"Nah masuk kekamar dan istirahat ya kak vick ada urusan"
"iya kak"
naira naik kekamarnya vicky menatap punggung naira yang digandeng franken
"oke hati hati ya"
"iyah kak temenin nai dong"
"bentar ya nai kak frank ada urusan bentar kamu istirahat dulu nanti kakak balik kesini lagi oke"
"Mau pada ngapain sih kak?"
"gak ada apa apa kok urusan kecil,jangan cemberut dong"
naira memamerkan senyum manisnya dan segera naik keranjang sementara franken menyusul vicky di luar mansion dusuk di teras nampak serius
"apa wanda ditemukan?"
"dalam perjalanan kemari"
"Apa rencananya?"
"gue mau dia ngerasain kesiksanya kesakitanya nai!"
"res lo yakin mau disini?"
"gamasalah dia bukan apa apa dimata gue"
tak berapa lama rai dan anak buahnya kembali membawa wanda
"lepaas mau apa kalian, kalian siapa?"
"diamm!!!"
"selamat datang di mansionku wanda pitaloka"
"kamu siapa apa maumu!"
rai memaksa wanda bersimpuh didepan vicky hawa membunuh semakin dekat sorot kebencian nampak jelas dimata mereka
"apa yang kalian inginkan?"
"gue gak mau apapun darimu bahkan gue merasa jijik melihatmu kau bukan apa apa dan beraninya kau menyakiti kesayanganku!"
"ooh jadi naira itu peliharaanmu?"
"plaaaaaaak "
rai menampar wanda cukup keras hingga tersungkur
"Gue penasaran apa lo bisa sesombong ini jika mereka menggerayang tubuhmu!"
wanda terlihat menggigit bibirnya panik dan ketakutan apalagi saat vicky memberi perintah.mereka mulai mendekatinya wanda mengalihkan pandanganya kepada franken dan alres memelas dan memohon namun mereka tak bergeming
"res, alres tolong res jangaan awww lepass"
"Kalian boleh melakukanya sesuka kalian karna wanita jalang ini berani menyakiti nairaku!"
"alres sayang tolong maafin aku tolong suruh mereka pergi jauh lepasin pergi jangan sentuh akuu"
"sory wanda gue gak bisa ngapa ngapain gue gak ada kuasa disini!"
"kalian biadaaab"
"biadab? Akan gue tunjukan apa itu biadab tenanglah ini baru pemanasan!"
Vicky menatap penuh kebencian,naira bangkit dari ranjangnya ketika mendengar kegaduhan dibawah melongok dari balkon atas matanya terbelalak tak percaya melihat pemandangan dibawah
"Gue ingin wanita ini merasakan kesakitan adik gue! Buat semenyakitkan mungkin!"
"Baik tuan"
naira menangis menutup mulutnya agar tak menimbulkan suara. Kekecewaanya kembali meluap dengan ulah vicky yang terus menghakimi korbanya, tak sengaja salah satu bodyguardnya mendongak dan melihat naira, naira segera masuk kembali ke kamarnya
"maaf tuan nona naira ada diatas balkon barusan"
"Urus dia, rai bereskan gue mau bersih tanpa jejak,"
"baik tuan"
"frank, res gue naik dulu"
"oke"
vicky membuka kamar naira perlahan naira tak ada diranjangnya vicky mengedarkan pandanganya keseluruh kamar dan mendapati naira di dekat jendela balkon meringkuk ketakutan dan terus tersedu.
"sayang, kamu kenapa?nai??"
"lepasss nai benci kak vick"
"nai"
"gamau kak nai benci sampe kapan sih kak vick terus menyakiti orang membunuh orang?"
"nai mereka jahat sama kamu kalo kak vick biarin mereka akan mengulanginya"
KAMU SEDANG MEMBACA
Possesif brother
FantasyKehidupan naira yang berubah seketika saat naira tertabrak mobil vicky dan dijadikan sebagai seorang adik. Vicky memberikan apapun yang naira inginkan, naira memiliki hidup yang sangat sempurna memiliki kakak yang sangat menyayanginya, vicky, seora...
