❤🔥❤🔥
Mala terlihat tengah sibuk bergelut dengan gaun birunya, saat tengah mencoba mengenakan gaun cinderella yang akan dipakainya pada acara dies natalies nanti. Gaun biru itu berukuran cukup lebar menutupi hampir seluruh tubuh Mala, membuatnya terlihat sangat cantik dan anggun.
"Duh cantik banget ya gue ternyata, pantes Rakha klepek-klepek" Ucap Mala memutar tubuhnya memperlihatkan gaunnya yang indah. Junior yang berada disampingnya pun terkekeh pelan melihat tingkah Mala.
"Nggak Rakha doang, gue juga" Ucap Junior membetulkan kerah bajunya.
Saat ini mereka tengah berada di toko penyewaan baju pengantin, Mala memilih gaun yang tak begitu mewah namun masih tetap elegan jika dipakai memilih warna biru serasi dengan baju yang akan di pakai Junior nanti. Angel pun setia menemani sahabatnya yang tengah memilah-milih gaun yang akan dia kenakan pada acara ulang tahun sekolahnya nanti. Setelah selesai memilih sesuai keinginan mereka, Mala, Angel dan Junior memutuskan untuk keluar dari toko sewa baju pengantin tersebut.
"Bagus bajunya, cocok sama kalian berdua" Ucap Angel.
"Makasih ya, ngel. Emang cocok kita berdua serasa prepare nikah" Ucap Junior.
Mala pun menyentil kepala Junior hingga membuatnya mengaduh kesakitan.
"Yang bagus tuh gaunnya, bukan gue sama lo" Ucap Mala tak terima.
"Gapapa kali, La. Sekali-kali bikin gue seneng napa. Oh iya lo mau pulang bareng gue nggak?" Tanya Junior menawarkan tumpangan pada Mala. Angel pun menyenggol Mala mengisyaratkan agar Mala menerima tawaran dari Junior.
"Nggak. Gue mau telfon Rakha buat jemput gue. Lo nggak usah repot-repot" Ucap Mala menolak.
"Gue sama sekali nggak ngerasa di repotin sama lo, La. Gue malah seneng, lagian apa bedanya sih gue sama Rakha?" Tanya Junior.
"Lagian rumah kita searah, La" Sambung Junior.
"Yaudah, La. Gue balik duluan ya, taksi gue udah nyampe. Dah"
Angel pun pergi meninggalkan mereka berdua yang masih sibuk berdebat, hingga akhirnya Mala meng iyakan tawaran Junior untuk pulang bersama dengannya.
"Yaudah deh gue terima tawaran lo. Untuk kali ini aja, gue nggak mau lagi" Ucap Mala sungguh-sungguh.
"Lebih tepatnya, kedua kalinya lo nerima tawaran gue. Yaudah, yuk cinderella ku" Ucap Junior meraih tangan Mala namun dengan sigap Mala menepis tangan Junior.
"Gausah pegang-pegang" Ucap Mala dengan sedikit emosi. Mala pun naik keatas motor Junior, Junior mengantarkan Mala pulang sampai ke rumahnya. Sesampai di rumahnya, Junior tak henti-hentinya mencoba menggoda Mala.
"Gue nggak disuruh masuk dulu?" Tanya Junior saat Mala mulai turun dari motornya.
Kening gadis itu berkerut.
"Mau ngapain lo? Enggak. Rumah gue sepi nggak ada orang, mending lo buruan pulang" Ucap Mala mengusir Junior.
"Nah bagus dong sepi. Jadi kita bisa berduaan. Gue masuk ya?" Tanya Junior.
"Enggak. enggak! Enak aja! Pulang nggak? atau gue teriakin maling nih?" Hardik Mala melepas sepatu kanannya dengan berniat memukulkannya kearah Junior.
KAMU SEDANG MEMBACA
Basmalah Nigista
Fanfiction𝘙𝘢𝘬𝘩𝘢 𝘗𝘦𝘳𝘮𝘢𝘯𝘢. 𝘊𝘰𝘸𝘰𝘬 𝘥𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘶𝘦𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘫𝘪 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘉𝘢𝘴𝘮𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘕𝘪𝘨𝘪𝘴𝘵𝘢 𝘎𝘳𝘢𝘭𝘪𝘯𝘥. 𝘏𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘱�...
