~ SELAMAT MALAM, SELAMAT MEMBACA ~
***
Nyatanya mengubah Jeff bukan perkara yang mudah. Semakin keras Anne berusaha mengubahnya, semakin Anne merasa kesulitan, semakin jauh pula Anne terlempar dalam kubangan kesedihan. Ya, dia akui dirinya egois. Keegoisan itu muncul meluap-luap hingga permukaan saat dirinya menginginkan Jeff melakukan apapun yang dia inginkan, apapun yang dia minta, apapun yang dia perintahkan. Anne menjadi sosok tak tahu diri dan serakah atas sesuatu yang dia namakan kebaikan dalam mencintai, dia lupa bahwa yang selama ini yang dia lakukan adalah memberi makan egonya sendiri hingga lupa bagaimana caranya untuk berhenti. Anne lupa Jeff adalah manusia biasa yang baru saja menemukan jalan lurus, menemukan sedikit cahayanya didalam labirin kehidupan gelapnya. Anne juga melupakan satu hal, bahwa dalam sebuah hubungan tak bisa menuntut pasangan untuk melulu menjadi seperti yang kita inginkan sebab jika kita selalu mendikte pasangan sesuai dengan keinginan kita maka disana belumlah terletak cinta, Jeff tidak akan selamanya mampu untuk memenuhi harapan-harapan Anne.
Seharusnya Anne bisa mengendalikan diri dengan tidak melakukan semuanya sesuai keinginan hatinya saja. Mungkin saja Jeff memiliki alasan mengapa dia belum menceritakan mengenai semua ini, sama seperti halnya mengapa dia menyembunyikan Ibunya dan menganggap Ayahnya telah mati. Mengingat Jeff adalah orang yang terhitung sangat cepat berubah, Anne tersenyum bangga, tapi Anne melakukan semua ini untuk dirinya sendiri, Terkadang penekatan dan kesan terburu-buru itu terlalu diperlihatkan oleh Anne dalam membangun hubungan ini.
Menerima apa yang telah digariskan Tuhan memang hal terbaik diantara yang baik. Apa mungkin Anne terlalu menekan Jeff untuk menjadi apa yang dia ekspektasikan? Menjadi idaman sesuai yang terjadi dalam bayangan-bayangannya? Tanpa dia sadari bahwa ... saat dia merubah banyak sisi Jeff itu berarti dia belum mencintai Jeff sepenuhnya.
"I don't have a reason to explain that I don't love you, Jeff. I already love you so much!"
Tidak! Anne begitu mencintai pria yang kini menjadi pendampingnya. Bukan maksud Anne mendikte semua sifat, kebiasaan, segi fisik ataupun penampilan Jeff, tapi ada beberapa hal yang menurut Anne perlu dirubah. Seperti kebiasaannya yang telah Anne ketahui ... merokok, minum setiap malam, berjudi, dan hal yang paling menyakitkan bagi Anne adalah ... Jeff mengonsumsi obat-obatan terlarang.
Tak peduli berapa kali Jafar menjelaskan bahwa kebiasaan satu itu telah berhasil dihentikan secara alamiah setelah Jeff menikah, tapi fakta itu tetap mengganggunya.
Anne, kau tidak sedang hidup di Negri dongeng, yang peran pangerannya diciptakan berdasarkan karangan manusia! Seiring berjalannya waktu Jeff juga akan memenuhi ekspektasi itu jika dia mengerti menganai apa yang baik dan apa yang tidak baik. Jeff hanya tidak tau saja mengenai benar ataupun buruk.
Lalu bagaimana sekarang keadaan Jeff tanpa Nahkoda? Apa tersesat ataukan sudah terjungkal dalam lautan tak terdeteksi?
"I'm sorry, i love you!"
Bukankah kalimat itu mereka ucapkan tanpa perlu saling berjauhan seperti ini? Kapanpun kau sharusnya meminta maaf pada pasanganmu, maka lakukanlah ... jangan menunda-nundanya. Kapanpun kau seharusnya memeluk erat pasanganmu, maka lakukanlah ... jangan menunda-nundanya.
Tak salah, Anne, ingin membawa dia kejalan yang lebih baik, tapi Jeff adalah laki-laki dewasa yang tak terdidik secara benar. Dia tak mengerti cinta-mencintai, kasih-mengasihi, saling menyayangi, benar atau buruk. Segala bentuk keburukan didunia ini diajarkan dengan tak bertanggung jawab oleh satu orang kepada Jeffnya, maka terbentuklah manusia seperti Jeff dengan sifat seperti monster. Bahkan yang Jeff kecil lihat hanyalah kekerasan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Savior Girl
RomantikMenikah dengan Jeffrey Hill Desimone adalah sebuah pilihan yang berhubungan dengan kelangsungan hidup Ranée Shelva Malik. Ini hanya tentang asmaraloka yang tak sempurna. Tentang peliknya kasih dalam kisah. Tentang sebuah romansa yang mendamba bahagi...
