Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari mesti berjalan sekalipun dengan keterpaksaan, semenjak api kecil itu melenyapkan segala bentuk perasaan.
Ketenangan, kedamaian, kesunyian mengalir dalam bentuk tetes air mata yang membuatnya kian mati rasa.
Semakin lama, semakin hampa.
"Aku tidak membencinya tetapi tidak juga mau melihat wajahnya."
Hai hai hai! Aku datang dengan cerita baru, cerita ini sudah di up ya. Bisa lihat di profil ku.
Terimakasih dan selamat Tahun Baru 📝
KAMU SEDANG MEMBACA
Tak Satu Arah [Selesai]
RomanceSeutuhnya permainan Dunia tidak ada yang tahu, 'dia' hadir dalam artian berbeda. Kasih sayang yang setara adalah sebuah angan berharga yang sampai kini belum ia dapatkan. Hukuman, kemarahan, terabaikan bahkan di salahkan menjadi makanan sehari-hari...
![Tak Satu Arah [Selesai]](https://img.wattpad.com/cover/310633345-64-k586575.jpg)