tiga puluh sembilan

11K 1.6K 193
                                        

Shella pernah berjanji bahwa patah hati yang dia alami 2 tahun lalu itu adalah yang terakhir kalinya. Karna seriously, rasanya bener-bener gak enak. Mungkin kalo gak pernah mengalami hal yang sama, orang-orang akan tertawa melihat Shella yang pada saat itu lebih pantas disebut zombie hidup ketimbang manusia. Pandangannya menerawang, susah tidur, dan kalaupun disuruh makan, hanya untuk menyambung hidup.

Shella sama sekali gak nyangka hal itu akan terulang lagi.

Dan yang gak lebih dia sangka lagi, penyebabnya adalah Chanyeol. Jika dulu Shella sama mantannya itu memang pernah menjalani status pacaran secara resmi, beda halnya sama Chanyeol. Dia gak ada hubungan apa-apa dengan Chanyeol, pernikahan palsu itu mungkin resmi secara agama dan negara, tapi didalam hati keduanya, gak lebih dari sekedar mengubah status di KTP.

Lucu gak sih kalo dipikir-pikir? Shella jadi begini gara-gara Chanyeol, yang selama ini dia anggap sebagai musuh dan mengancam kehidupannya, yang selama ini membuat hubungan mereka lebih pantas disebut tom & jerry ketimbang suami istri.

He is someone she least expected to fall for.

Kalo diinget-inget, kenapa bisa ya Shella suka sama Chanyeol?

Ganteng enggak, pinter enggak.

Ah, hati Shella menertawakan otaknya.

Lagi-lagi dia menyangkal. Bahkan pikirannya sendiri saja barusan berbohong. Sudah terlalu lama otak Shella memegang kendali hatinya, kini hati Shella sudah tidak bisa dibohongi.

Shella mengakui bahwa Chanyeol memiliki standar wajah yang diatas rata-rata. Orangnya juga bukan cuman pinter, tapi cerdas. Dia bisa melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu dan mengandalikan situasi dengan baik, kemampuan dia untuk mengajak lawan bicara merasa nyaman juga sudah tidak bisa diragukan lagi, makanya Shella gak heran Chanyeol memiliki relasi dimana-mana.

Tapi bukan itu yang bikin Shella terjatuh, kali ini hatinya tidak menyangkal karna memang demikian. Semua orang yang ketemu Chanyeol juga tau bahwa dia seperti yang Shella sebutkan tadi. Bahkan Shella sudah dapat menyimpulkan hal itu saat mereka pertama kali bertemu.

Satu hal.

Satu hal yang membuat dia suka sama Chanyeol.

Satu hal yang menjadi alasan dia terjatuh. Dan jika orang-orang tanya apa itu, Shella akan menjawab, "Gak tau."

Dia gak tau sampe sekarang apa alasannya. Bahkan mungkin alasan itu sebenarnya gak ada. Karna orang yang jatuh tidak selalu tersandung batu bukan? Bisa saja dia kehilangan reflek untuk berdiri. Jatuh dengan sendirinya, apa adanya, tanpa sebab.

"Shel?"

Suara itu membuat Shella mendongak dari mie ayam yang hanya dia aduk-aduk hingga dingin. Chanyeol dengan makanan yang sama sudah menghabiskan isi mangkuknya.

"Bisa temenin aku ke nikahan Sehun ga ntar malem?"

Shella hanya menatap Chanyeol, dan terbesit sebuah pertanyaan dalam benaknya.

"Kalau engga?"

"Ya...." Pandangannya berjalan untuk menghindari mata Shella. "Aku cari temen yang bisa nemenin."

Temen kamu yang bernama Vania ya, Yeol?

Apa Shella sudah menyebutkan hal ini sebelumnya?

Di saat Shella menyadari perasaannya, telah hadir Vania diantara mereka. Mantan Chanyeol yang super cantik itu.

Chanyeol gak salah sebenarnya, dia berhak untuk bersama Vania. Mereka sudah bicara mengenai hal ini sejak awal bukan? Bahwa pernikahan mereka yang bohong-bohongan ini hanya akan bertahan selama dua tahun dan dalam waktu itu mereka bebas untuk menjalin hubungan dengan siapapun yang mereka mau.

Endline #PCYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang