Ps....
Ini hanya karangan semata, alur dari anime asli nya hanya secuil...
Characters yang ada itu milik Mr. Masashi Kishimoto.
Dibuat untuk mengisi kegabutan, apalagi terlalu banyak membaca fanfic Naruto Sasuke..
So, let's reading...
#…………….#
Sambil berjalan menuju arah pulang, satu tangan Naruto memainkan sebuah bunga kecil berwarna putih yang tadi dia petik, bunga kecil sederhana yang mengingatkannya pada salah satu kenangan nya bersama si pemuda Hyuuga.
"Na, kau lihat bunga ini," ucap Neji meminta kefokusan Naruto saat tangannya bergerak naik, menunjukkan sebuah bunga kecil yang nampak biasa saja. Lima kelopak merah muda dengan tengah berwarna kuning dan daun kecil nya yang nampak hijau cerah. Kecil.
"Kenapa, Yang?" tanya Naruto mengalihkan pandangan, lalu menatap bunga di tangan sang kekasih yang ditunjukkan.
"Hm, bunganya tidak ada yang lebih bagus?? Ini sih kecil sekali."
"Hei!! Jangan lihat kecil atau bagus jeleknya, Na!! Kecil-kecil begini, ini adalah bunga yang spesial, tau!!" seru Neji tak terima.
"Hmm? Apa spesialnya?? Masih lebih bagus bunga mawar," tukas Naruto, tatapan nya memperhatikan bunga berwarna merah muda tersebut.
"Diam kau pirang!!" ketus pemuda itu kesal, tak suka bunga kesayangannya dibanding-bandingkan.
"Oke aku, aku salah, aku minta maaf, sayang," Naruto lebih baik segera mengalah, pacar nya itu kalau sudah marah, bisa-bisa dia dibuat pingsan dengan pukulan delapan tigram nya.
"Nah, jadi mau memberitahu aku tentang spesialnya bunga ini??"
"Tentu saja," Neji tersenyum kecil, mengelus bunga itu lembut seakan benda paling rapuh di dunia, "aku yakin setelah kau tau apa alasan nya, kau akan melihat bunga ini dengan cara yang berbeda. Dia indah, Na. Bahkan lebih indah dari bunga-bunga apapun di dunia. Makna bunga ini terlampau cantik. Dan yang bisa mengalahkan nya, mungkin hanya satu bunga yang lain."
"Oh ya, bunga kecil ini sehebat itu? Lalu bunga apa yang bisa mengalahkan nya?"
"Aish, bentar lah. Tak sabar sekali. Yang ini saja kau belum tau artinya," gerutu Neji, "bunga ini dulu yang akan ku jelaskan."
"Baik baik, jadi coba jelaskan, akan aku dengarkan dengan khidmat, kok," ucap Naruto seraya terkekeh.
Pemuda pirang itu mengubah posisi yang sebelumnya duduk di samping sang kekasih, jadi berbaring tiduran dengan berbantalkan paha pemuda itu.
Jemari Neji bergerak mengusap pelan wajah Naruto, kembali tersenyum. Naruto sendiri asyik memandangi senyum Neji, yang jarang terlihat jika bukan bersamanya, senyum indah dan tulus yang selalu bisa membuat Naruto terpaku.
"Namanya adalah bunga forget me not."
"Forget me not? Aneh sekali namanya. Masa bunga minta jangan dilupakan?"
Naruto heran saat mendengar nama bunga itu. Maklum saja, dia bukan pecinta bebungaan, kalau ke toko bunga Inoichi saja dia hanya beli bunga sesuai saran, dan setiap Ino menjelaskan makna bunga dia malas mendengarkan.
"Kau tau kenapa bunganya bernama seperti itu, Na?"
Naruto menggeleng, jangankan jawaban dari pertanyaan Neji itu, bahkan nama bunga nya juga dia baru mendengar.
"Dia memiliki kisah sendiri, Na. Bunga ini melambangkan ketulusan, cinta mendalam yang tak akan lekang oleh waktu ataupun zaman, cinta sejati, kesetiaan, penghormatan, dan loyalitas."
"Coba cerita kan padaku bagaimana kisahnya, sayang. Aku ingin tau cerita nya."
Mata Neji memicing, "kau akan mendengar cerita nya? Nanti aku sedang cerita panjang lebar malah ditinggal tidur, lagi. Mana tidur mu seperti orang mati."
"Tidak lah, aku tidak akan tidur."
"Oke, dengarkan baik-baik."
Bunga ini tumbuh di daratan Eropa, Asia, Afrika dan Australia. Di balik ukurannya yang mungil, bunga yang memiliki nama Latin Myosotis sylvatica ini sering dijadikan lambang kesetiaan.
Psst, bunga ini termasuk bunga favorit Lin😍
Kisah dibalik bunga kecil dengan sejuta makna ini.
Ada sebuah cerita, tentang dua orang pengembara yang statusnya adalah sepasang suami istri, mereka saling mencintai, cinta yang tak lekang oleh zaman. Di suatu waktu saat keduanya sedang menyusuri sebuah sungai besar dalam perjalanan, si istri melihat bunga kecil yang nampak menarik perhatian dan minat nya. Bunga kecil yang hidup subur diantara semak-semak, dikelilingi bermacam serangga mungil dan kupu-kupu berbagai warna. Si istri yang kepalang terpesona dengan bunga mini tersebut, hendak mengambil bunga itu dengan tangannya sendiri, tapi di larang oleh sang suami karena takut si istri terluka. Akhirnya si istri meminta suaminya agar mengambilkan bunga itu untuknya. Sebagai seorang suami baik hati yang sangat mencintai istri nya, tentu saja dia menurut, beranjak mengambil bunga itu. Tapi saat akan mengambil bunga itu, dia tergelincir lalu jatuh ke sungai. Sebelum benar-benar terbawa arus sebab sungai itu memang mempunyai arus yang sangat deras, si suami melempar bunga itu pada istri nya, sambil berteriak 'Forget Me Not!'.
Karena itulah, bunga ini akhirnya dikenal dengan nama forget me not yang melambangkan rasa setia seseorang kepada pasangan nya. Bunga yang melambangkan harapan agar eksistensi nya tidak akan pernah terlupakan oleh sang kekasih yang sangat dicintai.
Naruto terdiam mendengar cerita itu. Cukup klasik, tapi sungguh menyentuh.
"Lalu, yang katamu bisa mengalahkan bunga itu, apa?"
"Edelweis, bunga itu melambangkan sebuah cinta abadi yang akan dibawa hingga mati. Bunga yang kata orang kalau seseorang memberikan nya pada pasangan, itu artinya dia siap mencintai pasangan nya tanpa terganti."
"Kalau begitu, aku ingin memberikan mu bunga edelweis itu. Kau tau, aku tak akan pernah mau menggantikan mu dengan siapapun."
"Aku akan sangat menerima nya," Neji kembali tersenyum tulus, "tapi aku akan lebih senang jika kau mengingatku dalam bunga ini. Forget me not, jangan pernah melupakan ku, bahkan hingga kita mati nanti. Aku ingin nya, kau melambangkan edelweis nanti untuk ku, saat kita sudah menikah. Karena pernikahan adalah jembatan akhir dari rasa yang berbeda."
"Menikah, ya. Tenang saja, sebentar lagi kita akan segera menikah, kan."
"Ya, aku mengharapkan nya."
"Kesetiaan adalah segalanya dalam sebuah hubungan, kan," sahut Naruto sambil menyeringai, mengambil satu kata dari perlambangan bunga kecil di tangan sang kekasih.
"Ya, tentu saja. Oh, jangan lupa tambahkan komunikasi. Kita tidak akan pernah bisa memiliki hubungan sehat jika komunikasi terputus atau terhambat. Akan banyak spekulasi negatif yang terjadi."
#.......#
Vote and comment please
KAMU SEDANG MEMBACA
Please, Stay With Me
FanfictionSelepas perang dunia Shinobi yang keempat selesai, Naruto kehilangan seseorang yang sangat berharga baginya. Hyuuga Neji. Tidak ada yang mengetahui, kalau sebenarnya dia dan Neji memiliki sebuah hubungan yang lebih tinggi dari sekadar teman belaka...
