-----------------------------------------------------
"Seohyun?" Kyuhyun terkejut ketika melihat Seohyun sudah berada di balik pintu kamarnya dengan terus menunduk.
Kehadiran Seohyun disana membuat tanda tanya besar bagi Kyuhyun dan segala isi kepalanya. Ia masih cukup ingat bahwa hari itu masih sangat pagi untuk seorang Seohyun sudah menunggunya di depan pintu.
"Sunbae, ayo obati lukamu." wajah Khawatir Seohyun dan kalimat yang baru saja gadis itu katakan membuat Kyuhyun tidak perlu lagi mencari jawaban atas pertanyaan di kepalanya.
Kyuhyun tertawa tipis, setipis mungkin sampai Seohyun tidak bisa melihat apapun dari raut lelaki itu.
"Kau segitu khawatirnya padaku, ya?" tanya Kyuhyun yang sebenarnya terasa menggelikan.
Tapi betapa terkejutnya Kyuhyun ketika melihat Seohyun justru mengangguk dengan sangat yakin atas pertanyaan yang sebenarnya hanya candaan miliknya belaka.
"A-aku terus memikirkannya sampai tidak bisa tidur." Kyuhyun masih belum mengalihkan pandangannya ke arah lain ketika Seohyun tiba-tiba menarik tangannya masuk ke dalam kamar.
Seohyun memaksa Kyuhyun untuk duduk di kasur nya, sedangkan Seohyun tengah membuka pintu kamar Kyuhyun dengan lebar.
"Sunbae bisa mencengkramku jika sakit." setelah mengatakan itu, pelan-pelan Seohyun membasuh luka luka yang ada di wajah Kyuhyun dengan alkohol.
Sesekali Kyuhyun meringis perih merasakan alkohol menempel pada lukanya yang baru mengering, tetapi karena ia tetap Kyuhyun si Cho Kyuhyun, dan karena ia adalah seorang laki-laki, ia tidak mungkin teriak berlebihan atau bahkan sampai mencengkram Seohyun.
"Nah, sekarang sudah lebih baik. Apa masih sakit?" Seohyun melepas tangannya yang tadi mengobati luka Kyuhyun.
"Ya, sejujurnya begitu." ucap Kyuhyun.
"Sunbae tetap mau ke kelas?"
Seohyun sudah kembali ke sisi ranjang Kyuhyun setelah membuang kapas yang tadi di gunakan nya ke tempat sampah sembari membereskan kotak obat miliknya.
"Aku baik-baik saja, Seohyun." Kyuhyun memberikan senyumnya meski sangat tipis.
"T-tapi sunbae terluka." sorot Seohyun tidak berbohong saat ia mengisyaratkan sebuah kekhawatiran disana.
"Aku tidak sakit seperti yang kau pikirkan. Aku masih bisa melakukan apapun kan?"
Seohyun menunduk sesaat sebelum akhirnya mengangkat wajahnya lagi.
"T-tapi sunbae akan menggunakannya untuk bolos, bukan berada di kelas." suara mencicit Seohyun masih terdengar jelas bagi Kyuhyun. Membuat ribuan kupu-kupu beterbangan di dalam perutnya.
"Aku akan berada di kelas, aku janji." Kyuhyun tidak pernah berjanji untuk hal semacam ini pada siapapun, tapi sekarang tidak untuk Seohyun.
"Yakin?" tanya Seohyun sekali lagi untuk memastikan.
"Aku bisa berjanji seribu kali jika itu yang bisa membuatmu percaya." dan Seohyun tahu itu sebuah keseriusan yang tak pernah ia lihat dari lelaki itu.
*****
Seohyun memangku dagunya dan menatap ke arah luar jendela kelas, tidak sama sekali memikirkan apa yang tengah membuat kelasnya menjadi ramai seketika. Seohyun mengabaikan suara Yoona yang melengking dan masuk ke telinga nya. Seohyun juga mengabaikan suara Changmin yang beberapa kali memanggil namanya.
Kali ini Seohyun hanya memikirkan Kyuhyun. Diam-diam bertanya apakah lelaki itu benar-benar masuk kelas atau membolos lagi, di tambah kekhawatirannya yang terus bertanya apakah Kyuhyun akan baik-baik saja dengan luka itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ONESHOOT AREA
FanfictionBerisi Fanfiction One Shoot SeoKyu💜 #5 seohyun #4 maknaecouple #3 kyuseo
