JUST ENOUGH?!

223 23 3
                                        

~ SELAMAT MEMBACA ~

***

Kalau saja asmaraloka mereka ini dituangkan dalam sebuah cerita, sudah berapa lembar Anne menghabiskan buku untuk menuliskannya, tinta dari sebuah pena menari diatas buku untuk mengisahkan bagaimana Anne yang ketakutan diawal kisah kepada pria dengan perawakan tegap itu, haru biru yang dirasakan keduanya saat kapal mereka diterpa badai dan banyak lagi lembar demi lembar yang mengisahkan tawa didalamnya hingga sampailah pada lembar Dimana Anne tengah membingkai wajahnya dengan kedua telapak tangannya dengan senyum madu saat melihat punggung tegap suaminya sedang sibuk di dapur, dia sedang sibuk dengan peralatan masak yang akhir-akhir ini menjadi salah satu agenda penting baginya.

Anne membangkitkan tubuhnya dari posisi duduknya yang tenang—mendekati suaminya dengan niat baik—membantu, tapi baru saja Anne memegang salah satu peralatan memasak suara tegas dari Jeff membuatnya berdecak kesal.

"Letakan kembali ketempatnya, ikuti perintah suamimu dan duduklah." Katanya tegas dengan sekali tarikan napas.

Menginjak usia kandungan yang ke delapan bulan ini Jeff benar-benar dibuat pusing tujuh keliling oleh Anne dengan segala tingkah anehnya. Jeff yang mudah emosi benar-benar sedang diuji, semoga kesabarannya sedikit bertambah setidaknya sampai putranya terlahir. Terkadang Anne menangis atas sedikit kekeliruan yang terjadi diantara mereka, terkadang Anne memarahi Jeff tanpa alasan, dan kemarin malam dia mogok berbicara hanya karena pudding yang tengah didinginkan dilemari es itu dimakan oleh Jeff, demi Tuhan bahkan pudding itu hanya menyapa tenggorokan Jeff—masih banyak tersisa didalam lemari pendingin, tapi Wanita itu marah sekali hingga berakhir dengan mendiami Jeff selama semalaman penuh.

Anne sedikit menghentakkan kakinya dan duduk kembali dengan tenang. Biasanya mulut itu banyak mengoceh dan melayangkan protes, tapi syukurlah kali ini permintaan Jeff dituruti dengan baik. Sejak awal pertemuan mereka memang Jeff sudah menganggap Wanita yang tengah berbadan dua itu Wanita bodoh yang banyak sekali berbicara omong kosong, tapi sejak hamil kecerewetan itu bertambah dua kali lipat. Rasanya semua ikut dikomentari bahkan yang tak memiliki korelasi ikut dikait-kaitkan.

Segelas susu dengan setumpuk cookie dihidangkan Jeff untuk Anne. "Makanlah yang banyak dan habiskan susunya, ya."

Senyum sumringah itu menyambut makanan yang dihidangkan Jeff diatas meja, selera makannya meningkat drastis dari sebelum-sebelumnya dan Jeff sangat memaklumi itu. Jeff terkadang ingin Anne selalu seperti ini dari pada saat Anne sebelum mengandung, dia memiliki porsi makan yang sedikit dan itu membuat Jeff jengkel sekali, dia sering sekali menyisa-nyisakan makanan, tapi semenjak hamil biasanya Jeff mengajak Anne untuk sekedar makan malam diluar dan setelah sampai di Rumah perut istrinya harus diisi kembali.

"Bagaimana rasanya?" Tanya Jeff sembari menyampirkan helaian rambut Anne kebelakang telinganya.

Tak ada jawaban dari ibu hamil itu, tapi kepalanya mengangguk-angguk seolah berkata 'Ya'. Jeff senang sekali saat melihat cara Anne menghabiskan cookie bertabur chocochips itu dengan lahap.

Anne menarik napasnya menyudahi acara makannya dan bersandar pada sandaran kursi. Anne menghabiskan segelas susu dan tumpukkan cookie yang disiapkan suaminya tanpa tersisa dan tanpa membaginya dengan Jeff. Jeff tersenyum dan berdiri kembali hendak menyimpan piring dan gelas kosong ke washtafel, tapi sebelum itu dia memberikan hadiah ciuman terlebih dahulu didahi sang istri.

"I love you, wife."

"Ya."

Jeff menautkan kedua alisnya melayangkan protes lalu sang pelaku hanya menyengir kuda.

"I love you too, give me kiss again." Katanya sembari mengerucutkan bibir.

Jeff menggelengkan kepalanya pelan, sekarang dia sudah tak malu-malu saat mencium suamianya ataupun memeluk suaminya bahkan saat mereka berada ditempat umum. Jeff memberikan sebuah ciuman dibibir Anne lalu beranjak menyimpan gelas dan piring kotor. Pindah rumah menjadikannya bertambah tugas pula, contohnya membersihkan peralatan makan.

The Savior GirlCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang