❤🔥❤🔥❤🔥
Pagi ini Mala disambut oleh gerimis kecil sebelum dirinya memutuskan untuk pergi ke kampus, alhasil dia harus menaiki mobil nya untuk sampai ke kampusnya. Mala berjalan keluar rumah dan berdiri di depan teras untuk melihat seberapa lebat gerimis yang turun.
Tin!
Mala menoleh pada mobil mercy berwarna putih milik Rakha yang berhenti di depan halaman rumahnya. Mala menurunu anak tangga saat pintu mobil dibuka, Rakha berjalan kearah Mala sambil membawa payung hitam di tangan kanannya membuat Mala terkejut dan mulutnya menganga.
"Rakha? Kamu ngapain pagi-pagi kesini" Ucap Mala.
"Mau nganterin pacar aku pergi ke kampus" Ucap Rakha.
"Ngapain? Aku bisa naik mobil sendiri sayang, tapi tumben kamu nggak bilang dulu. Terus kuliah kamu di Amerika gimana?" Tanya Mala.
"Udah, masuk keburu telat. Ceritanya nanti aja di dalem" Ucap Rakha menarik tangan Mala. Rakha membukakan pintu mobil untuk Mala lalu berjalan memutar membuka pintu mobilnya. Rakha mulai melakukan mobilnya pada kecepatan rata-rata, menembus gerimis yang mengguyur ibu kota Jakarta.
"Kamu ada hal apa nganter aku ke kampus?" Tanya Mala curiga.
"Enggak ada apa-apa"
"Bohong ya?"
"Enggak, sayang. Ngapain aku bohong sama kamu" Ucap Rakha mengusap lembut pipi Mala.
Dua puluh menit berlalu, mereka akhirnya sampai pada bangunan bercat merah itu. Mobil Rakha mulai memasuki halaman kampus UI yang cukup luas. Rakha turun lebih dulu dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Mala layaknya princess.
"Makasih ya udah anterin aku" Ucap Mala tersenyum pada Rakha.
"Sama-sama. Yuk masuk"
"Hah? Kamu mau ikut masuk? Ngapain?" Tanya Mala terheran saat Rakha menggendong tas berwarna hitam di punggungnya.
"Iya, aku ikut"
"Ikut kemana? Orang luar mana boleh masuk sayang!" Ucap Mala mendorong tubuh Rakha untuk menjauh darinya.
"Aku belum cerita ya?"
Mala menggeleng tak mengerti maksud perkataan Rakha barusan.
"Jadi, aku pindah ke sini ngambil jurusan yang sama" Ucap Rakha.
Mulut Mala terbuka lebar lalu dengan sigap dia segera menutup kembali mulutnya menggunakan tangan, tangan kirinya memegang tangan Rakha tak percaya.
"Ka-kamu serius? Kamu satu kampus sama aku?" Tanya Mala melompat di tempat.
"Iya, sayang. Biar kamu juga nggak di gangguin sama cowok-cowok disini"
"Aaahhh, kamu bisa aja sih. Aku seneng tau kamu bisa se kampus sama aku kayak impian kita dulu. Aku nggak nyangka, ya ampun" Ucap Mala masih tak menyangkan impiannya untuk se kampus dengan Rakha akhirnya terwujud.
KAMU SEDANG MEMBACA
Basmalah Nigista
Fanfiction𝘙𝘢𝘬𝘩𝘢 𝘗𝘦𝘳𝘮𝘢𝘯𝘢. 𝘊𝘰𝘸𝘰𝘬 𝘥𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘶𝘦𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘫𝘪 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘉𝘢𝘴𝘮𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘕𝘪𝘨𝘪𝘴𝘵𝘢 𝘎𝘳𝘢𝘭𝘪𝘯𝘥. 𝘏𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘱�...
