Dibalik dinding kaca yang besar,seorang gadis terlihat cantik dan anggun dengan penampilannya,dia terlihat sangat fokus dengan dokumen yang ada didepannya,sampai dia lupa akan kesehatan tubuhnya sendiri demi bekerja.
"Dalam seminggu ini kamu lembur terus ya"kata itu sontak menyadarkan gadis cantik tersebut.
"Ah pak,tidak masalah"kata gadis tersebut.
"Saya menghargai kerja keras kamu Sya"kata pria itu lagi.
Ya gadis itu ialah Sasya.
6 tahun sudah berlalu,sungguh waktu yang sangat singkat, Sasya berhasil menyelesaikan kuliahnya di universitas terbaik,bahkan dia juga sudah berhasil menemukan pekerjaannya.
Sebuah pulpen bergerak diatas kertas putih,yang sedari tadi tidak berhenti bergerak,Sasya terlihat menghela nafasnya dalam.
Sasya melihat keluar,seketika pandangannya dikagetkan dengan pria yang sangat dia rindukan,dengan tergesa-gesa Sasya keluar untuk menemui pria tersebut.
Sasya memperhatikan keselilingnya,tapi dia tak menemukan pria tersebut,"ternyata bukan dia"
Langkahnya kembali dia ayunkan kedalam restoran untuk mengambil tasnya,kemudian Sasya kembali kemobil dan memutuskan untuk pulang.
Jalanan terlihat ramai,banyak pasangan yang memenuhi jalan raya,mereka sibuk merayakan hari Valentine dengan pasangannya,bagi Sasya sendiri,tak ada hari itu dihidupnya.
Ketika hari yang disebut dengan hari valentine ini datang,sasya hanya bisa meredam sebuah sakit yang telah diciptakan oleh seseorang dihatinya,yang membuat sasya sangat benci dengan hari ini.
"Aku bisa mengatasinya"Kata Sasya kemudian melajukan mobilnya kembali menuju rumah.
Pintu apartemen terbuka dengan lebar,yang memperlihatkan kesepian didalamnya,semenjak balik ke Indonesia, Sasya tidak tinggal dengan keluarganya,dia memutuskan untuk hidup mandiri,dan tinggal di apartemen yang dulunya dihadiahkan oleh Gito untuknya.
Sasya merebahkan tubuhnya kekasur,dan memperhatikan langit langit kamarnya.
"Hariku selalu dipenuhi dengan kesepian"kata Sasya dengan memegangi sebuah boneka.
Sasya duduk dari tidurnya,kemudian menatap boneka beruang besar yang telah menemani hidupnya selama ini.
"Aku sangat merindukan papa,mama dan juga kakak,kamu tau itu?"kata Sasya sambil menggoyang-goyangkan bonekanya.
"Ahh membosankan"kata Sasya dengan menghempaskan tubuhnya kekasur.
*-*-*
"Sarapan itu untuk siapa?hmm?udah punya yang baru ya?"
"Bisa nggak sih,sekali aja kamu ga curiga sama aku?"kata wanita itu kemudian duduk disebelah sang pria.
Gadis cantik tersebut terlihat mengeluarkan handphonenya,"Sasya sekarang diindonesia,jadi aku mau ke apartemennya"
"Dia sekarang disini?"tanya seorang pria yang familiar dengan panggilan Raka.
"Sebenarnya sih udah satu minggu,tapi aku baru dapat kabar"ya perempuan yang menyahuti Raka tersebut ialah Syifa.
Setelah menyelesaikan pendidikannya,Raka dan Syifa memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka kejenjang yang lebih serius,keduanya sudah bertunangan,tapi masih merencanakan tanggal pernikahannya.
Syifa selalu menyiapkam sarapan untuk Raka,pagi-pagi Syifa sudah datang kerumah Raka untuk membuatkannya sarapan,kalau tidak diperhatikan seperti itu, Raka tidak akan merawat tubuhnya.
"Mau aku antar?"tanya Raka.
"Boleh,sekalian biar kamu bisa ketemua sama Sasya"kata Syifa.
"Yaudah"kata Raka lalu berdiri dari duduknya untuk mencari kunci mobil.
*-*-*
Sasya meletakan minuman didepan tamunya yang baru saja datang.
"Kamu jarang banget ya ngasih kabar sama aku,sesibuk itukah?sampai lupa ngasih kabar sama kakak sendiri,hmm?"tanya Syifa.
"Akhir-akhir ini dikantor banyak masalah,jadi aku lupa kasi kabar"kata Sasya.
"Hmm,aku minta maaf, karena nggak hadir disaat pemakaman papa,waktu itu aku sakit"kata Syifa.
"Sudahlah,papa sudah tenang disana,kalau kamu kayak gini, bisa-bisa papa bakal sedih,lagian waktu itu aku juga ga dateng, karena kita kuliah diluar,jadi penerbangan harus ngikut jadwal,dan mama juga ngerti gimana keadaan kita"balas Sasya.
"Terus aku disini ngapain?"celutus Raka.
"Oh iya,ada kakak ipar ternyata,gimana?senangkan akhirnya bisa tunangan sama kakak gue"kata Sasya.
"Jelas senang dong Sya"balas Raka dengan senyumnya
Hello guys
How are you
Maaf up nya kelamaan
Karna kondisi yang tak memungkinkan,tapi author tetap nulis buat kalian semua
Semoga suka sama part yang ini ya
Jangan pernah bosan
Setelah ngebaca jangan lupa votenya
Tinggalkan comment
Dan share juga keteman teman kalian yang lain
Sampai jumpa di part selanjutnya
I love you guys
See u❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
Angel Heart
CasualeSetelah pindah kesekolah barunya,gadis cantik yang kerap disapa sasya,bertemu dengan seseorang yang dikenal bernama rava Semenjak rava hadir dihidupnya,Dari situlah timbul sebuah rasa dihati sasya untuk memiliki rava sepenuhnya,setelah mencoba berba...
