Hai ketemu lagi sama author di part yang baru tapi di cerita yang sama.
Kesedihanku By Sammy Simorangkir
Kalian udah vote dan komen belum, kalo belum vote dan komen dulu yuk.
Kalian semua ada kata kata atau quotes gak buat author taruh di awal bab, tema nya terserah mau tentang cita cita, usaha, keluarga, sahabat, suka, duka, bahagia, cinta, penghianatan dan lain lain.
Kalo ada boleh langsung komen di samping.
Kalo kata kata atau quotes nya cocok sama isi bab entar author taruh deh di awal bab sekalian nama akun kalian di bawah nya.
Tapi ingat kata kata atau quotes nya murni dari hasil pemikiran kalian sendiri bukan jiplakan karya orang lain.
Yang belum vote sama komen vote dan komen dulu yuk biar kita mulai aja cerita nya, deh dari pada makin ngelantur author ketik.
Kamu & Kenangan
Hidup dengan dua saudara dan menjadi anak tengah membuat Hanna kerap kali tak pernah kesepian. Mengingat jarak umur mereka tak terlalu jauh. Untuk bang Hanan empat tahun perbedaan usia mereka. Sedangkan untuk Dapa sang anak bungsu memiliki perbedaan yang cukup jauh. Sekitar enam tahun.
Karena tak pernah kesepian bahkan di saat ia sedang menangis karena selalu di temani Dapa, sang adik yang kerap kali selalu bersama nya, membuat Hanna terbiasa menangis di temanin. Walupun mungkin sang teman hanya melihatnya tanpa memberikan efek apa pun ia sudah sangat bersyukur, karena setidaknya di saat ia merasa sedih masih ada setidaknya satu orang yang berada di sampingnya.
"Gue bahkan nggak pernah benar-benar tau salah gue ada dimana Kak?" lirih Hanna, "rasa cinta, sayang itu masih ada di hati kami. Tapi sayangnya... keadaan memaksa kami untuk usai. Dia bahkan masih tanya keadaan gue... setelah kata putus ada di antara kami. Dia tau gue baru pertama kali datang ke kota itu. Dia bahkan masih ngikutin gue dari belakang karena dia tau gue nggak akan mau kalau di antar. Lalu kenapa kisah kami harus berakhir Kak...." Hanna bertanya yang tentu saja tak dapat jawaban.
"Gue... bisa lihat kalau dia sama terluka seperti gue... dia bahkan mencoba untuk berani ambil LDR di saat Hendra yakin nggak berhasil, tapi karena... Hendra tau gue amat menginginkan pekerjaan ini dia milih percaya... kalau dia bisa ya, walaupun pada akhirnya... kami tetap berakhir." Hanna tertawa miris setelah mengingat lagi kisah cintanya yang berakhir.
"Hanna," panggil Gio pelan membuat perempuan itu menatap sang lawan bicara yang sejak tadi diam. "Boleh gue sela? Gue tau lo mungkin nggak butuh di nasehatin. Tapi gue kira lo perlu dengar ini."
Hanna tak menjawab ia atau tidak. Tak juga menggeleng maupun mengangguk membuat Gio memutuskan untuk kembali berbicara.
"Mungkin diri kalian sama-sama terluka. Mungkin kisah kalian masih terlalu indah untuk di akhiri. Tapi, seperti yang lo bilang tadi berakhir tetap ada di kisah lo. Kita nggak pernah tau apa alasan semesta buat lo sama pacar lo berakhir. Mungkin kisah kalian sudah terlalu banyak memberikan kisah manis dari pada sedih. Tapi yang namanya akhir dari hubungan hanya ada dua Han. Tetap bersama menghadapi segala badai yang ada, atau memilih untuk berakhir dan memilih pergi. Mungkin kisah kalian ada di urutan nomor dua. Mungkin kalau kalian usaha lebih keras lagi lo dan pacar lo masih bisa sama-sama. Tapi sayangnya kalian udah berakhir. Mungkin kalau di pikir-pikir lagi kisah yang udah selama ini kalian jalani terlalu sayang untuk di akhiri karena mungkin kalian udah merencanakan banyak hal dan melewatkan berbagai fase dalam sebuah hubungan."
KAMU SEDANG MEMBACA
Kamu & Kenangan
Romance"Gue suka sama lo Kak." Ungkapan cinta yang di ungkapkan oleh remaja labil begitu duduk di kelas satu SMA tentu bukanlah perkataan yang bisa dianggap serius. Karena cinta monyet kerap hadir mengisi masa remaja yang menyenangkan. Sudah cukup sepuluh...
