Apa yang kamu pikirkan setiap baru membuka mata?
Tentang rencana hari ini?
Tentang mimpi yang ingin dicari?
Atau justru duka malam tadi?
Ini kisah acak tentang pikiran-pikiran yang muncul ketika menyesap teh, menghidu aroma kopi, menatap tetes huja...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terkadang, kita terlalu fokus pada tujuan besar yang tampaknya begitu jauh, berharap kebahagiaan datang setelah kita mencapainya.
Kita menunda hidup, berpikir bahwa kebahagiaan hanya datang hingga semuanya siap. Kebahagiaan kita masih tertunda saat ini untuk disimpan di masa depan.
Waktu terus berjalan dan kita semakin lelah mengejar sesuatu yang seolah tak pernah selesai.
Kegagalan demi kegagalan.
Penyesalan demi penyesalan.
Dalam keheningan, kita mulai menyadari bahwa mencari bahagia itu adalah jebakan.
Bahagia itu bukan hanya ada di akhir perjalanan, tetapi dalam setiap langkah kecil yang kita ambil—dalam momen-momen sederhana yang sering kali kita lewatkan begitu saja. Terkadang, kita lupa bahwa hidup ini bukan tentang menunggu waktu yang tepat, melainkan tentang merasakan setiap detik yang ada.
Mungkin ini saatnya untuk berhenti menunggu—untuk tidak lagi menunda merasa bahagia dengan alasan yang tak pernah benar-benar selesai.
Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang terletak di masa depan yang jauh. Kebahagiaan ada dalam hal-hal kecil yang kita lewatkan, dalam perasaan syukur atas apa yang ada sekarang.
Hari ini, tanpa menunggu hari esok, kita bisa memilih untuk bahagia, meski tak semuanya sempurna.
Dan mungkin, itulah kebahagiaan sejati. Untuk tidak menunda kebahagiaan, karena sebenarnya kita sudah memilikinya, hanya saja kita lupa untuk menyadarinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
10 Feb 25
Masih nyambung sama yang kemarin dikit
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.