32. Say No To Mantan

1.1K 102 11
                                        

"kalo misalnya lo punya cewek kayak Milea bakal lo pamerin nggak?" tanya Ochi ke Dino dengan serius. Keduanya sedang asik menonton film Dilan di netplix ruang TV Akinda.

"Enggak"

Ochi melotot ke adik sepupunya ini, "songong banget lo! masa punya cewek kayak Milea nggak mau dipamerin?!" tanyanya tak senang

"emang nggak mau, soalnya Milea juga bukan tipe gue bang" jawab Dino serius

Ochi mengusap wajahnya malas, serius banget si Bontot ini menjawab pertanyaan random Abangnya.

"KAN GUE BILANG 'KALO'!!! Ngayal Din! Ngayal! Serius amet idup lo" Ochi jadi ngomel-ngomel nggak jelas

"nggak suka ngayal Bang, hadepin aja deh dunia nyata"

"Capek ya gue, Din!" Ochi mendadak kehabisan energi untuk merespon Dino. Moodnya langsung berantakan dan jadi malas untuk melanjutkan tontonan ini. Sementara Dino hanya terkekeh dan tetap lanjut nonton. Lagi seru soalnya. 

"perasaan yang sering nonton disini banyak deh, tapi kok cuma ni jurig bedua ya kalo nonton berisik banget?" Booby yang lagi ngunyah kacang telur ikutan komen.

"iya, heran gue. Kemaren nonton pengabdi setan juga disini berisik banget" Babeh menimpali

Ochi sama Dino yang mendapat protes dari yang lain langsung manyun berjamaah dan balik fokus ke TV. Walaupun lagi nggak mood, tapi Ochi akhirnya kembali memasang tampang serius menonton adegan demi adegan film tersebut.

Karena besok tanggal merah, penghuni Akinda keluar dari sarangnya. Kemana lagi nongkrongnya kalau bukan di basecamp. Walaupun kali ini nggak ada sedekahan dari Joshua, Syahrez atau Willy mereka tetap menikmati malam jum'at yang syahdu di ruang TV tercinta. Terlalu lelah untuk jalan-jalan keluar.

"ngomongin soal Milea, si Dilan ini aslinya nggak nikah kan ya sama Mileak?" tanya Juna membuka topik baru

"emangnya ini cerita asli bang?" Hao yang dari dulu nggak tertarik sama film-film romantis, mendadak jadi penasaran. 

"iya, katanya gitu" selaku pemegang KTP Bandung, Dika yang duluan menyahut. Mengingat TKP dari film ini memang di Bandung, sudah seharusnya orang Bandung duluan yang buka suara.

"lo pada pernah punya pacar kayak Milea nggak jaman SMA?" tanya Juna lagi

"wihhh seru nih seru, jaman SMA kita kan belum saling kenal" Malik jadi antusias membahas topik tentang mantan. Kalo Malik yang cerita pasti banyak contohnya, kan mantannya banyak.

"maksud lo yang kayak Milea?mukanya?" Johan pura-pura lugu

Juna melongos, "kagak! Yang sifatnya gitu lho bang. Anak baek-baek tapi elunya trouble maker"

"gue anak baik-baik..." tolak Johan yang nggak merasa mirip sama Dilan. Maksudnya selama SMA dia bukan anak geng motor

"serah lo deh" Juna gampang menyerah urusan debat nggak penting gini

"Jaman SMA, cewek lu ada berapa Lik?" sekarang gantian, Dika yang kepo. Kali ini masih ngomongin soal mantan

"satu lah, nggak pernah ada sejarahnya pacar gue dua" meskipun terlahir dengan wajah tampan dan sekarang punya badan atletis, Malik merasa nggak pernah menduakan kekasihnya. Cuma ya gonta-ganti aja. Pasang dua no, gonta-ganti yes. 

"Mantannya?"tanya si Babeh sinis

Malik langsung nyengir, "5 ada kali ya hehehe"

"hadehhhh" mereka semua menghela napas panjang. Bisa berharap apa dari seorang Malik Kafi Atmajaya seorang Don Juan yang sudah terkenal seantero jagat? cielah.

Kos AkindaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang