Chapter 41.1 - MBH

34.7K 1.5K 122
                                        

Setelah semuanya keluar. James dengan cepat mengambil baju Brianca yang sempat dilemparnya kesembarangan arah dan memberikan baju tersebut ke Brianca.

"Pakailah dan tunggu disini. Aku akan menemui mereka." ucap James lalu dia berlalu begitu saja.

James berjalan kearah dapur karena dia mendengar suara yang berisik disana. Dan benar, ternyata ada Liam, Axel, Daniel dan Michael disana yang sedang menggoda para maid.

"Apa kalian sudah kehabisan stock wanita hingga kalian harus menggoda para maidku?" tanya James ketika keempat sahabatnya itu tidak menyadari kehadiran James. Ketika melihat kehadiran atasannya, para maidpun berhamburan pergi.

"Kenapa kau kemari, James?" tanya Michael yang pertama kali sadar jika ada James.

"Ini rumahku. Aku bebas kemana saja." jawab James dengan angkuh.

"Maksudku, kenapa kau tidak melanjuti aktifitasmu?" jelas Michael.

"Apa kau masih perlu bertanya ketika kau sudah tahu jawabannya?" ucap James sakarsme.

"Tidak, aku tidak tahu jawabannya." Jawab Michael dengan cepat.

Liam tertawa, "Jika kau tidak mau melanjutkannya, biar aku saja."

Bugh.

Satu pukulan melayang dengan sangat indah dan mendarat di perut Liam.

"Shit!" umpat Liam sambil memegangi perutnya yang baru saja terkena bogem mentah milik James.

"Hentikan, James! Aku tidak mau harus menginap berhari-hari dirumah sakit lagi hanya untuk menjaga Liam!" lerai Axel.

James menatap Liam dengan tajam. "Jangan pernah sekalipun kau berpikir bisa merebutnya dariku!" ucapnya dengan nada yang begitu rendah dan dominan.

"Aku tidak akan merebutnya darimu, asalkan kau bisa dengan benar menjaganya." balas Liam.

"Aku akan selalu menjaganya! Catat itu!" ucap James lalu dia pergi meninggalkan keempat sahabatnya itu.

"Kenapa kau suka sekali membuatnya kesal, Liam!" protes Axel.

"Terkadang seseorang harus dipancing dulu agar dia menyadari perasaan yang sesungguhnya." balas Liam sambil tersenyum penuh arti.

***

"James?" panggil Brianca ketika melihat James masuk kedalam kamar dengan wajah yang ditekuk.

"Mereka sudah pulang?" tanya Brianca dengan pelan.

"Belum, biar saja." ucap James. James duduk diatas kasur, tepatnya disamping Brianca.

James menarik Brianca, membuat wanita itu bersandar di dada bidangnya. Lalu, dia mengecup puncak kepala Brianca sekilas.

"Ada apa?" tanya Brianca karena ia tidak biasa diperlakukan begitu oleh James. Walau nyatanya, dia sungguh senang diperlakukan begitu.

"Tidak." jawab James singkat.

James menghirup aroma tubuh Brianca dalam-dalam. Ada ketenangan yang dirasakan James ketika berada didekat Brianca dan menghirup aroma wanita itu.

James mengangkat tubuh Brianca sehingga kini Brianca duduk diatas pangkuan James.

"Apa yang kau inginkan dari hubungan kita?" tanya James.

MY BASTARD HUSBANDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang