52. Lara Hati

1.7K 99 7
                                        

❤‍🔥❤‍🔥❤‍🔥

Hari mendekati UN semakin dekat, para siswa kelas XII disibukan dengan les dan tryout. Termasuk Mala, tak ada bucin untuknya dan Rakha. Karena Rakha disibukkan dengan belajarnya juga Mala yang membuat mereka jarang untuk bisa bertemu setiap harinya, meskipun Mala kadang mencuri-curi waktunya. Sudah tiga hari belakangan ini, Rakha tidak mengirimnya pesan jika tidak Mala duluan yang mengiriminya pesan. Alhasil mereka berdua tidak chatingan.

"Baiklah, anak-anak hari ini ibu akan mengadakan kuis dan dikumpulkan hari ini juga" Ucap Bu Indira selalu guru bahasa Inggris yang suka sekali memberikan kuis.

"Kuis mulu udah kayak acara family seratus" Ucap Mala mengeluarkan buku tulisnya dari dalam tasnya.

"Namanya juga udah kelas dua belas, la" Ucap Angel.

Para siswa kelas XII IPA 5 mulai mengerjakan kuis yang di berikan oleh bu Indira dan mereka mulai mengerjakannya. Mala terlihat sangat fokus untuk mengerjakannya namun sesekali, dirinya masih memikirkan Rakha. Mala kangen dengannya. Selesai mengerjakan semua siswa mengumpulkan pekerjaan mereka di meja guru, lalu Violita disuruh membawanya ke ruang guru bersama bu Indira.

"Pengen isi tenaga" Ucap Mala meletakkan dagunya keatas meja.

"Ke kantin?" Tanya Angel.

"Bukan, ketemu ayang" Jawab Mala.

"Ye, kirain. Bucin mulu lu, udah kelas dua belas juga. Belajar! Jangan bucin mulu, ntar masuk kuliah yang di tanya nilai bukan nama pacar" Ucap Angel menyentil kening Mala dengan gemas.

"Diem deh jomblo" Jawab Mala.

"Awas aja lo nilai lo merosot, gue nggak mau ngakuin lo sebagai temen" Ucap Angel.

"Dih, kok lo gitu sih? Iya-iya, gue kurangin bucin gue demi ngejar nilai" Jawab Mala.

"Nah, gue punya ide buat lo" Ucap Angel.

"Ide apaan? Pasti aneh ide lo" Jawab Mala.

"Nggak. Ide gue, lo jauhin Rakha" Ucap Angel.

"Hah? Nggak! Apaan, ide lo ngaco" Jawab Mala menggebrak meja.

"Itu bagus kali buat ningkatin belajar lo. Pokoknya, jangan ada bucin-bucinan lagi diantara kalian berdua selama satu bulan kedepan" Ucap Angel.

"Kok gitu sih, tapi bagus juga ide lo. Biar Rakha nyariin gue" Ucap Mala.

"Em, gue nggak yakin sih dia bakal nyariin lo" Ucap Angel.

"Dih, rese' lo ah" Jawab Mala.

"Nah, mulai sekarang kita coba dulu. Lo harus fokus ke UN dan belajar, okey?" Ucap Angel.

"Gue udah putus nyambung berkali-kali, ngel gara-gara saran dari Violita sama lo" Ucap Mala.

"Ye, itu kan karena lo nggak konsisten. Lo kalo mau putus ya putus bukan malah besok nyambung lagi udah kayak layangan aja lo" Ucap Angel.

"Iya juga sih, tapi gue nggak mau putus ke sekian kalinya sama Rakha. Nanti kalo beneran putus gue bisa nangis tujuh hari tujuh malam" Ucap Mala lebay.

"Lebay lo ah, udah di coba dulu. Daripada mikirin Rakha yang nggak mikirin lo sama sekali mending lo deketin tuh Junior buat manas-manasin Rakha. Kan biasanya Rakha yang manasin lo sama Violita" Ucap Angel.

"Iya juga ya, bener kata lo" Ucap Mala.

Mala dan Angel akhirnya memutuskan untuk pergi ke kantin bersama Junior, melihat Rakha sudah berada disana lebih dulu bersama Afan dan Eby. Junior memerankan makanan dan minuman untuk Mala sementara Mala hanya duduk manis menunggu pesanannya datang. Rakha sama sekali tidak melihat kearah Mala yang tengah duduk berduaan dengan Junior.

"Pacar lo nggak marah kita duduk berduaan gini?" Tanya Junior.

"Udah, lo diem aja. Lo suka kan duduk kayak gini sama gue?" Tanya Mala.

"Suka sih. Oh iya, lo nanti ada les nggak? Biar gue anter" Ucap Junior.

"Ada sih, les fisika sama kimia. Boleh, deh" Jawab Mala.

Mala dan Junior kembali ke kelas, tak ada respon sama sekali dari Rakha selama mereka makan di kantin. Akhirnya, pulang sekolah Mala dan Junior berjalan ke parkiran lalu Junior masuk ke dalam mobilnya bersama Mala yang duduk di sampingnya.

"Lo tumben mau gue anterin? Kenapa lo? Marahan sama Rakha?" Tanya Junior.

"Em, gue mau jaga jarak sih dari dia. Gue pengen liat respon dia kek gimana kalo gue jauhin. Lo bantuin gue ya?" Ucap Mala seraya memohon.

"Bantuin apaan?" Tanya Junior.

"Bantuin gue biar gue bisa ngejauh dari Rakha. Biar dia ngerasa kehilangan gitu" Ucap Mala.

"Kirain bantu biar move on dari Rakha terus pindah hati ke gue" Ucap Junior.

"Ye, itu mah gue nggak bisa"

"Bisa, tapi lo nggak mau buka hati buat yang lain. Banyak kali yang mau sama lo" Ucap Junior.

"Siapa?"

"Gue contohnya. Lagian, la. Banyak mantan nggak papa kali lagian juga buat pengalaman" Ucap Junior.

"Emang lo ada berapa mantan?" Tanya Mala.

"Sepuluh sih kurang lebih. Tapi sayang, gue nggak bisa dapetin lo jadi kurang lengkap" Ucap Junior.

"What? Gila lo. Tapi, emang lo playboy cap sih"

"Gue nggak playboy, la. Gue jadi gini karena gue dulu sempet di selingkuhin karena LDR beda sekolah" Jawab Junior.

"Jadi, gue nggak percaya tuh yang namanya LDR" Ucap Junior.

"Bentar-bentar, ini kayak kisah Violita sama abang gue. Dia pacaran sama abang gue tapi tetep deketin Rakha" Ucap Mala.

"Nah, itu tuh. Disini setia, disana mendua ataupun sebaliknya" Ucap Junior.

"Gue bisa berubah kalau ada cewek yang ngerubah gue" Lanjutnya.

"Ya nyari lah, jun" Ucap Mala.

"Masalahnya gue nggak bisa nyari penggantinya, yang lain cuman gue jadiin pelampiasan" Ucap Junior.

"Ya, whatever lah. Semoga lo dapetin yang lebih dari gue" Ucap Mala.

"Iya, la. Tapi, kalo lo masih butuh bantuan. Gue siap kok" Ucap Junior.

Mala hanya tersenyum tipis, apakah Junior memang setulus itu untuk Mala? Berkali-kali Mala campakan Junior masih tetap baik padanya? Akankah Mala berpindah hati ke Junior?

Basmalah NigistaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang