Happy Reading!
🍂
Fay tersenyum lebar saat memasuki kelas dan melihat Hope dan Kaivan sudah terlihat dekat, keduanya asik mengobrol dengan Kaivan yang terus menerus mengelus-elus pipi Hope dengan jarinya.
"Pagi-pagi udah bikin sakit mata!" Ujar Fay bercanda sambil meledek Hope dan Kaivan.
Seisi High Class memberikan jempol, menyetujui perkataan Fay. Keduanya sudah sangat lengket dari awal masuk kelas.
"Nempel mulu, kayak Hope bakal kemana aja." Cibir Ivy kemudian memakai earphone-nya.
"Mendingan belajar daripada pacaran." Sambung Selena dan diangguki yang lainnya.
"Bilang aja pada iri, kasihan pada kesepian ya." Ucap Fay meledek mereka, membuat Hope tersenyum tipis dan Kaivan yang mengangkat jempolnya.
"Kali ini lo harus berterima kasih sama gue, kalo bukan karena gue lo gak bakal deket kayak gini sama Hope." Ucap Fay pada Kaivan dan dibalas dengan anggukan malas.
"Bantu dikit aja, udah belagu." Ucap Kaivan membuat Fay melotot, dia tidak pernah menyukai sifat kurang ajar Kaivan.
"Kalian berantem terus, gak muak apa?" Hope bersuara sambil menggelengkan kepalanya heran.
"Kaivan mulai duluan." Ucap Fay tak terima sambil menatap Kaivan dengan wajah sinisnya.
Kaivan mengangkat bahunya acuh dan kembali memainkan rambut Hope.
"Di hidup Kaivan, cuma ada Hope kali ya."
"Udahlah, capek gue sama mereka."
"Bermesraan gak tahu tempat."
Kira-kira begitulah cibiran para High Class melihat kebucinan dua orang ini. Saat bel apel telah berbunyi mereka segera menghentikan aktivitas masing-masing dan bergegas menuju lapangan.
Kali ini, High Class dan kelas biasa digabung. Biasanya apel mereka selalu di pisah, tetapi semenjak Kate yang menjadi kepala sekolah, mereka sudah disamakan.
Ya, walaupun kalau soal yang lain-lain tetap High Class yang selalu diistimewakan. Contoh, memiliki kantin sendiri, dengan menu makanan yang enak-enak kalangan atas. Dan beberapa ruangan tersendiri khusus High Class.
Tapi walaupun seperti itu, kelas biasa juga lumayan puas dengan apa yang disediakan untuk mereka, mengingat kondisi mereka yang cukup berbeda, tidak seperti orang-orang di High Class.
Setelah semuanya berkumpul di lapangan, Kate segera menaiki panggung dan berdiri menghadap para siswa-siswi, siap untuk memberikan pengumuman.
"Selamat pagi semuanya. Bersyukur untuk hari yang cerah ini. Semoga, proses pembelajaran dilaksanakan dengan baik tanpa halangan apa-apa."
"Hari ini, Mrs. Kate akan mengumumkan pengumuman penting."
Semua langsung menyimak, menunggu pengumuman penting yang dimaksud.
"Bersiaplah untuk ujian akhir semester, apalagi kelas 12. Semuanya diharapkan mempersiapkan diri, semoga nilai kalian sesuai dengan usaha kalian."
KAMU SEDANG MEMBACA
The High Class
Ficção Adolescente"We didn't choose to live like this." - Hopely Janetta Selamat datang di kisah seorang gadis remaja yang memiliki kehidupan yang berat, bahkan dia mengalami kemalangan sejak dari dia dilahirkan. Saat tumbuh beranjak dewasa tanpa kasih sayang dan per...
