Pertemuan kita yang tanpa sengaja, ternyata berujung oleh luka. Awalnya aku kira semua akan bahagia dengan semestinya, tapi aku salah. Justru pertemuan kita adalah hal yang menyakitkan untukku, bukan hanya sementara tapi selamanya, bahkan sampai aku tiada.
[Raina Tasya]
***
GIVE ME 200 KOMENTAR UNTUK UP PART 14 GUYS
Versi Au Raina Hujan Telah Datang Bisa di Baca di akun tik tok Seblakkerupuk56. Jangan lupa untuk follow juga ya guys.
Halo, sebelumnya aku mau kasih tahu, siapkan mental kalian, khususnya kalian yang baca cerita ini di umur kategori remaja. Bukan apa-apa, di sini aku ajak kalian untuk merasakan, bagaimana rasanya jadi korban kekerasan seksual. Tenang aja semua narasi dan dialog ini mature content jadi aman untuk di baca sama anak di bawah umur, gak mengandung NC ya guys 🤗😍
***
Intinya siapkan mental kalian. Oke? Happy Reading!
Lampu menyala terang menyambut tiga remaja wanita yang baru saja tiba di sekolah. Dari arah kejauhan musik yang begitu kuat sudah mereka dengar, bahkan radius jauh sekali pun dari sekolah. Yap! Sekolah Citra Bangsa memang selalu mengeksplorasi berbagai kemampuan dan bakat para siswa, salah satunya band dan tarian atau pun dance yang mungkin beberapa saat lagi akan di tampilkan. Lampu yang berkelap-kelip dan debaran jantung karena musik membuat ketiga gadis yang baru saja tiba terasa senang karena mendapatkan healing yang gratis. Entah bagaimana caranya, tribun sekolah sudah di bangun megah, menghadap panggung yang saat ini menampilkan band sekolah.
Suara musisi sekolah bernama Darrel sudah terdengar begitu indah dengan nada dan suaranya. Di tambah lagi dengan suara musik yang ada, membuat Anita, Saskia, dan Raina duduk di paling pojok tribun sekolah. Mereka mengangkat tangannya seolah menikmati acara yang ada di hadapan mereka. Raina juga tak mau kalah, ia tersenyum dan mengangkat tangannya. Walau ia anti keramaian, tapi perihal musik ia sangat senang sekali untuk mendengarkan.
"Pokoknya malam ini kita harus happy, sebelum Raina gak ada waktu nanti!" seru Anita pada dua sahabatnya.
"Harus! Harus sama-sama terus sampai acara selesai," balas Saskia yang entah kenapa merasa tak enak hati.
"Iya, lumayan buat aku yang butuh hiburan, tapi suara kak Darrel bagus, ya. Wajar, sih, kalau dia terus menang kalau ada event antar sekolah," ujar Raina yang menyukai suara pria yang sedang tampil di atas panggung.
"Calon gue dia mah," celetuk Anita asal membuat Raina dan Saskia hanya mengangguk saja.
Mereka bertiga asik menonton, waktu yang terus bergulir membuat awan dan langit semakin gelap saja. Untung saja hari ini cuaca bersahabat untuk mereka yang sedang merayakan event sekolah. Berbagai ajang lomba terus di selenggarakan termasuk dance dan tarian. Tentu saja ini sangat menghibur mereka yang sedang pusing karena pelajaran. Namun waktu yang terus bergulir dan yang di tonton itu-itu saja membuat mereka bertiga melangkahkan kakinya menuju bazar makanan yang berjejer rapi di sepanjang lapangan sekolah yang terang benderang di sana.
Raina dan kedua sahabatnya tentu saja sudah duduk di tempat mereka, yaitu kursi dekat lapangan sekolah. Mereka asik menikmati bakso bakar, sementara Raina yang suka sekali dengan sosis bakar pun memakannya terus menerus hingga kenyang. Namun ketika mereka sedang asik mengobrol satu sama lain, tiba-tiba seorang perempuan yang entah siapa menghampiri mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Raina, Hujan Telah Datang (NEW VERSION)
FanfictionDipatahkan oleh keadaan Dianggap sampah oleh lingkungan sekitar Dijauhkan dari masa depan dan kebahagiaan Kata orang hal yang paling bahagia adalah bisa meraih segala asa. Satu persatu tujuan hidup tercapai, adanya kebahagiaan dan terus berjalan u...
