~Happy Reading 📖~
"Anjirr serius ini kamar kita guys??" tanya maurel tak percaya melihat ruangan yang berada dihadapan'nya kini sangat luas menurutnya.
"Ya iya'lah bege! Eh tapi gede juga yah, sumpah'dah gue sih betah kalo kaya gini." Salsa ikut-ikutan takjub dengan ruangan tersebut.
"Karna disini kasur'nya ada2.. Jadi satu kasur 2 orang ya?" ucap renata santai.
"Okke!!!" jawab mereka serempak menyepakati apa yang dibilang oleh renata tadi.
"Yaudah, rit lo tidur sama Salsa ya nanti malem." suruh maurel kepada rita.
"Dih apa-apaan lo! Sok ngatur, gue tidur sama rere." ucap Salsa tidak terima menatap maurel garang.
"Emang rere mau tidur sama kudanil kaya lo??" tanya maurel mengejek.
"Cih! Gak sadar, ngaca orang'mah disini yang kudanil'tuh siapa." sindir Salsa tak mau kalah masih menatap'nya garang.
"Bodoamat, intinya rere tidur sama gue nanti malem titik gak pake koma."
"Gak..Gak..Gak!! Rere udah janji tidur sama gue nanti." seru Salsa kesal.
"Emang iya re??" maurel menoleh pada renata yang memfokus'kan pandangan'nya kearah ponsel.
"Hah? Apaan?" tanya'nya balik dengan bingung.
"Kalian kaya gini aja diributin ck! Tanya rere'nya aja deh sekarang, dia mau'nya tidur sama siapa." rita melerai kedua'nya.
"Re lo mau'kan tidur sama gue nanti?" tanya maurel sumringah.
"Jangan mau seranjang sama sidaki! Nanti yang ada kumpul kebo jadi'nya." Salsa menyindir.
"Dari pada sama lo! Nanti yang ada jadi kumpul kudanil deh haha." sindir maurel terbahak dibuat'nya.
"Mana ada kumpul kudanil setan. bego kali!" tukas Salsa melotot tajam.
"Gue gak minta paket kumplit kutil, udah setan bego lagi!" Jawab'nya mencabik "Lo gak tau emang kumpul kudanil gimana?" lanjut'nya bertanya kepada Salsa.
"Engga emang kaya gimana?" geleng'nya polos.
"Yah norak lo gitu aja gak tau! Jadi sikudanil pada kumpul kaya reuni gitu.." ucap maurel seada'nya sambil menyengir.
"Yee sigoblok! Mau gue kubur idup-idup tapi takut dosa, karna masih anak orang.. Gak gue kubur tapi buat apa dia hidup kalo goblok'nya gak ketulungan, hamba bingung ya tuhan harus bagaimana menghadapi teman macam ini." geram Salsa menutup matanya rapat-rapat, menahan emosi'nya yang akan diledakan sekarang juga.
"Udah-udah ko jadi pada ngeributin kumpul kebo sama kumpul kudanil gitu sih! Gak penting banget ck." geleng rita tidak mengerti.
"Pokok'nya rere nanti malem tidur sama gue." ucap Salsa lagi, memancing emosi maurel yang sudah mereda.
"Eh gak bisa.. gak bisa, rere tetep tidur sama gue." geleng maurel kekeuh.
"Mending sekarang kita istirahat aja yuk re, biarin aja mereka adu bacot sampe mulut'nya berbusah." bisik rita terkikik sangat pelan pada renata.
"Iya gue juga cape banget ini, lo tidur sama gue aja'deh.. Gue gak yakin tidur sama mereka, bahaya takut'nya kumpul kebo atau kumpul apalah itu tadi yang mereka omongin gak jelas." jawab renata terkekeh dibuat'nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
RENATA (completed)✔
Novela Juvenil'Perempuan tangguh' -dia berkata. Sikap dingin yang selalu terpancar dalam dirinya, membuat semua orang berfikir bahwa ia adalah gadis angkuh berdarah biru. PADAHAL pada kenyataannya sangat berbanding tebalik, masalah-masalah dalam hidupnya selalu...
