin melirik pada sosok yang keluar dari sebuah mobil, topik obrolan Lea membuat ia tidak sadar bahwa seseorang yang sedari tadi ia tunggu sudah datang. Itu Min Yoongi; kekasihnya. "Sebentar kak, jangan masuk dulu" Katanya, ia kemudian beralih pada Lea, diserahkannya kembali ponsel miliknya itu dan ia mengukir senyuman semenawan mungkin sebelum kembali berujar,

"Gue sama Jungkook nggak ada hubungan apa-apa, selain temenan"

"Lagi?" Keduanya menoleh ke arah Yoongi yang terlihat mendengus tak habis pikir, bosan mendengar orang-orang yang tertipu dengan kedekatan yang diperlihatkan Jimin dan Jungkook. Sementara Jimin menanggapinya dengan sebuah kekehan kecil, "oh ya, kenalin ini Yoongi. Pacar gue" Lea jelas terlihat terkejut, perempuan itu sedikit membungkukkan tubuhnya ke arah Yoongi dengan senyuman kaku.

"Dan satu lagi, orang di foto yang tadi lo tunjukin itu namanya Jeon Seokjin. Dia kakak kandungnya Jungkook, gue denger-denger bentar lagi mau tunangan" Papar Jimin yang lagi-lagi membuat Lea membulatkan matanya. Kakak kandung katanya. Lea mencoba untuk tidak percaya tapi kalimat Jimin rasanya begitu menyakinkannya. "Lain kali cari informasi dulu, jangan asal tuduh, Le" Lanjut Jimin seraya menepuk pundaknya dengan cukup kasar sebanyak dua kali.

Belum selesai dengan keterkejutannya akan beberapa fakta yang ada, suara motor yang mendekat ke arah mereka mengambil alih atensinya. "Kak Yoongi" Jungkook menyapa ceria, nadanya terdengar mendayu dan yang dipanggil balas melambaikan tangannya.

"Widih dijemput pacar nih" Goda Jungkook ke arah Jimin yang mengangkat bahu dengan bangga, senyuman sombong sekaligus pipi yang bersemu malu-malu terlukis bersamaan di wajah si kakak kelasnya itu. "Kak, kata kak Jimin malam minggu kita double date" Jungkook kemudian beralih kembali ke arah Yoongi, lelaki itu melirik sekilas ke arah Jimin, kemudian membalas singkat.

"Oke"

Double date? Lea merasa linglung sendiri. Ia menatap ke arah 4 orang di sekitarnya yang terlihat akrab, "kita duluan" Kata Taehyung kemudian setelah berbasa-basi singkat yang disusul teriakan pamit Jungkook, Jimin terkekeh melihat tingkahnya dan segera mendekat ke arah mobil si kekasih. "Duluan Lea" Pamitnya kemudian, meninggalkan Lea yang masih kebingungan di tempatnya berdiri.



_•_

Pacaran √ tkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang