Tak lama Rara tiba dengan pesanan teman-temannya
"Pesanan datang!? Ulala.. " hebohnya
Saat Rara hendak menurunkan pesanannya tiba-tiba khanza menghentikan lengannya.
"Mana pesanan June?" tanya nya
June mengernyit bingung, ada apa? Pikirnya.
Khanza menatap June dengan smirk andalannya,June curiga dengan tatapan khanza
Rara yang terkejut pun mengerti maksud khanza dan memberikan pesanan June
"Nih kalo gak salah batagor sama lemon tea!" ujarnya santai
Khanza langsung mengambilnya "ok, pesenan ini punya gue! Lo mesen lagi aja yah!"
June menganga "apaan lo? Ini punya gue, gue udah lama nunggu tau nya pas dateng lo embat.. Keenakan lo!!" ujarnya kesal dan mencoba mengambil alih pesanannya dari khanza
Khanza menahannya "eits.. Enak banget lo! Enggak yah, ini tuh bayaran karena lo bikin ulah sama gue" ujarnya
"Buset dah, badan kecil tapi makan lo banyak banget!! Gabagus buat kesehatan udah sini balikin makanan gue.. " pada akhirnya June mengambil paksa pesanannya
Khanza merengut "kok lo gak kasian sama gue sih? Tega.. Gue cuma pesen minum doang tadi!" rengeknya dengan wajah di imut-imut kan
"Ye peyek, yaudah nih ambil gausah so imut yah!" ujarnya lembut layaknya merayu anak kecil
Semua yang melihatnya merasa jijik dan geli dengan tingkah konyol mereka berdua
Khanza merasa girang "beneran?" tanya nya polos "ah, makasih June 'cup' " ujar khanza mencium pipi June singkat
Tanpa sadar June terkejut hingga membulatkan matanya menyentuh pipinya dengan mulut menganga,sedangkan khanza asyik dengan makanannya dan menyadari apa yang ia lakukan tadi.
Meja pun menjadi hening apalagi dengan tingkah khanza dan June,merekapun hanya bisa melongo melihat itu.Mata June tekejap dan sadar apa yang terjadi hingga pipinya pun memerah akibat ciuman khanza tadi.
Silva yang melihat tingkah aneh June pun terbahak "hahahaha!? Muka lo lucu June.. Hahaha!! Mantap.. " ujarnya sambil terus terbahak
Semuanya pun ikut tertawa kala melihat June yang semakin malu dan kesal, sedangkan khanza yang bingung pun tidak menggubris mereka ia malah fokus pada makanannya.
Tak lama bel masuk pun berbunyi, mereka semua kembali ke kelas masing-masing.
^^^
Felly merenungkan kejadian di perpustakaan tadi..
"Fell,kita ngerjain tugas kelompok dimana? Rumah lo apa rumah gue?" tanya khanza sambil membereskan bukunya
Felly masih dia tak menggubris ia masih menatap kedepan sambil tersenyum 'aneh' memang, siapa yang tidak menyangka nya aneh jika dia tersenyum sendiri seperti itu.
Khanza merasa jengkel karena felly tidak menjawabnya malah sibuk melamun tak jelas "felly.. Lo denger gue gak sih?" sentak nya kesal
"Eh.. Mm kenapa?" tanya nya polos
Khanza memutar bola matanya malas "lo ngelamunin apa sih? Dasar gila.." kesalnya
"Ya ampun za, sorry! Tadi gue gak denger.. Kenapa emang?" tanya nya
"Kita mau ngerjain tugas kelompok dimana?"
"Rumah lo aja deh, eh tapi tugas apa?" tanya nya lagi sambil menunjukan giginya tersenyum malu

KAMU SEDANG MEMBACA
CHANGE
Fiksi RemajaCerita ini diambil dari kisah seorang gadis remaja yang harus menerima anggota baru dalam keluarganya, ia harus menerima seorang kakak dan ayah yang membuat nya semakin membenci keluarga nya. FELLYSIA ADZKIA MALVINA. Gadis yang berani berubah dan...