ARKANZA || 09

3.3K 178 7
                                        

Jangan lupa vote dan komen nya yaa 🤎

.
.
.

"Arkanza, ini ponsel untuk kalian berdua"
Atalaric memberikan masing-masing ponsel untuk
kedua putra kembar nya agar mempermudah komunikasi.
selain mempermudah komunikasi, Atalaric juga memasang
GPS di kedua ponsel itu.

Arkan dan Kanza saling bertukar pandang
satu sama lain dengan senyuman lebar. untuk
pertama kalinya mereka bisa mendapatkan ponsel
sebagus ini. "ini seriusan kita dapet handphone?" tanya
Kanza memastikan, diangguki Atalaric.

"Ya, ponsel itu untuk kalian berdua dan ada
satu hal lagi yang ingin daddy sampaikan pada
kalian terkait sekolah" ucap Atalaric menambahkan
apa yang ingin dia sampaikan pada kedua anak kembar
nya, mengundang raut bertanya dari Arkanza.

"Apa itu daddy?" tanya Arkan penasaran.

"Mulai hari senin kalian akan pindah ke
sekolah baru, tempat dimana kakak mu Navarro
bersekolah di sana. untuk semua perlengkapan sekolah
dan seragam nya akan diurus oleh Carlos. jadi kalian hanya
perlu menunggu."

"Bukan hanya itu, setiap hari kalian akan
selalu diantar jemput oleh bodyguard moonstone
dan selama di sekolah, kalian harus menghabiskan
waktu jam makan siang bersama kakak kalian, Navarro.
mengerti?" Arkan dan Kanza reflek melirik ke arah kakak
mereka yang sedang tersenyum sembari berduduk santai.

"Aishh, baru ngedenger nya aja gue udah mulai
ngerasa bosen" batin Kanza mencibir kalimat terakhir
dari Atalaric.

Kalau Kanza sedikit tidak terima dengan
ucapan Atalaric di akhir, maka lain halnya dengan
Arkan yang malah tersenyum senang seraya mengangguk
setuju. "oke daddy, kita ngerti ko!" balasnya semangat.

"Kita? lo aja kali" sinis Kanza pelan.

"Ck, Kanza gak boleh ngomong kaya gitu! dosa
tau!" tegur Arkan menatap adiknya garang. tapi
bukannya terlihat seram, anak itu malah terlihat
menggemaskan.

"Nyenyenye" Atalaric dan Navarro hanya bisa
menggeleng-geleng kecil mendengar serta melihat
perdebatan kedua bocah kembar itu. sepertinya sehari
tanpa bertengkar akan sangat sulit untuk keduanya. Kanza
si pencari masalah sedangkan Arkan yang suka memberikan
teguran pada sang kembaran.

"Ah ya, daddy hampir lupa mengatakan
kalau di ponsel kalian sudah ada nomor daddy
dan para kakak kalian yang lain. jadi kalau kalian
membutuhkan apapun, kalian bisa menghubungi kami
dengan ponsel itu dan jangan pernah berikan nomor ponsel
kalian ke orang lain" ucap Atalaric memberi tau.

"Oke, daddy!" balas Arkan menanggapi.
sedangkan Kanza hanya manggut-manggut saja.

-🐉-

"Kanza?" suara lembut Arkan terdengar jelas
di indera pendengaran milik Kanza sehingga si empu
menyahut meski hanya deheman singkat.

"Hm?" sahut Kanza sibuk mengotak-atik ponsel
nya yang baru saja dibelikan Atalaric.

"Kanza, sekarang Arkan ngerasa bersyukur dan
beruntung banget deh bisa dipertemukan sama daddy
Atalaric. Arkan gak nyangka kalau ternyata dia itu baik
banget sama kita sampai-sampai daddy rela ngelakuin segala
cara demi bisa membahagiakan kita"

TWINS || ARKANZACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang