Ps....
Ini hanya karangan semata, alur dari anime asli nya hanya secuil...
Characters yang ada itu milik Mr. Masashi Kishimoto.
Dibuat untuk mengisi kegabutan, apalagi terlalu banyak membaca fanfic Naruto Sasuke..
So, let's reading...
#................#
"Kalau kau lupa, dia yang membunuh salah satu tetua desa, Shimura Danzo, Naruto!!"
"Dan kalau kalian lupa, Danzo menimbulkan lebih banyak kerusakan untuk Konoha!!" Sentak Naruto emosi.
"Jaga ucapan mu, Jinchuuriki kyuubi!!" Desis Koharu.
"Oh, apa yang harus ku jaga?! Soal Danzo yang menjadi dalang kehancuran Uchiha? Danzo yang menyebarkan rumor jinchuuriki ku pada warga lewat Root nya? Mau ku sebut satu persatu?!"
"Bagaimana pun juga, Uchiha itu sudah membuat banyak kerusakan pada desa. Dia sudah menghina para Hokage terdahulu, menghina dewan desa sesuka hati, membunuh banyak orang, dia tidak bisa lepas dari hukuman," ucap salah satu dewan yang mendukung kedua tetua.
"Dan sebagai seorang yang ikut melawan entitas yang menyebabkan kehancuran dunia ninja, dia bisa lepas dari hukuman itu! Bahkan para Kage bisa dengan rela melepaskan nya dari hukuman. Siapa kalian masih berani menghukum seorang pahlawan dunia?!" Naruto kembali melawan.
"Tanpa Sasuke, kalian semua yang ada disini sudah mati dihabisi Kaguya Ōtsutsuki!"
"Hukuman tetap hukuman. Apa yang dia lakukan, itu yang akan dia tuai."
"Kalau begitu, bukankah artinya saya bisa menghukum beberapa dari kalian?!"
"Apa maksud mu?!"
"Perlu ku ingatkan siapa yang pernah membawa penduduk desa untuk mencoba membunuh ku di masa kecil ku? Masih terekam jelas di ingatan ku siapa orang itu," sahut Naruto dengan seringai miring nya.
"Tetap saja dia adalah pemberontak desa!"
"Ya, itu benar. Dia bisa memberontak lagi kapan saja."
"Tapi dia sudah berubah!! Dia tidak akan melakukan hal itu lagi!" Kesal Naruto.
"Apa jaminan yang kau berikan, Uzumaki Naruto?! Apa jaminan nya dia sudah benar-benar berubah?!"
"KAMI SUDAH BERBICARA DENGAN BENAR! DIA TIDAK AKAN MEMBELOT LAGI!" Seru Naruto semakin emosi.
"Sebentar," Inoichi menginterupsi, "saya punya usulan lain yang lebih baik bagi semua orang."
Naruto menoleh, menatap kepala klan Yamanaka itu dengan tatapan berharap. Dan saat tatapan keduanya bertemu, Inoichi memberi sebuah senyum singkat pada Naruto. Senyum singkat yang sedikit nya bisa memberi harapan. Bagaimana pun juga, dia dan Inoichi kerapkali bicara, karena Inoichi dan Shikaku adalah rekan, dan sering dia mengobrol bersama dua kepala klan itu.
"Apa itu, Yamanaka-san?" Tanya seorang dewan yang bersikap netral.
"Begini, inti dari hukuman ini bukan kah untuk mencegah Uchiha terakhir itu kembali membuat kekacauan?"
"Ya, itu benar."
"Jika kalian lupa, orang yang ada di tengah-tengah kita itu adalah orang yang bisa mengimbangi kekuatan Uchiha Sasuke. Dan dia bisa menjadi kunci dari masalah ini."
"Apa maksud mu, Inoichi?! Kau berniat membebaskan penghianat itu?!" Teriak Homura tak terima.
"Ya. Tapi dengan jaminan Uzumaki Naruto sendiri."
Kening Naruto berkerut bingung. Apa maksud nya?
Nara muda yang bisa langsung membaca maksud kepala klan Yamanaka itu, melebarkan mata terkejut.
"Apa yang anda maksud, Yamanaka-san?"
"Saya mengusulkan pernikahan untuk mengikat kedua orang itu. Dengan begitu, Uchiha Sasuke akan benar-benar menjadi tanggung jawab Uzumaki Naruto. Dan jika suatu hari nanti dia memberontak kembali, bukan hanya dia yang dihukum, tapi Naruto juga. Bukan kah Naruto yang mengatakan kalau Uchiha itu tidak akan kembali memberontak? Jika pemberontakan Uchiha Sasuke kembali terjadi, Naruto juga akan mendapat hukuman yang sama," jelas Inoichi panjang lebar.
"Apa maksud mu dengan menikahkan mereka?! Bagaimana dengan garis Uzumaki yang akan terhenti?!"
"Bukan ranah kalian menentukan garis keturunan seseorang. Lagipula saya tidak berkata kalau Uzumaki Naruto tidak diperbolehkan memiliki istri lain. Dia bisa mendapatkan nya selama dia ingin, pernikahan dengan Uchiha Sasuke hanya untuk jaminan. Adapun masa depan nya, itu tergantung mereka. Dan jika soal batas keturunan, itu hak nya. Kalian tidak bisa memaksa."
Kali ini Naruto juga ikut melebarkan mata. Terkejut dengan saran dari ayah si gadis pirang.
"Saya menolak usul itu!" Seru Naruto.
Bagaimana dia bisa menikah dengan Sasuke, kalau dia saja bahkan masih sangat mencintai Neji?
"Lihat! Dia menolak. Artinya dia juga ragu kalau Uchiha sialan itu tidak akan memberontak lagi!" Seru Homura.
"Bukan itu masalah nya, sialan!!" Desis Naruto emosi.
"Itu artinya, tiga hukuman sebelum nya lah yang berlaku!"
"Ya, itu benar!"
Kakashi yang sejak tadi memperhatikan, akhirnya kembali angkat bicara.
"Uzumaki Naruto, pilihan tentang Uchiha Sasuke ada di tangan mu. Pernikahan, penyegelan chakra dengan penjara seumur hidup, eksekusi mati, atau penyiksaan hingga akhir. Bagaimana para dewan?"
"Ya, seperti nya itu bisa digunakan."
Pada akhirnya, para dewan setuju dengan salah satu empat hukuman itu. Homura dan Koharu yang bersikeras untuk hukuman hebat bagi Sasuke kekurangan suara.
"Bagaimana bisa kau menentukan seperti itu, Kakashi Sensei?! Dia murid mu!!"
"Aku tau, tapi tugas ku disini sebagai Hokage, dan melihat pendapat para dewan, salah satu dari empat pilihan itu yang harus terjadi. Semua tergantung dirimu, Naruto."
Naruto mengepalkan tangan dengan erat. Apa yang harus dia pilih?
Apa cara menyelamatkan Sasuke hanya dengan menikahi nya?? Bagaimana dengan Neji?? Walaupun Neji sudah mati, perasaan Naruto masih sama untuk nya.
Tapi--
Jika Naruto tidak memilih itu, hanya kematian yang akan didapat Sasuke.
Jika memilih pernikahan, hati nya yang akan hancur lebih jauh karena mengkhianati sang kekasih.
Ya Tuhan, apa yang harus dia pilih??
#.......#
Vote and comment please 💗
KAMU SEDANG MEMBACA
Please, Stay With Me
Fiksi PenggemarSelepas perang dunia Shinobi yang keempat selesai, Naruto kehilangan seseorang yang sangat berharga baginya. Hyuuga Neji. Tidak ada yang mengetahui, kalau sebenarnya dia dan Neji memiliki sebuah hubungan yang lebih tinggi dari sekadar teman belaka...
