DWC - 3 - Antara Tiga Cinta

24 8 3
                                        

Aku sering mendengar pertanyaan "Di antara tiga cinta ini, mana yang harus didahulukan? Ibu? Istri? Atau anak?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku sering mendengar pertanyaan "Di antara tiga cinta ini, mana yang harus didahulukan? Ibu? Istri? Atau anak?"

Pertanyaan yang menurutku jawabannya sungguh jauh api dari panggang.

Mengapa ada orang berakhlak mulia bisa membenturkan ketiga cinta itu?

"Anak laki-laki milik ibunya" selalu yang menjadi dalil pembenaran seolah menutup fakta bahwa "Kewajiban utama seorang suami adalah menafkahi istri dan anak dengan layak".

Pertanyaan yang bukan hanya memercik api, juga akan menyakiti pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Mengapa pertanyaan itu bisa sampai terlontar?

Ketika manusia tidak paham agama dan hanya bisa menuntut hak lupa kewajiban, maka kekacauan akan menjadi hasil akhirnya.

Mertua yang terlalu menuntut.

Suami yang tidak paham hak dan kewajiban.

Istri yang pelit.

Anak yang banyak meminta.

Ketika keempat pihak beradu, hanya amarah dan kepedihan yang akan menjadi jawaban.

Padahal, jika suami sadar kalau menafkahi istri dan anak sebaiknya adalah kewajiban, dia akan bekerja lebih keras agar bisa tetap memberi kepada orang tua tanpa tidak menyakiti anak istrinya.

Jika mertua, mantu, dan cucu sadar tentang makna berbagi dan bersabar, maka semua akan tidak meminta berlebihan. Merasa cukup dengan apa yang diberikan dan diusahakan dengan keras oleh anak/suami/ayah mereka.

Aku mencintai ibu, istri, dan anak-anakku. Aku tidak akan membenturkan mereka hingga saling bermusuhan. Jika cinta justru saling menyakiti satu sama lain, apakah itu tetap bisa dikatakan cinta?

 Jika cinta justru saling menyakiti satu sama lain, apakah itu tetap bisa dikatakan cinta?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

3 Februari 25

3 Februari 25

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bertunas Setiap HariCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang