12. Si Cinderella

2.9K 165 2
                                        


❤‍🔥❤‍🔥

"Siapa yang mau mencalonkan diri sebagai best couple?" Tanya ketua kelas setelah selesai menghadiri panggilan ketua kelas di aula untuk mempersiapkan acara Dies Natalies minggu depan.

"Mala aja Mala" Teriak Angel.

"Iya, Mala aja" Imbuh sebagian siswa di kelas IPA 5.

"Kok gue sih? Nggak mau ah. Pasangannya nggak sama Rakha" Ucap Mala menolak.

"Ya jelas lah, La. Kan kalian beda kelas, lagian cuman lo yang paling cantik di kelas ini tau nggak. Udah deh ikut aja, demi perwakilan kelas La. Gue yakin kita pasti juara" Ucap Angel memberi semangat pada Mala agar mau menjadi peserta.

"Mala.. Mala.. Mala"

"Yaudah ya, gue tulis nama Mala. Yang lain?"

"Violita" Ucap salah satu siswa.

Violita pun menoleh. Mala dan Angel menatap kearah Violita dengan tatapan sinis. Beberapa nama pun telah di tulis didepan papan tulis dan para siswa satu persatu memberikan vote kepada nama yang sudah di tulis.
Pemenang terbanyak untuk peserta perempuan adalah Mala. Mala pun terlihat kesal, karena namanya terpilih. Tak lama kemudian, ketua kelas menanyakan siapa yang ingin menjadi pendamping Mala di lomba nanti. Beberapa menunjuk Junior dan yang lain menunjuk Bryan si anak karate yang tak kalah tampan dari Junior. Pemenang pun jatuh di tangan Junior.

"Cie, Mala sama Junior" Ledek Angel dibalas langsung tatapan sinis oleh Mala.

"Diem deh, Ngel. Kok sama Junior sih" Ucap Mala mendengus kesal, sementara Junior terlihat tersenyum kearah Mala dengan menaikkan kedua alisnya. Mala pun bergidik ngeri.

Mala dan Junior menjadi perwakilan kelas mereka, Mala hanya mendengus kesal saat namanya terpilih sebagai pemenang suara terbanyak. Selanjutnya, mereka pun menentukan tema yang akan dipilih untuk mereka berdua dan terpilihlah tema cinderella. Kepala Mala yang mendidih akibat pemilihan calon best couple tadi, akhirnya dirinya memutuskan untuk pergi ke kantin bersama Angel dan membeli jus untuk mendinginkan otaknya.

"Bisa-bisanya sih gue kepilih" Ucap Mala mengaduk-aduk minumannya yang sudah datang.

"Gapapa kali, La. Itung-itung lo bales cintanya Junior yang bertepuk sebelah tangan"

"Idih. Enak aja, cinta gue tuh cuman buat Rakha seorang" Ucap Mala.

"Eh, eh. Itu Rakha kok sama Kimberly lagi sih?" Ucap Angel menyikut lengan Mala hingga membuat Mala tersedak. Benar-benar tidak tahu malu Kimberly ini, kemarin lusa Mala sudah menegurnya. Sekarang, apalagi ini? Dia berusaha untuk mendekati Rakha? Apa dia tidak tahu kanjeng ratu Mala bisa naik darah kalau sudah begini?

Mala pun tidak tinggal diam, dia berjalan menghampiri Rakha dan Kimberly yang tengah duduk berdekatan di seberang tempat duduk Mala.

"Lo nggak kapok-kapok ya gue labrak" todong Mala dengan suara pelan.

"Mala?"

"Cewek gatel, mending kalo gatel digaruk jangan deketin cowok orang. Gak laku?"

"Lo apa-apaan sih, La" Ucap Kimberly tak terima dirinya tiba-tiba di tuduh merebut pacar orang seperti ini.

"Gak usah ngelak. Lo suka kan sama cowok gue? Sampe nyari cara buat bisa deket sama Rakha" Ucap Mala meledak-ledak.

"Mala udah, aku sama Kim lagi nentuin tema buat lomba best couple nanti" Ucap Rakha memberikan penjelasan pada pacarnya. Mala pun menoleh menahan rasa malu, rupanya Rakha terpilih juga sebagai salah satu peserta best couple nanti dan berpasangan dengan Kimberly teman sekelasnya.

"Oh gitu, yaudah kalian boleh bahas buat tema kalian tapi gue mau duduk disini" Ucap Mala.

"Ya nggak bisa gitu dong, lo jadi tau tema yang kita pake nanti. Jangan-jangan kelas lo niruin tema kita nanti" Ucap Kimberly.

"Nggak gue nggak bakal curi tema kalian. Lagi pula kelas gue juga udah nentuin tema buat dipakai, jadi lo nggak usah kegeeran tema lo bakal gue pake. Dan satu lagi, gue nggak mau lo deket-deket sama cowok gue lagi abis ini"

"Terserah lo"

Mala pun akhirnya mengambil minumannya dan menyuruh Angel untuk kembali ke kelas duluan, sementara dirinya kembali menghampiri Rakha dan Kimberly takut jika mereka ketahuan berduaan dan berbuat hal macam-macam. Mala duduk di samping Rakha menyuruh Kimberly untuk pindah duduk di depan Rakha dan Kimberly memilih mengalah menuruti permintaan Mala agar tidak memperpanjang masalah.

❤‍🔥❤‍🔥

"Kamu pulang duluan aja, La. Aku masih ada rapat, buat minggu depan. Rapatnya lumayan lama, nanti kamu nggak betah nunggunya" Ucap Rakha berjalan beriiringan dengan Mala dan menggandeng tangannya.

"Rapat mulu udah kayak anggota DPR" Jawab Mala ketus.

"Tugas, La"

Mala hanya membuang wajahnya kesamping, lalu melepas genggaman tangannya.

"Yaudah aku balik duluan, awas jangan gatel ke cewek lain" Ucap Mala dibalas elusan dari Rakha pada pucuk kepala Mala.

"Iya sayang"

Mala dan Rakha pun berjalan berpisah, Mala berjalan menuju ke parkiran sedangkan Rakha kearah ruang OSIS. Sampai diparkiran, Mala bertemu dengan Junior.

"Eh, ketemu cinderella ku"

"Najis. Lo ngapain masih disini?" Tanya Mala sewot.

"Ya, nungguin kamu lah. Kamu mau pulang bareng aku nggak? Yah, nggak dianterin pulang pacarnya, ya? Duh kasian. Mending pulang sama aku aja. Aku anterin kamu sampe rumah dengan selamat" Ucap Junior lembut.

Mala memutar bola matanya malas, menanggapi gombalan Junior membuat perut Mala menjadi mual. Memilih tak menghiraukan nya, Mala pun bergegas naik ke atas motornya.

"Mending gue balik duluan dari pada nanggepin bocah gilak kayak lo. Buruan balik, keburu di culik mbak kunti lo" Ucap Mala lalu melajukan motornya meninggalkan Junior yang masih anteng duduk diatas motornya. Tak lama kemudian, Junior pun menyusul Mala yang sudah jauh didepan. Rumah Mala dan Junior memang lah searah jadi tak heran jika dirinya kerap berpapasan dengan Junior saat pulang maupun berangkat ke sekolah.

Basmalah NigistaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang