Chapter 43.1 - MBH

37.8K 1.6K 112
                                        

Hai, makasih buat kemarin yang udah nyempeti waktunya untuk vote dan comment, nanti keputusan cast yang akan aku pakai, aku kasih tau di worknya Liam langsung ya💖
Makasih banyak sebelumnya, maaf gak dibales satu-satuu💓
Love you, guyss!!!💯💯

***

"James!!"  pekik Brianca dengan histeris.

"Ada apa, Brianca?" tanya James dengan kesal karena ia baru saja akan tertidur jika saja suara Brianca yang memekakan telinga tidak memanggilnya.

"Lihat ini!" Brianca menunjukkan ponselnya yang sedang menampilan headline news terbaru kepada James.

"Kasian sekali pria Asia itu, aku tidak menyangka ada orang yang setega itu membunuhnya. Oh, Hell! Bahkan dikatakan bagian tubuhnya ada yang hilang." ucap Brianca sambil bergedik merinding.

"Jangan terlalu mudah kasian dengan orang lain, siapa tau dia dibunuh memang karena kesalahannya."

"Kesalahan sebesar apa sampai-sampai orang itu tega membunuhnya?" tanya Brianca.

"Hmm..." James tampak berpikir, "menggoda istri orang contohnya." jawabnya kemudian.

"Wow! Jika memang benar begitu, beruntung sekali waniga itu memiliki pria yang begitu sayang dengannya. Aku jadi iri ." ucap Brianca dengan mata berbinar-binar.

James menelan salivanya dengan susah payah, "Tidurlah, sudah malam." perintah James.

***

"Brianca, pulanglah." perintah James ketika Liam masuk kedalam ruangannya.

"Kau mengusirku?" tanya Brianca dengan bete.

"Pulanglah, kau perlu istirahat. Aku sudah menyurut Don untuk mengantarmu pulang."

"Liam, jangan dekati dia!" ucap James dengan cepat ketika melihat Liam hendak mendekati Brianca.

"Ish! Menyebalkan!" umpat Liam.

Brianca membereskan barangnya dengan cepat, "Bye, Liam." ucapnya sengaja tidak menegur James. Habisnya, dia sangat kesal dengan James. Tadi pagi, pria itu memaksanya ikut ke kantor dan saat ini pria itu menyuruhnya pulang begitu saja. Dasar! Menyebalkan!

"Bye, sayang." balas Liam.

James menatap Liam dengan tajam.

"Whoaa! berhenti menatapku begitu, James! Nanti matamu keluar."

"Yang ada aku akan membuat matamu keluar jika kau terus menerus menatap istriku!" balas James.

"Mau apa kau kemari? Aku tidak mempunyai banyak waktu untuk meladenimu." ucap James.

"Oh, tenanglah! Aku hanya mau memastian sesuatu."

"Ap ...."

"Ya, aku yang memerintahkan orangku untuk membunuhnya." jelas James tanpa mau mendengarkan pertanyaan Liam.

"What the heck! Tidak biasanya kau membunuh orang, James. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Liam kaget.

"Karena dia menginginkan istriku." jawab James dengan santai.

MY BASTARD HUSBANDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang