#2 Extra Part : Babak Baru di Jepang

502 27 14
                                        

Guys, buat yang udah baca Komplek Akinda dan bertanya-tanya kenapa Wisnu yang kalem dan pendiam itu mendadak jadi aneh dan takut banget kehilangan istrinya, silahkan baca extra part ini ya. Hahaha you will know 'dosa besar' si Papah di part ini. Selamat membaca. <3

****************************************************

Malam menunjukan pukul 10 lewat 30 menit, kini Wisnu sedang duduk di pinggir tempat tidur dengan perasaan yang tidak tenang. Setelah selesai mandi tadi ia sudah duduk di tempat ini dan kakinya tidak bisa berhenti bergerak. Ia gelisah apalagi saat mendengar suara air keran di kamar mandi yang baru saja dimatikan. Itu menandakan seseorang di dalam sana telah selasai mandi dan sebentar lagi akan keluar.

Ceklek.

Pintu kamar mandi terbuka dan seorang wanita keluar darisana dalam balutan kimono mandinya yang berwarna putih. Rambutnya digulung dengan handuk satu lagi. Wanita itu lalu tersenyum ke arah Wisnu yang kini tengah menatapnya tanpa berkedip sedikitpun.

"Biasa aja dong ngeliatinnya" ujar wanita itu tersipu malu. Ia lalu membuka kopernya dan mengeluarkan sepasang baju piyama. Tanpa canggung ia melepaskan kimono yang sedaritadi membalut tubuhnya tersebut dan tingkahnya itu membuat Wisnu langsung mengalihkan pandangannya. Kaki Wisnu semakin gemetaran, ia tidak mempersiapkan dirinya untuk melihat pemandangan tersebut secepat ini.

Walaupun kini statusnya adalah suami dari perempuan itu yang tidak lain tidak bukan adalah Fina, tetap saja Wisnu merasa canggung tiba-tiba dihadapkan dengan situasi ini. Semua ilmu yang sudah ia dapatkan dari senior-seniornya seperti Syahrez, Ochi bahkan Malik sekalipun langsung mental. Ia tak bisa melakukan apapun sekarang. Sekujur badannya kaku tak berdaya, nafasnya pun terasa pendek seperti ada yang menghalangi kerongkongannya saat ini.

Setelah selesai mengenakan baju piyamanya, Fina kembali ke kamar mandi untuk mengeringkan rambutnya dan karena itu Wisnu bisa kembali bernafas lega. Huah, ia tidak menyangka pengalaman malam pertamanya akan secanggung ini. Kok Syahrez sama Ochi bilangnya seru ya? Seru apanya sih? ini jantung Wisnu udah mau copot daritadi.

"Sayang..." Fina menghampiri Wisnu dengan riang, sementara lelaki yang baru saja jadi suaminya itu kembali menegang di posisinya.

"udah makan belum?" tanya Fina lagi lalu duduk tepat di sebelah Wisnu.

Wisnu mengangguk pelan, "u---udah. Hehe" jawabnya canggung, ia buru-buru memperbaiki letak kacamatanya yang tiba-tiba melorot sampai ke hidungnya.

"ohhh" bibir Fina mengatup

"yaudah, sekarang mau ngapain?" tanyanya kini menatap Wisnu dengan sumringah.

Mampus. Jakun Wisnu malah naik turun sendiri mendengar pertanyaan tersebut. kira-kira pengantin baru jam segini ngapain ya? Nggak mungkin nyusun lego kan ya?

"ehehe.. kira-kira ngapain ya?" ucapnya salah tingkah. Gengsi banget mau ngajak duluan....

"hmmm"

"kamu mau aku pijetin? Tadi katanya pegel-pegel?" tawar Fina setelah berpikir sejenak mau ngapain lagi sama suaminya ini. Sebagai perempuan, ia hanya bisa menunggu Wisnu yang gerak duluan. Nyalinya nggak sebesar itu tiba-tiba melucuti pakaian suaminya. Walaupun anak-anak kosan bilangnya mereka couple mupeng tapi sebenarnya nyali mereka sama-sama payah. Kalau udah SAH malah bingung mulainya darimana. Kemaren waktu pacaran kok lancar aja ya? Eh.

"eh? Nggak usah. Nggak usah, Fin. Aku nggak papa kok" tolak Wisnu langsung. Bisa gila dia kalau disentuh Fina duluan. Duduk sebelahan begini saja Wisnu udah senewen. Rasanya mules mau boker tapi pasti nanti kalau udah di kloset, nggak ada yang keluar selain angin....

Kos AkindaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang