| PENGGANTI | 1 |

895 70 18
                                        

Uhmmm... Halo...?
Penghuni Fullsun?
Are you there??

Sudah lama sekali ya kita tidak berinteraksi...
Sejujurnya saya kehabisan ide hehe...
Kalau ada yang punya ide fresh bisa kasih tahu saya, lewat Ig boleh, ada di bio ya!

Saya juga... Sedang sibuk sih di rl wkwk...
Terus sebulan ini saya lagi ga enak badan huhu...
Jadi maafkan yaa, karena belum pernah Up lagi....

Jangan maraahhh...
Sebagai gantinya saya Double Up!
Okayy, saya rinduu kalian semuaaaaaaa...































~JanganLupaFollowAkunSaya~
~HappyReading~


















































"Saya akan membayar denda-nya, jika kalian memang bersikeras."

"Ini bukan hanya tentang denda!"

"Benar, Hanwoo, ini bukan hanya tentang denda! Tolong pikirkan reputasinya!"

"Kami tidak ingin namanya padam sekarang...!"

"Ini bukanlah pertama kalinya kau menggantikan dia, kan?"

"Benar! Itu benar! Kau bisa menggantikannya lagi!"

"Ayolah, hanya beberapa bulan..."

"Aku sudah sering melakukan ini! Aku juga punya kehidupan!"

"Kami mohon...."

"Kami mohon...."

"Sialan."

.
.

"Sialan, melelahkan, kenapa harus selalu aku?!"

"Harusnya dari awal kau tidak pernah mengambil jalan ini dan diam saja di atas tempat tidur, dan kau tidak akan pernah membuatku repot."

"Sialan!"

"Dalam kondisi seperti ini pun kau selalu membuatku repot."

.
.

"RENJUN!" Member Dream yang terlempar berteriak di karenakan Renjun berguling-guling di aspal, kepalanya juga sempat terbentur keras dengan pintu mobil.

Jalanan menjadi riuh, member yang masih bisa berdiri segera mengerumuni Renjun, "Renjun!"

Dengan darah mengalir di kepalanya Haechan berlari, dia segera memeriksa keadaan pria itu, "Renjun hyung!"

"Cepat, ambulansnya di mana?!" teriak Haechan kalut apalagi member lain juga terluka parah, sebisa mungkin dia memberikan pertolongan pertama untuk Renjun. Semua orang sama paniknya.

Tak lama kemudian ambulans datang dan membawa mereka ke rumah sakit.

.
.

Begitu tiba di sana, Haechan turun membawa Renjun ke atas brankar, member lain mengikuti.

"Dimana dokter Kim! Dia harus di operasi sekarang, terjadi pendarahan hebat di kepalanya," seru Haechan berusaha tenang, perawat yang ada di sana tersentak.

"Maaf tapi di sini tidak ada dokter yang bisa melakukannya, dokter Kim sedang ada operasi. Jadi sebaiknya bawa pasien ke rumah sakit lain," ucap seorang dokter yang menghentikan brankar setelah mendengar ucapan Haechan.

Fullsun~🌻Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang