Seohyun menoleh pada Jaehyun yang masih berdiri di depannya, setelah menyodorkan selebaran kertas tentang festival seni akhir musim semi nanti yang akan kampus mereka adakan. “Kita bisa mendaftar?”
“Kalau kau memang punya sesuatu untuk di tampilkan, daftarkan saja. Kita butuh banyak penampilan bagus, Joo. Oh, dan gadis cantik sepertimu pasti akan menarik perhatian.” kata Jaehyun dengan senyum menyebalkannya.
Seohyun mendengus, sembari mendorong bahu lelaki itu dengan kesal. “Jadi kau baru saja mengatakan akan memanfaatkanku, begitu?”
“Tidak juga. Tapi yang pasti kau harus tampil di sana agar tiket kita terjual habis, Joo. Kau pasti sadar kan, seberapa populernya dirimu?”
Seohyun memutar bola matanya dengan malas. Tidak berniat mendengarkan alasan klasik Jaehyun yang terdengar memuakkan. Semua orang tampak sangat senang memanfaatkan nya begitu saja. “Kalau aku tidak mau?”
“Hei, Seo Joohyun, aku tahu kau tidak akan melakukannya, okay? Jadi jangan berpikir untuk mencoba melakukannya. Aku pergi dulu.” Jaehyun memberikan satu kecupan di pipi Seohyun sebelum pergi. “Yak! Jung Jaehyun sialan!”
Selalu begitu. Jaehyun selalu menyuruhnya melakukan apapun yang lelaki itu mau, meski semuanya memang hal yang selalu Seohyun sukai juga. Tetapi cara lelaki itu yang selalu bersikap seenaknya membuat Seohyun muak. Oh, dia pasti sudah gila karena pernah jatuh cinta pada lelaki menyebalkan seperti Jaehyun.
“Rasanya menyebalkan sekali. Mengingat aku tidak punya kekasih, yang bisa aku ajak duet di acara nanti.” dumal Seohyun, yang masih menatap selebaran kertas warna-warni di tangannya.
.....
I’m thinking about how people fall in love in mysterious way.
.....
Original Story © Keyralaws
MELLIFLUOUS
[; suara indah dan lembut yang menyenangkan saat didengar.]
Suara bising dari deru roda kereta yang berhenti langsung menyapu telinga Seohyun saat gadis itu duduk di kursi tunggu. Kemudian menatap kereta yang berhenti, dan melewatkannya sekali lagi. Sejujurnya Seohyun belum pernah naik kereta, apalagi sepulang kuliah. Seohyun si anak yang katanya populer, biasanya akan di jemput dengan mobil, atau pulang dengan taksi. Tapi kali ini tidak. Saat tahu bahwa distrik disana punya banyak penyanyi jalanan, Seohyun langsung berpikir untuk naik kereta dan melihat-lihat. Siapa tahu ada seseorang yang bisa dia tanyai soal ini dan itu.
“Bukannya kau Seo Joohyun?” suara berat dari lelaki tidak di kenalnya baru saja duduk disampingnya, membuat Seohyun menoleh. Merasa agak terganggu oleh seseorang yang tidak dikenalnya itu, tapi sudah bersikap sok akrab—dimatanya.
“Y–ya. Kau siapa? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?” alis Seohyun mengernyit bingung karena dia benar-benar tidak mengenali siapa lelaki bersurai cokelat yang bicara tanpa menatap ke arahnya.
“Tidak heran. Gadis populer sepertimu pasti bukan gadis yang akan memerhatikan orang lain.” sahut lelaki itu lagi—masih berbicara dengan pandangan lurus tanpa berniat menoleh padanya.
“Hei, apa kita pernah—”
Kalimat Seohyun di potong oleh suara bising roda kereta yang berhenti lagi. Kemudian lelaki yang belum dia ketahui namanya langsung mengambil tas gitarnya dan pergi untuk naik. Sementara Seohyun yang sebelumnya berniat melewatkannya lagi, berubah menjadi urung dan mengikuti lelaki itu untuk naik.
KAMU SEDANG MEMBACA
ONESHOOT AREA
FanfictionBerisi Fanfiction One Shoot SeoKyu💜 #5 seohyun #4 maknaecouple #3 kyuseo
