12

5.6K 126 6
                                        

Sasya melangkah malas masuk ke gerbang sekolah, hidup Sasya perlahan kembali berjalan normal, walaupun hanya terlihat normal dari luar. Hubungannya dengan Rava tidak benar-benar kembali seperti dulu, tetapi juga tidak seburuk sebelumnya. Mereka berada di fase yang aneh, tidak sepenuhnya dekat, namun juga tidak benar-benar jauh.

Sesekali Rava masih mengirim pesan menanyakan bagaimana kabarnya, kadang laki-laki itu masih diam-diam meletakkan minuman favorit Sasya di meja kelasnya tanpa nama, meskipun Sasya selalu tahu siapa pelakunya.

Namun di sisi lain, sekarang Rava terlihat semakin sibuk, sangat sibuk, babak penyisihan olimpiade nasional semakin dekat, membuat waktunya hampir sepenuhnya dihabiskan di ruang belajar, perpustakaan, dan ruang bimbingan bersama tim olimpiade sekolah,  dan seperti yang sudah diketahui banyak orang, Gita selalu ada di sebelah Rava sekarang.

Mereka memang satu tim, sekolah hanya mengirim dua perwakilan utama untuk bidang akademik itu, yaitu Rava dan Gita, dua siswa terbaik, dua nama yang selalu dibanding-bandingkan sejak awal masuk sekolah dan kini, kedekatan mereka mulai menjadi bahan pembicaraan baru di sekolah.

Awalnya hanya bisikan kecil di koridor, lalu komentar random di kantin, sampai akhirnya akun gosip anonim sekolah kembali aktif, sebuah unggahan muncul tepat saat jam istirahat kedua, foto pertama menunjukkan Rava dan Gita sedang belajar berdua di perpustakaan, foto kedua memperlihatkan Gita tertidur di meja latihan dan Rava menyampirkan jaketnya ke bahu gadis itu, foto ketiga adalah foto mereka keluar dari mobil yang sama.

Captionnya sederhana, tapi cukup membuat satu sekolah heboh. "Academic power couple? Jujur mereka cocok banget"

Kolom komentar langsung penuh, sebagian mendukung, sebagian menghujat, sebagian lagi hanya menikmati dramanya.

Dan orang pertama yang tertawa paling puas setelah melihat unggahan itu adalah Dani, ia bersandar santai di tiang ring basket sambil memainkan ponselnya, disana juga ada Monica yang berdiri di sebelahnya sambil tersenyum puas.

“Kalau gue yang turun tangan pasti langsung rame.” Kata Monica.

Dani menatap layar ponselnya santai.“Bagus, gue suka berbisnis dengan Lo".

“Lo serius suka sama Sasya?”Monica menaikkan alis.

“Awalnya gue cuma pengen ganggu hidup Rava, tapi...”Dani tersenyum kecil.

“Tapi?”heran Monica

Tatapan Dani perlahan berubah, “Ternyata dia itu bikin gue penasaran.”

“Kasian banget sih Lo kalau nantinya dia tetap pilih Rava.”Monica tertawa kecil.

Dani mematikan layar ponselnya “Makanya gue nggak akan biarin itu terjadi, gue yang harus dipilih Sasya..”

Sementara itu, di kantin sekolah suasana berubah jauh lebih gaduh dari biasanya beberapa siswa sibuk memperlihatkan unggahan akun gosip itu ke teman-temannya. Bisik-bisik memenuhi hampir seluruh sudut ruangan.

Sasya yang baru datang bersama Syifa, Sonya, Fitri, dan Raka langsung merasa ada sesuatu yang aneh, gatapan orang-orang terlalu jelas mengarah padanya, beberapa orang bahkan langsung memalingkan wajah saat Sasya menoleh.

“Ada apa sih?” gumam Sasya pelan.

Sonya yang sejak tadi sibuk dengan ponselnya langsung menutup layar ponselnya terlalu cepat, gerakannya itu justru membuat Sasya curiga.

Angel Heart Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang