RAKHESHA B2 - 22

365 31 4
                                        

Hari dimana Zilan akan KKN pun tiba. Zilan tidak terlalu banyak membawa barang, hanya 2 koper besar yang berisi pakaian, alat-alat mandi, sandal+sepatu, skincare dan selimut lalu laptop dan printer mini beserta kertas HVS. Zilan juga membawa ransel besar yang berisi makanan, minuman dan beberapa camilan.

Kesha membantu Zilan untuk menaruh semua barang-barang di dalam bagasi mobil.

"Udah dicek semua sayang?" Zilan mengangguk.

"Beneran gak ada yang ketinggalan? Waktu kita udah mepet soalnya ini" Zilan berpikir sejenak nampak ragu.

"Charger ponsel, dompet, id card, udah semua?" Zilan membulatkan matanya.

"Id card astaga Zilan lupa sama almameternya juga" Kesha menghela nafasnya.

"Ambil sana cepetan, aku tunggu di mobil" Zilan mengangguk dan langsung pergi berlari masuk kedalam apartemen.

Setelah itu mereka berangkat lebih dulu ke kampus Zilan untuk melakukan absensi kepada ketua anggota.

Sesampainya di kampus, Zilan memakai almameternya juga id card miliknya.

"Kakak tunggu sini ya" Kesha mengangguk.

Zilan keluar dari mobil dan berlari masuk kedalam kampus. Disana beberapa orang sudah berkumpul. Zilan mencari keberadaan Raven yang ternyata asyik ngobrol dengan Karina.

"Woy, asiknya sampe gak tahu ada orang lain" cibir Zilan sembari menyenggol lengan Raven.

"Apaan sih? Ganggu orang pacaran aja Lo" Zilan berdecih.

"Lo udah pacaran sama monyet ragunan ini Rin?" Karina tertawa ngakak, Raven menabok kesal kepala Zilan.

"Udah kok, kasihan soalnya" kekeh Karina. Raven memandang kesal Karina.

"Oh jadi gitu ya, Nerima aku jadi pacarnya cuman karna kasihan huft" Zilan memandang jijik Raven yang bertingkah sok imut didepannya.

"Jijik gua Ven liatnya"

"Ngaca pliss, Lo juga sama kak Kesha manja banget" cibir Raven.

"Dih kan pas berdua gak diumbar-umbar kek Lo" Raven tertawa.

"Iri ngabs? Cari pacar cewe kampus Sono biar bisa ngumbar kemesraan di publik" Zilan merolingkan matanya malas.

"Gak minat"

Setelah absensi mereka pun bersiap untuk berangkat ke lokasi KKN. Ada yang menggunakan kendaraan pribadi, ada yang memilih menggunakan bis kampus.

"Lo dianter kak Kesha?" Zilan mengangguk.

"Gua sama Karina nebeng ya, tadi gua dianter kesini soalnya orang tua gua sibuk si Karina juga sama"

"Gua tanya kak Kesha dulu" Raven memberikan gestur OK.

Zilan berjalan menuju mobil Kesha dan mengetuk kaca jendela mobil Kesha.

"Ada apa sayang?"

"Itu kak, Raven sama Karina mau ikut nebeng boleh?" Kesha tersenyum dan mengangguk.

"Boleh kok, cuman muat gak itu bagasinya buat barang-barang mereka?" Tanya Kesha. Zilan menghendikkan bahunya, dia menghampiri Raven dan Karina.

"Barang Lo banyak gak? Takut gak muat di bagasi"

"Dikit kok, nih gua cuman bawa 2 koper sama ransel doang si Karina juga bawa 2 koper sama kasur bulu2 itu" Zilan mengangguk.

"Yaudah sana tata di bagasi mobil yang bener biar gak pada jatoh" Raven dan Karina langsung menata barang-barang mereka di bagasi mobil Kesha.

RAKHESHA (BOOK 1 & 2)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang