Ternyata upaya anak-anak Akinda untuk mendukung Wisnu dan kekasihnya itu membuahkan hasil yang manis. Nggak sia-sia Ochi, Booby, Dino, Dika dan Malik bersorak-sorak sepanjang pertandingan, Wisnu dan Fina akhirnya tampil sebagai juara. Mereka berhasil menyapu 3 set langsung dengan skor, 3 – 1, 4 – 2, 5 – 3 untuk kemenangan calon pasutri ini. Tapi sebenarnya menurut Syahrez yang lebih dulu nyemplung di dunia pertenisan, bukan Wisnu dan Fina yang jago. Lawannya aja yang bloon. Si babeh memang sulit memuji hasil jerih payah salah satu anaknya ini.
"Wisnu!" panggil seseorang dari sebrang lapangan. Wisnu sendiri masih hanyut dalam euphoria kemenangan bersama kekasih hatinya tersebut.
"Wisnu!" panggilnya lebih kencang sambil berlari kecil menghampiri pria itu.
Wisnu yang suka tiba-tiba budek itu akhirnya ngeh dan menoleh ke orang tersebut.
"KAYLA?!" tanyanya kaget.
Gadis itu tersenyum sumringah menatap Wisnu sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Wisnu langsung menjabat tangannya Kayla.
"long time no see!" kata gadis itu lagi
"iya! Udah lama banget nggak ketemu, Kay. Kamu apa kabar?" tanya Wisnu antusias
"aku baik, Nu. Kayaknya kita terakhir ketemu pas kamu resign kali ya?"
Wisnunya ngangguk aja. Dia juga nggak inget sebenernya kapan terakhir kali ia bertemu Kayla. Rekan sekantornya di Pertasana dulu.
"aku main di lapangan sebelah, Nu. Kaget banget pas liat kamu tadi hahaha. Seorang Wisnu Dhanurendra main tenis? Udah gila dunia! Hahahaha"
"Hahahahaha" Wisnu ikutan ketawa. Memang nggak ada orang yang kenal dekat sama Wisnu bakal percaya dia mau ikutan turnamen tenis kayak gini.
Sebenarnya Wisnu ikutan turnamen ini agar kekasihnya tidak dipasangkan dengan Mahendra. Teman sekolahnya Fina dulu yang kata Malik pernah dekat dengan Fina dulu. Wisnu sendiri nggak bakal membiarkan hal itu terjadi. Makanya dia susah payah, melawan semua kemagerannya untuk latihan tenis dan akhirnya Wisnu memetik hasilnya sekarang. Dia jadi pemenang untuk tim ganda campuran mewakili kantornya.
"kamu sekarang dimana Kay? Masih di Pertasana? Eh enggak kan ya? Last time I checked on linked in, you already moved?" tanya Wisnu basa-basi
"yes hahahaha, aku di Bein sekarang Nu. Hahahaha your rival too! Plis jangan cuma nganggep Mkenzie yang rival kamu hahaha"
"ohhh hahahahaha"
"okay, rival hahaha" Wisnu ketawa lagi.
Wisnu dulu cukup akrab dengan Kayla. Mereka kebetulan bertugas di divisi yang sama dan sering satu tim untuk ngerjain proyek-proyek dari kantor. Miriplah dengan kedekatannya sama Alea. Bedanya Alea baper, si Kayla ini kayaknya enggak. Ya semoga saja tidak.
"nice jersey btw Nu. That blue color suits you well" puji Kayla melihat penampilan Wisnu hari ini keren banget.
Selain mainnya jago, ya untuk ukuran seorang Wisnu ini udah bisa banget dikategorikan jago. Wisnu hari ini juga tampil mempesona dengan outfit jerseynya yang berwarna biru muda ini. Headband yang dikenakannya juga memperkuat pesona Wisnu sebagai seorang petenis handal. Padahal ya....
"hahahaha Thank you, Kay! Someone is insisted that I should wear this color" siapa lagi yang maksa Wisnu mengenakan baju diluar warna kebiasaannya kalo bukan kekasihnya. Fina sendiri sedang sibuk berfoto-foto dengan teman-temanya di lapangan. Anak-anak Boston Hills langsung rusuh menghampiri mereka ke lapangan setelah berhasil memenangkan pertandingan terakhir ini.
"oh iya? Hahahaha siapa Nu? Kamu punya pacar?" tanya Kayla yang terlihat cukup terkejut.
Wisnu mengangguk sambil senyum-senyum nggak jelas. "doain ya Kay haha"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kos Akinda
FanfictionKos Akinda bukan sekadar tempat tinggal, ini adalah arena kehidupan yang penuh kejutan. Bayangkan tiga belas pria dewasa dengan karakter, latar belakang dan drama masing-masing, dipaksa berbagi atap yang sama. Ada yang sibuk mengejar cinta, ada yang...
