Yang berkuasa akan mendapatkan segalanya, yang di bawah akan diminta untuk menuruti semua kata-kata walau pada dasarnya tak ingin melakukannya.
🌴🌴🌴🌴🌴
Hallo, sahabat Arum. Cie ketemu dan bisa baca lagi part selanjutnya. Btw, terima kasih atas komentarnya dan vote yang diberikan di part sebelumnya 😍 semoga bisa dapat hikmah dan kalian sehat terus ya.
***
Udah follow akun ini? Kalau belum aku tunggu ya. Oh, iya, jangan lupa berikan komentar dan vote nya. Makasih.
"Pemberitahuan untuk Raina Tasya kelas 11 IPA 1 harap keruangan kepala sekolah sekarang juga. Sekali lagi Raina Tasya kelas 11 IPA 1 di tunggu kehadirannya di ruangan kepala sekolah sekarang juga."
Langkah kaki Raina terhenti. Ia mengurungkan niatnya untuk mengganti pakaian olahraga. Baru saja jam pelajaran olahraga usai, kali ini apa lagi? kenapa panggilan itu di tujukan untuk dirinya? itu lah yang menjadi pertanyaan untuk dirinya. Merasa ditunggu, Raina menyerahkan tas yang berisi baju salin pada salah satu temannya, kemudian bergegas menuju ruang kepala sekolah.
"Assalamualaikum," ucap Raina sembari memasuki ruangan kepala sekolah. Saat ini ia kembali dibuat terkejut karena kehadiran salah satu kakak kelasnya di ruangan yang sama.
"Walaikumsallam. Silahkan duduk."
Raina menganggukan kepalanya. Ia duduk di kursi, tepatnya samping Dion yang terus menatap dirinya. "Ada apa ya, bu?"
"Ibu panggil kamu karena ada hal penting yang mau ibu sampaikan, Raina," ucap Ariani yang tak lain adalah kepala sekolah Citra Bangsa.
Raina terlihat mengerutkan dahinya. "Hal apa bu? Apa Raina berbuat salah?"
"Tidak, Raina. Mengingat saat ini Dion sudah menginjak kelas 12, orang tuanya ingin kamu menjadi guru les nya," jawab Ariani pada Raina.
"Maaf, Bu. Raina masih kelas 11, sementara kak Dion kelas 12. Ilmu yang Raina dapatkan belum sejauh itu bu. Apakah saya -----"
"Lo harus mau. Bokap gue pemegang saham tertinggi di sekolah ini," potong Dion cepat.
Sedetik kemudian Dion melihat Raina membisu ditempatnya. Luar bisa sekali ide Vino. Mungkin jika Vino tak memberinya ide, ia akan kesulitan sekali menemukan cara untuk mendekati Raina.
"Gimana?" tanya Dion kembali.
"Raina harus mengikuti perintah, ya, bu? padahal Raina juga punya hak buat menolak."
Ariani hanya menganggukan kepalanya. Posisi ayah Dion sangat berpengaruh di sekolahnya. Ya, mau bagaimana lagi?
"Susah ya, tinggal di Indonesia. Udah darurat kekerasan seksual, darurat hak manusia juga lagi. Ya, sudah bu. Raina bersedia. Assalamualaikum." Raina keluar ruangan dengan sopan, namun ekspresi wajah terlihat kecewa akan permintaan dan keputusan yang ada.
"Walaikumsallam."
Melihat Raina yang keluar dari ruangan membuat Dion mengikutinya. "Saya permisi juga bu."
"Jangan ikutin Raina, kak." Raina menghentikan langkahnya ketika ia merasa Dion mengikuti dirinya.
"Kenapa?" tanya Dion mendekati Raina. "Gue cuman mau tanya, kapan mau ajari gue les? Waktu gue cuman seminggu, jadi jangan lama-lama."
"Nanti kita atur waktu, ya, kak. Raina mau ganti baju dulu, soalnya ada jam pelajaran lagi setelah ini," ucap Raina ingin pergi dari sana, tapi dengan cepat Dion memegang tangannya membuat ia tak bisa pergi kemana-mana.
"Kalau gue minta waktu lo sore ini bisa? Di apartemen gue," pinta Dion membuat Raina melepaskan tangannya, merasa tidak nyaman.
"Sore ini belajar di cafe kak. Kalau di apartemen, maaf gak bisa," balas Raina yang kemudian pergi dari hadapan Dion.
Dion mengusap wajahnya kasar. Apa Raina tidak tertarik dengan pesona yang ia punya? jujur menghadapi Raina yang seperti ini membuat ia frustasi. Ia bingung harus melakukan apa lagi agar taruhan yang ia ambil bisa mendatangkan kemenangan. Dion yang tak ada minat belajar melangkahkan kakinya ke warung samping tempat dimana mereka kerap kali bolos pelajaran atau bahkan sekolah. Setibanya di warung, Dion mengambil seputung rokok, meyalakannya kemudian duduk di samping temannya yang sudah singgah.
"Kabar duka atau baik, nih?" tanya Vino menyambut Dion yang terlihat muram.
"Kata gue, sih, duka." Rian menebak jawaban dari ekspresi wajah Dion sekarang.
"Cerita," pinta Vino menatap Dion.
"Baru kali ini pesona gue gak ada harganya. Kalau gini caranya gue nyerah aja," jawab Dion frustasi.
"Jadi lo kalah, nih?" tanya Vino memastikan lagi.
"Gak ada rumus kalah dalam hidup gue. Minggu terakhir gue pastikan Raina jadi korban gue selanjutnya," balas Dion menggebu-gebu.
"Kendalikan hasrat lo. Gak semua cewek bisa di rusak. Kasihan Raina," ujar Rian terus mengingatkan sahabatnya itu.
Dion terdiam. Dalam hidupnya apa yang ia inginkan harus ia dapatkan, walau harus merusak dan menghancurkan seseorang. Mungkin hal seperti ini yang membuat ia pada akhirnya memilih untuk tinggal bersama papanya dibandingkan hidup dengan mama dan adiknya.
"Kalau hal itu bisa gue lakukan sekarang, gue bakal lakukan, tapi gue gak bisa. Gue gak bisa," ucap Dion dengan wajah yang begitu datar dan dingin.
#TBC
Note:
Berdasarkan data tahun 2022, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat, sebanyak 25.050 perempuan menjadi korban kekerasan di Indonesia sepanjang 2022. Jumlah tersebut meningkat 15,2% dari tahun sebelumnya sebanyak 21.753 kasus. Menurut usianya, 30,3% perempuan yang menjadi korban kekerasan berusia 25-44 tahun. Data tahun 2023 PPPA mencatat sebanyak 7.085, dimana korban laki-laki sebanyak 1.264, dan perempuan sebanyak 6.402.
Bisa dikatakan Indonesia darurat kekerasan seksual guys. Dari sini kita belajar dari Raina, kita tidak pernah tahu siapa, kapan, dan dimana kekerasan seksual akan terjadi. Paling bener yang dilakukan kita sebagai perempuan adalah antispasi, dan pahami situasi. Pelaku kekerasan seksual tidak mengincar dari pakaian, tapi pikiran mereka yang sulit di kendalikan adalah faktor utama nafsu seseorang tersalurkan melalui jalur pemaksaan, itu lah yang di sebut sebagai kekerasan seksual.
Yuk jaga diri sebagai perempuan mulai sekarang
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌼💜💜💜💜💜💜💜
KALIAN LEBIH SUKA VERSI REVISI ATAU VERSI SEBELUMNYA? KOMEN DI BAWAH GUYS
SEMOGA KALIAN SUKA YA.
GIVE ME VOTMENT PLEASE 💜
FOLLOW ME
AKUN WP INI
Instagram: Shtysetyongrm
Tik tok: Seblakkerupuk56
SAMPAI BERTEMU DI PART SELANJUTNYA 🌼
KAMU SEDANG MEMBACA
Raina, Hujan Telah Datang (NEW VERSION)
FanfictionDipatahkan oleh keadaan Dianggap sampah oleh lingkungan sekitar Dijauhkan dari masa depan dan kebahagiaan Kata orang hal yang paling bahagia adalah bisa meraih segala asa. Satu persatu tujuan hidup tercapai, adanya kebahagiaan dan terus berjalan u...
