bonus chapter: guest [private]

7.8K 1.2K 185
                                        

...flashback

"Hah?" Chanyeol bingung dengan suara tangisan bayi yang berasal dari kamar Shella. Dia membuka pintunya, "Shel, itu anak siapa?"

Shella menepuk-nepuk punggung bayi dalam gendongannya, berusaha menenangkannya. "Anak tetangga sebelah, Yeol. Mamanya sakit apa gitu mau dibawa ke IGD, Papanya tiba2 ngebel tadi, minta tolong nitip."

"Oh..." Chanyeol memicingkan mata melihat bayi itu yang gak berhenti menangis. "Kamu gendongnya salah."

Chanyeol menawarkan diri untuk mengendong bayi tersebut. Yang baru diberitahu Shella bernama Lala.

Ajaib.

Saat berada digendongan Chanyeol, Lala langsung terdiam. Dot berantai yang tergantung di bajunya yang sedari tadi teranggurkan karna dia kerap menangis, malah dia cari-cari.

"Langsung anteng, Yeol..." Kata Shella terperangah.

"Jelas," ucap Chanyeol bangga.

Dalam hitungan menit, Lala terlelap dalam pelukan Chanyeol.

"Lucu banget kalo dia tidur," Shella terduduk di ujung ranjang, sementara Chanyeol masih berdiri. "Tadi baru semenit dititipin, langsung nangis."

"Heran sama orang baru kali. Bayi kan gitu, kalo belum terbiasa, nangis dulu."

"Gak juga sebenarnya, kan aku sering ketemu dia sore-sore di taman depan. Mamanya suka bawa jalan-jalan pake stroller."

"Cuma ketemu, Shel. Gak pernah kamu gendong kan?"

"Iya juga sih."

Sambil menepuk-nepuk badan belakang Lala, Chanyeol tertawa kecil. "Kamu gimana sih, bayi dikira orang dewasa. Sekali liat langsung ingat gitu?"

"Coba deh kamu gendong ini."

Shella ikutan berdiri lagi. "Tapi takut.. Ntar dia kebangun, Yeol."

"Engga.. Tangan kamu disini, satunya disini biar nahan berat badannya." Lalu Chanyeol menyerahkannya pada Shella.

"Nah bisa kan?" Ucap Chanyeol tersenyum puas.

"Hehehe,"

"Ssst, jangan terlalu nyaring nyengirnya, ntar si Lala bangun."

Chanyeol terus menarik siku Shella perlahan untuk duduk diujung ranjang disampingnya.

"Btw ini sampe kapan ya kita jaganya.. Mana kayaknya mamanya Lala ini sakit parah banget.." Gerutu Shella.

"Ya udah gapapa kali, Shel. Sekalian buat latihan."

"Latihan apa?" Ucap Shella.

"Ngurus anak."

"Kamu emangnya gak pengen satu?"

Endline #PCYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang