"Kuharap kau betah disini." ucap Liam ketika mereka sudah sampai di mansion miliknya yang ada di California.
"Apa kau yakin James tidak akan mengetahui keberadaanku?" tanya Brianca sambil memperhatikan sekelilingnya.
"Kurasa begitu, mansion ini adalah salah satu aset yang ku punya tapi aku merahasiakannya dari dulu. Tidak ada yang mengetahui jika mansion ini milikku kecuali ..." Liam sengaja menggantungkan kalimatnya.
"Kecuali?" tanya Brianca geram.
"Dirimu." sambung Liam kemudian.
Brianca memutar bola matanya jengah, "Liam?" panggil Brianca kemudian.
Liam yang sedang asik dengan ponsel di genggamannya, menongakkan kepalanya, "apa?" tanyanya.
"Apa kau tau apa alasan James sehingga ia tidak mengejarku?" tanya Brianca penasaran. Soalnya, Liam terlihat sangat sibuk dengan ponsel di tangannya. Brianca jadi penasaran ... Siapa tau 'kan Liam menghubungi James?
"Kau ingin aku menjawab jujur atau bohong?"
Lagi-lagi, Brianca memutar kedua bola matanya. Ada yang bisa memberi tahu Brianca kenapa pria di hadapannya ini sungguh menyebalkan? Apa karena ia sudah terlalu lama menjomblo?
"Pertanyaan bodoh. Tentu aku ingin jawaban jujur darimu." jawab Brianca ketus.
"Sebenarnya ... James ada di California." ucap Liam.
Brianca membelalakan matanya, "Apa?!" tanyanya terkejut.
"Kenapa kau membawaku kemari jika dia juga berada di negara yang sama denganku?" tanya Brianca kesal.
"Karena James menggerahkan seluruh anak buahnya untuk mencarimu di New York. Jadi, aku sengaja membawamu kemari untuk mengecohnya." terang Liam.
"Apa? James mengerahkan anak buahnya untuk mencariku?" tanya Brianca ingin memastikan apakah pendengarannya benar atau salah.
Karena jika benar ...
Berarti, James ada usaha untuk mencarinya.
Apakah Brianca boleh senang mengetahui kenyataan itu?
"Ya. Dia bahkan, juga mengerahkan anak buah Axel untuk mencari keberadaanmu. Jika kau masih di New York sekarang, sudah dapat kupastikan dari beberapa jam lalu kau pasti sudah berhasil di temukan oleh anak buah mereka."
"Kenapa tidak dia sendiri yang mencariku? Kenapa dia mengerahkan anak buahnya? Dan kenapa dia berangkat ke California?" tanya Brianca beruntun.
"Kau tahu Laura?" tanya Liam.
Brianca berusaha mengingat nama wanita itu hingga ... "Ya! Aku mengingatnya. Sahabat wanita kalian, benarkan?"
"Ya. Dia mengalami kecelakaan disini dan keadaannya sangatlah buruk. Dia kekurangan darah karena golongan darah yang dimilikinya sangat jarang dimiliki orang lain. Dan diantara kami berlima, hanya James yang memiliki golongan darah yang sama dengannya. Sehingga ...."
Liam menghela nafasnya pelan, "aku tidak ingin mengatakan apakah persepsiku ini benar atau tidak. Tapi, kuharap kau bisa menilainya sendiri." ucap James kemudian.
"Apa maksudmu?" tanya Brianca sembari menaikkan sebelah alisnya.
"Kurasa James tidak mengejarmu karena ia diharuskan untuk segera datang kesini bukan karena dia tidak peduli denganmu, hanya saja ... ada nyawa seseorang yang harus di tolongnya." jelas Liam.
"Tapi, sekali lagi aku tidak tahu apakah persepsiku ini benar atau tidak. Aku tidak ingin membuatmu seperti di beri sebuah harapan yang nyatanya kita sendiri belum mengetahui alasan yang sebenarnya." lanjut Liam dengan cepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY BASTARD HUSBAND
Romance|FINNISHED| • TERSEDIA DI GOOGLE PLAY BOOK The story is based on my own thinking and imagination. Please report to me if you found others who copy my story. DON'T COPY MY STORY! #HR :21 in romance (15.05.2018) & 25 in romance (13.05.2018) --- Kisa...
