Happy Reading!
🍂
Tidak terasa ujian kelulusan mereka telah selesai, ujian yang begitu ditunggu-tunggu untuk usai, akhirnya berakhir juga. Siapa yang tidak senang akan kebahagiaan ini?
Luxurious juga telah diberikan liburan selama satu minggu, dan akan kembali lagi di sekolah setelah itu, namun dengan kegiatan yang berbeda.
Sudah bukan untuk belajar, melainkan untuk acara kelulusan bagi yang akan lulus. Sangat menyenangkan bukan, akhirnya masa sekolah yang begitu menyesakkan telah selesai.
Namun, mereka tidak tahu kalau masa sekolah menengah atas bukanlah akhirnya, tetapi awal dari semuanya. Mereka akan memasuki dunia lain nanti, mau itu perkuliahan ataupun dunia kerja, yang lebih luas, bebas, dan sangat berbeda dengan masa SMA.
"Gue pikir kalian gak bakal datang." Sinis Fay kepada High Class yang datang secara bergantian. Padahal mereka bilang tidak akan ikut, acara barbeque di rumah Hope.
"Ah elah, kita mampir dulu beli cemilan biar gak malu-maluin banget, dateng cuman numpang makan doang." Ucap Ivy kemudian melirik Vincent yang sudah duduk di sofa, dengan santai dia bahkan memakan buah-buahan yang disediakan Kate.
"Iya tuh, gak tau diri banget!" Cibir Selena dan diangguki oleh yang lainnya.
Hope terkekeh. "Santai aja, ayo masuk. Yang lain udah di halaman belakang, gue ke dapur dulu bantuin mama." Ucap Hope membuat Fay mendengus kemudian segera mengusir teman-temannya untuk segera ke belakang.
"Hope, gue ikut." Fay kemudian menyusul Hope ke dapur.
Baru saja Vincent berdiri dan akan pergi menuju halaman belakang, dia berhenti karena melihat Violet yang baru masuk dengan malu-malu.
"Eh Violet, dateng sendiri?" Tanya Vincent sok akrab membuat Violet tersenyum canggung. Vincent pun mengangguk dan segera mengajak Violet untuk ikut ke halaman belakang.
"Rajin banget ya kalian." Ledek Vincent kepada Kaivan dan Gafriel yang sibuk membuat api dan menyiapkan meja makan.
Mereka semua menertawakan sikap Kaivan dan Gafriel yang begitu acuh terhadap sekitar, namun berubah saat menyangkut kekasih mereka.
"Kalau udah bucin mah, sulit bos." Kekeh Giano membuat yang lainnya ikut tertawa.
"Kalau pada berisik, mending pulang aja." Ketus Kaivan yang sibuk membuat api. Semuanya langsung menutup mulut mereka, tidak ingin diusir beneran oleh tuan muda arogan itu.
Mereka pun ikut menyibukkan diri, ada yang sibuk membantu dan ada yang sibuk duduk sambil memainkan ponsel, dan sibuk mengunyah cemilan.
Kate tersenyum melihat Hope yang ikut membantunya menyiapkan makanan, "Kamu ke belakang aja, biar mama yang selesain." Ucap Kate membuat Hope menggeleng dengan wajah datarnya dan segera membawa alat-alat makan ke belakang.
Fay tersenyum dan mengikuti Hope, membuat Kate tertawa sambil menggelengkan kepalanya. Dia sangat senang sekali saat mendengar High Class akan datang.
Senang karena Hope bisa memiliki teman yang bisa menerimanya, Kate merasa masih banyak lagi yang harus dia tebus pada Hope. Semoga dia bisa menebusnya perlahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The High Class
Teen Fiction"We didn't choose to live like this." - Hopely Janetta Selamat datang di kisah seorang gadis remaja yang memiliki kehidupan yang berat, bahkan dia mengalami kemalangan sejak dari dia dilahirkan. Saat tumbuh beranjak dewasa tanpa kasih sayang dan per...
