-Hurt-
ʚ ═══・୨ ꕤ ୧・═══ ɞʚ ═══・୨ ꕤ ୧・═══ ɞ
"Momy kami pulang!!" Mark berteriak saat sampai di kediaman nya
Tak lama seorang wanita cantik muncul dari arah dapur sembari memagang piring berisi masakan yang baru ia buat.
"Oh anak-anak tampan momy sudah kembali? ayo segera mandi dan ganti baju kalian setelah itu turun untuk makan"
Tiffany Lee itu nama nya, seorang wanita cantik berdarah Korea-Amerika yang merupakan istri dari Lee Donghae sekaligus ibu dari Mark dan Jeno.
"Baik mom, kami akan mandi dulu" Mark berucap kemudian pergi ke kamar nya
Jeno hendak menyusul namun Tiffany memanggil nya.
"Jen"
Jeno menoleh, "Ada apa mom?"
"Apa semua baik-baik saja? kau tidak membuat masalah kan sayang?" tanya Tiffany sedikit khawatir
"Momy tidak percaya pada Jeno?" tanya Jeno balik
Tiffany menggeleng ribut, "Tidak bukan seperti itu sayang, momy hanya takut"
Jeno menggenggam kedua tangan ibu nya, "Momy tenang saja, Jeno sudah berjanji akan berubah kan? jadi momy tidak perlu khawatir begitu"
Tiffany tersenyum dan membelai sebelah wajah Jeno, "Momy percaya"
Jeno pun ikut tersenyum, "Jeno ke kamar dulu mom"
Tiffany mengangguk dan membiarkan anak bungsu nya itu kembali ke kamar nya.
•
•
"Nona Aeri kita ingin langsung pulang atau ingin ke kantor dulu?" tanya supir ayah Aeri
"Langsung pulang saja paman" balas Aeri
"Baik nona"
Tak lama Aeri sudah berhenti di depan rumahnya, ia keluar dari mobil dan membungkuk sopan.
"Paman terimakasih karena sudah mengantar"
"Sama-sama nona, sudah tugas saya"
"Baiklah, paman hati-hati di jalan" Aeri melambaikan tangannya saat supir ayahnya mulai melajukan mobilnya
Aeri mulai berjalan masuk ke dalam rumahnya, sangat sunyi namun Aeri terbiasa dengan semua itu.
Aeri langsung masuk ke kamar nya dan mengganti pakaiannya yang di penuhi oleh noda darah.
Selang 15 menit, Aeri sudah bersih dan sudah berganti pakaian santainya.
"Ah aku lapar" mengelus perut nya yang mulai berbunyi
Aeri keluar dari kamar nya menuju dapur, berjalan ke arah kulkas yang dan membuka nya.
"Kosong? ah sayang sekali" Aeri mendesah kecewa
ting!
Aeri segera memeriksa ponsel nya.
Appa🌷
KAMU SEDANG MEMBACA
HURT || Jenselle
Fanfictionaku tak pernah menyesal karena memberi seluruh hatiku padamu -Kim Aeri kau mengisi ruang kosong di hatiku dengan sempurna -Lee Jeno
