Hai ketemu lagi sama author di part yang baru tapi di cerita yang sama.
Tetap dalam jiwa By Isyana Sarasvati
Kalian udah vote dan komen belum, kalo belum vote dan komen dulu yuk.
Kalian semua ada kata kata atau quotes gak buat author taruh di awal bab, tema nya terserah mau tentang cita cita, usaha, keluarga, sahabat, suka, duka, bahagia, cinta, penghianatan dan lain lain.
Kalo ada boleh langsung komen di samping.
Kalo kata kata atau quotes nya cocok sama isi bab entar author taruh deh di awal bab sekalian nama akun kalian di bawah nya.
Tapi ingat kata kata atau quotes nya murni dari hasil pemikiran kalian sendiri bukan jiplakan karya orang lain.
Yang belum vote sama komen vote dan komen dulu yuk biar kita mulai aja cerita nya, deh dari pada makin ngelantur author ketik.
Kamu & Kenangan
Ada beberapa tempat bagi sebagian orang yang menjadi tempat bagi mereka untuk kabur sejenak dari segala kepenatan di dunia yang dihantui.
Setiap orang punya tempat istimewa yang akan di kunjungi entah itu saat senang ataupun sedih? Entah tempat tersebut berada di satu tempat yang sama atau mungkin berbeda.
Setiap orang juga punya cara nya masing-masing untuk menghilangkan resah di hati.
Entah itu berbelanja di mall. Ke club sekedar untuk melupakan walau hanya sejenak. Menonton film sedih agar bisa ikut menangis, atau mungkin menonton film dengan ending yang bagus agar bisa tertawa. Atau kadang berteriak di gedung paling atas untuk meluapkan rasa resah.
Tapi satu hal yang pasti tiap orang punya caranya sendiri untuk mengatasi kesedihannya.
Hal ini juga tentu saja berlaku bagi Hanna.
Perempuan yang pakaian nya sudah basah di beberapa bagian itu duduk dengan tenang pada pasir pantai. Memperhatikan ombak yang datang silih berganti. Dirinya perlu istirahat sejenak setelah hampir dua jam mengebut di atas air.
Kalian memang tidak salah baca. Hanna memang mengebut di atas air dengan jetski yang sudah jadi langganan nya di PIK.
Kendati tempat untuk menyalurkan hobi dan juga rasa sakit hati nya cukup jauh dari Apartemennya, bukanlah kendala bagi sang perempuan. Berangkat lebih pagi adalah hal yang dipilih.
Rambut yang tadi diikat menjadi satu agar mempermudah padangan nya saat mengendarai motor air itu sekarang sudah tergerai dengan indah tak pula sesekali rambut hitam itu berterbangan kala angin lalu berhembus. Topi yang juga tadi berada di atas kepalanya kali ini juga sudah terletak tak berdaya di sisi tubuhnya.
Hanna hanya duduk diam sambil berusaha mengenyahkan beberapa pikiran negatif yang hadir pada kepalanya. Tidak ada handphone yang berada di sekitar Hanna, karena perempuan itu sudah memasukan barang miliknya kedalam loker saking dirinya engang berasumsi yang tidak-tidak sebab tak ada pesan dari sang pacar.
Hanya ada satu botol kosong, dan seperempat air yang tersedia di dekatnya. Jangan tanya kenapa Hanna yang bisanya jarang mengonsumsi air putih kalau tidak sedang makan sesuatu mendadak menjadi haus usai kesetanan mengebut di atas laut.
Bahkan beberapa orang yang mengenal dirinya sebab intensnya kedatangan perempuan itu kesini di buat mengernyit heran. Mereka tak pernah melihat perempuan yang bisanya hanya membawa jetsky dengan kecepatan standar menjadi tak tau arah satu jam yang lalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kamu & Kenangan
Romance"Gue suka sama lo Kak." Ungkapan cinta yang di ungkapkan oleh remaja labil begitu duduk di kelas satu SMA tentu bukanlah perkataan yang bisa dianggap serius. Karena cinta monyet kerap hadir mengisi masa remaja yang menyenangkan. Sudah cukup sepuluh...
