Haruskah?

89 4 0
                                        

Hai ketemu lagi sama author di part yang baru tapi di cerita yang sama.





All Too Well By Taylor Swift










Selamat menunaikan ibadah puasa semuanya, bagi yang menjalankan 😁






Kamu & Kenangan




Seperti janjinya dengan Kia beberapa hari yang lalu pada akhirnya perjumpaan mereka yang berada di luar jam kantor tiba juga.

Hanna yang kali tampak mengunakan dalaman tanpa lengan berwarna putih yang dilapisi dengan kardigan rajut berwarna biru tua, celana jens berwarna biru, dan kalung sebagai pemanis siap mengetuk pintu rumah sang teman.



Hanna yang kali tampak mengunakan  dalaman tanpa lengan berwarna putih yang dilapisi dengan kardigan rajut berwarna biru tua, celana jens berwarna biru, dan kalung sebagai pemanis siap mengetuk pintu rumah sang teman

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ia baru mengetuk pintu dua kali sebelum pintu berwarna coklat khas warna kayu itu terbuka dan memperlihatkan sosok wanita paruh baya dengan daster khas rumahan.





"Tante," sapa Hanna riang begitu melihat sosok orang tua Kia yang membuka pintu.

"Ya ampun Hanna udah lama banget Tante nggak lihat kamu secara langsung gini," ujaran penuh kehangatan itu menyambut Hanna usai mereka berpelukan singkat.

"Aku juga udah lama nggak lihat Tante secara langsung. Bisanya kan cuman saling sapa lewat video call kalau aku lagi ngobrol."

"Iya juga sih. Mamah kamu gimana kabar nya sehat?"

"Sehat kok Tan, ya palingan cuman demam biasa aja," balas Hanna, "Tante juga sehat kan?"

"Seperti yang kamu lihat sekarang," balas wanita paruh baya itu ringan. "Mau ketemu Kia kan? Semalam Kia udah titip pesan sama Tante kalau Hanna bakal ke rumah untuk main."

"Iya Tan, baru sempat sekarang soalnya baru selesai beres-beres," ujar Hanna sambil tersenyum kecil. "Jadi anak kos ya harus rajin kan Tan?"

"Iya harus rajin. Soalnya kalau bukan kita yang bereskan siapa juga?"

"Jadi Kia ada dimana Tan?"

"Kia lagi dikamar. Kayaknya udah siap juga. Mau pergi main kalian? Kenapa nggak di rumah aja ngobrol banyak hal sama Tante," keluh wanita paruh baya itu.

"Lihat Kia -"

"Nggak bisa Mah, kami mau pergi main. Masa hari libur gini duduk di rumah. Entar kalau susah dapat jodoh kita juga yang di bilang soalnya nggak pernah keluyuran." Kia datang pada ruang tengah dengan pakaian yang siap untuk pergi keluar di jam sepuluh ini.

"Iya deh terserah kamu," balas wanita paruh baya itu malas. "Ya ampun Tante belum tawarin Hanna minum. Bentar ya Tante ambil minum dulu."

"Nggak usah Tan. Aku juga mau pergi sama Kia sekalian minum di luar aja."

Kamu & Kenangan Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang