12.bukan siapa siapa tapi gak Rela

3.1K 113 2
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.





Persahabatan laki laki dan perempuan itu omong kosong, salah satunya pasti baver, Hani gak pernah percaya jika laki laki dan perempuan bisa sahabatan, kenapa dia bisa berteman dengan Erikc karena dia ada rasa sama Erikc, persahabatan hanyalah kamuflase.

****

Hari Minggu kemarin, Erikc mengajak Hani untuk menonton film. Hanya mereka berdua—tanpa Azka atau pacar Erikc. Ya, hanya berdua.

Hati Hani berbunga-bunga. Ini adalah momen yang sangat langka karena biasanya Erikc selalu mengajak Azka atau pacarnya.

Bagi Hani, ini adalah kesempatan yang sudah lama ia tunggu-tunggu. Jalan berdua dengan Erikc terasa seperti kencan, meski mereka hanya berstatus sahabat. Andai ia bisa, Hani ingin berteriak sekencang-kencangnya untuk meluapkan rasa bahagianya.

Ia segera membuka lemari untuk mencari pakaian terbaiknya. Namun, kekecewaan menyelimuti wajahnya saat melihat isinya. Tidak ada satu pun baju yang terlihat cocok—hanya ada pakaian formal yang menurutnya membosankan.

"Kok selera gue cupu banget," keluh Hani dengan nada miris.

Karena masih ada banyak waktu, Hani memutuskan pergi ke rumah sepupunya yang tidak jauh dari rumahnya. Sepupunya dikenal suka membeli baju, dan Hani yakin di sana pasti ada koleksi pakaian yang lebih menarik dan sesuai untuk momen spesial ini.

"Mau ngapain lu ke rumah gue?" tanya Serly, sepupu Hani, dengan nada curiga saat melihat Hani muncul di pintu.

"Pinjem baju," jawab Hani sambil menyunggingkan senyum manis.

Serly hanya mendengus. Ia sudah menduga. Kalau pagi-pagi di hari Minggu begini Hani datang ke rumahnya, pasti ada maunya—dan biasanya untuk pinjam baju.

Hani langsung mengobrak-abrik isi lemari Serly tanpa basa-basi.

"Ser, gak ada yang bagus, ya? Kok buluk-buluk banget sih baju lo?" komentar Hani sambil mengernyit.

"Udah minjem, ngeluh lagi. Emang dasar, ya, lu gak tau diri!" gerutu Serly sambil melipat tangan di dada.

"Ya, maaf. Soalnya hari ini gue harus tampil cantik dan sempurna," ucap Hani sambil bersenandung senang.

"Emang mau ke mana sih? Kok seneng banget keliatannya?" tanya Serly penasaran.

"Mau jalan sama Erikc," jawab Hani dengan nada centil.

Serly langsung berdecak kesal.

"Heh! Sadar, neng! Erikc itu cowok gak bener. Pacarnya banyak! Kok lu mau sih jalan sama dia?" ucap Serly dengan nada sedikit emosi.

"Aku dan Erikc kan sahabatan. Kita cuma main sebagai teman, kok," balas Hani santai.

Serly pura-pura muntah mendengar jawaban itu. "Sebatas teman apanya? Kalian udah kayak pacaran, cuma nggak ada status aja!"

The TwinsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang