71. Kebucinan Angel dan Junior

1.8K 117 8
                                        

❤‍🔥❤‍🔥❤‍🔥

"𝚂𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒"

Rakha menghentikan mobilnya di depan kampus Universitas Indonesia. Pagi ini, Mala diantar oleh Rakha ke kampus. Sebelum kekasihnya itu akan meninggalkannya lagi, untuk ke Amerika besok. Mala menatap lekat-lekat kearah Rakha. Dia memayukan bibirnya kedepan dan memeluk erat lengan Rakha dari samping.

"Kenapa?" Tanya Rakha lembut.

"Nggak mau turun"

"Lah, terus? Kamu kan mau kuliah sayang" Ucap Rakha.

"Masih kangen" Ucap Mala dibalas tawa oleh Rakha yang mengenakan hoodie berwarna hitam lengkap dengan kupluk yang dia pakai. Rakha menurunkan kupluk nya.

"Kangen banget?"

"Banget"

"Sini uh, peluk dulu. Sayangnya aku, kangen ya?"

Mala mengangguk di dalam pelukan hangat milik Rakha. Kedua tangan kekar Rakha mengelus pelan rambut Mala, dan sesekali menciumnya.

"Udah, waktunya belajar ya sayang? Besok aku balik ke Amerika, kamu jaga kesehatan jangan sampe sakit. Jangan genit lagi, awas sampe kamu ketauan sama cowok lain. Aku nggak mau maafin kamu untuk kedua kalinya. Ngerti?" Ucap Rakha mencolek hidung Mala.

"Ngerti, Rakha Permana. Ya udah aku turun dulu, makasih ya udah nganterin aku sampai kampus. Nanti kalo udah sampai jangan lupa kabarin aku" Ucap Mala mencium pipi Rakha.

Rakha mengangguk kecil, mengiyakan pertanyaan Mala. Rakha turun dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Mala.

"Aku anter kamu sampe dalem. Takut ada yang gangguin" Ucap Rakha mengandeng tangan mungil milik Mala. Mereka pun berjalan beriringan memasuki kawasan kampus, beberapa sorot mata mengarah pada Mala dan Rakha tak banyak mahasiswi yang terkagum dengan pesona Rakha karena memang Rakha terlihat lebih putih dari biasanya semenjak tinggal di Amerika.

"Where your class?" Tanya Rakha pada Mala.

"Dikit lagi nyampe"

Rakha hanya mengangguk kecil melanjutkan langkahnya, membetulkan kacamata hitamnya yang sedikit bergeser dari hidungnya. Mala tak melepas genggaman tangannya sedari tadi.

"Mala!"

Mala menutup kedua telinganya saat namanya dipanggil.

"Cie, dianterin calon suami. La, buru ke kantin yuk gue laper" Ucap Angel menarik tangan Mala. Rakha menatao tajam kearah Angel hingga membuat Angel ketakutan.

"Mala mau ke kelas" Ucap Rakha.

"Bentar doang napa, rak. Gue pinjem Malanya bentar ya?" Ucap Angel.

"Nggak"

"Please, ya?"

"Gue mau ke kelas, ngel. Lima menit lagi masuk, lo duluan aja ke kantin ntar gue nyusul" Ucap Mala.

"Kelamaan lah nungguin lo selesai kelas, mana yang ada satu jam baru kelar. Keburu lumutan gue" Ucap Angel.

"Emang pacar lo kemana?" Tanya Rakha.

"Lagi males gue sama dia"

"Bisa gitu ya? Udah lo kalo laper makan sendiri, gue mau bucin dulu" Ucap Mala melambaikan tangan pada Angel dan menarik tangan Rakha. Rakha dan Mala melanjutkan langkah kaki mereka untuk menuju ke kelas Mala. Sesampainya disana, Mala dan Rakha di hadang oleh lengan seorang cowok.

"Minggir"

"Perasaan baru kemaren berantem udah baikan aja" Ledek Gio menarik kembali tangannya.

"Bacot! Gue bilang minggir, minggir!" Teriak Rakha.

Basmalah NigistaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang