Seohyun hampir saja tersedak saat Irene tiba-tiba datang menggebrak meja makan dan melemparinya iPad gadis itu dengan suara yang nyaring, hampir mirip dengan suara ibu-ibu yang tengah marah. Tidak peduli dengan amukan Irene, Seohyun dengan tenang meraih minumnya lebih dulu, tidak mau membiarkan tenggorokannya sakit sehabis nyaris tersedak. Barulah ketika dia menyelesaikan suapan dalam mulutnya, Seohyun menoleh pada Irene, menatap gadis itu meminta penjelasan, lantas meraih iPad nya.
"Jelaskan apa maksudnya! Kau tidak pernah mengatakan apa pun padaku, Joo. Demi Tuhan!" Irene menaikkan suaranya lagi dengan wajah muram saat menarik kursi di samping Seohyun. Sementara gadis itu menaikkan alisnya sebelah, masih tidak mengerti apa yang sedang gadis itu permasalahkan.
"Apa maksudnya? Aku tidak—" sebelum Seohyun menyelesaikan kalimatnya, mata gadis itu terbelalak lebar saat rentetan judul artikel yang baru saja di publish beberapa menit yang lalu, terasa sangat mengganggunya. Demi apa pun, dia pasti hanya salah membaca.
"Apa? Kau tidak bisa menjelaskannya? Oh, aku tidak pernah melarang mu sama sekali, kan? Tetapi seharusnya kau mengatakan sesuatu padaku." ucap Irene lagi. Masih menuntut penjelasan Seohyun.
"Kenapa bisa ada skandal seperti ini?" Seohyun buru-buru menutup mulutnya terkejut, tidak percaya dengan seluruh artikel yang memiliki judul sama; itu tentang dirinya.
Irene bersedekap dan menatap Seohyun memicing. "Seharusnya aku yang bertanya itu padamu, kan! Kenapa bisa?"
"Aku tidak tahu apa-apa, Rene. Kau tahu aku selalu bersamamu, kan? Kalaupun aku izin untuk pergi keluar, aku tidak pergi dengan lelaki lain. Tapi, kenapa berita ini—" Seohyun kehilangan seluruh kata-katanya karena dia berani bersumpah bahwa dia tidak pernah pergi berkencan dengan siapapun.
"Lalu, kau pikir gadis dalam foto itu siapa? Hantu? Itu jelas-jelas, dirimu, Seo Joohyun. Kau mau mengelak?"
Raut Seohyun berubah sebal. Dia tidak pernah merasa melakukannya, tetapi kemudian dia dituduh melakukannya. Sialnya lagi, berita seperti ini akan membuat karirnya berantakan dalam sekejap.
"Aku bersumpah, bahwa itu bukan aku. Kau harus mengonfirmasinya, Rene." ucap Seohyun dengan nada memelas, dan Irene melihat kalimat itu adalah bentuk kejujuran Seohyun.
Selama bertahun-tahun menjadi manajer dan temannya, Irene sangat hafal kapan saat-saat gadis itu berbohong untuk menyembunyikan sesuatu darinya. Tapi kali ini, Irene tahu gadis itu berusaha sangat jujur.
"Kau yakin itu bukan dirimu?"
Seohyun mengangguk dengan sangat yakin. "Tentu saja, Rene."
Akhirnya, Irene menghela nafas. "Baiklah, jika itu memang bukan dirimu, aku akan membuat berita jika itu palsu. Kau hampir membuatku jantungan kalau kau mau tahu."
Saat Irene mengatakan itu, Seohyun baru saja menemukan dirinya tersenyum lebar. Tiba-tiba merasakan perasaan tenang karena segalanya ternyata masih bisa diatasi olehnya. Tidak lupa, Seohyun akan memberi perhitungan pada siapapun orang yang sudah membuat berita menyebalkan itu.
"Menyebalkan!"
Matanya kembali melihat judul artikel di dalam iPad milik Irene. Menatap marah pada judul artikelnya yang mengerikan.
Breaking News!
Aktris dan model Seo Joohyun tertangkap basah tengah berkencan dengan pengusaha muda ternama, Cho Kyuhyun.
"Ini pasti hanya mimpi buruk."
.....
"I will remember how you kiss me. Under the lampost back on six street. Hearing you whisper through the phone."
KAMU SEDANG MEMBACA
ONESHOOT AREA
Fiksyen PeminatBerisi Fanfiction One Shoot SeoKyu💜 #5 seohyun #4 maknaecouple #3 kyuseo
