Seiring berjalannya waktu naira mulai kembali membuka hati, menata kembali kehidupannya pagi ini seperti biasanya vicky tengah sibuk dengan laptopnya sambil sesekali menyeruput kopinya, sementara yogi tengah membuat sanndwich isi daging asap, ya akhir akhir ini naira lebih menyukai makanan buatan yogi ketimbang maidnya.
"Yog naira belum bangun? "
"Tadi udah kak paling bentar lagi, ah hari ini aku mau ngajakin naira keluar kak"
"Keluarlah sesekali naira butuh udara segar, "
"Om sama tante mana kak? "
"Udah balik LA, looh kok kapan? "
"Tadi pagi buta"
"Kok Buru Buru kak? "
"Mereka orang sibuk yog melebihi gue sibuknya udah lah gausah bahas mereka"
"Kak mereka kaya gak suka sama aku, "
"Yang terpenting itu kalian karna hubungan ini kalian yang jalanin jadi gausah peduliin siapapun oke? Tapi sekali aja lo bikin adik gue nangis awas aja lo"
"Gak bakal kak"
"Bagus"
Tiba tiba ada suara perabot pecah dari arah kamar naira mereka berdua reflek lari menyambangi naira
"nai, you okay? "
"Kepala nai tiba tiba pusing kak, "
"Udah duduk sini"
Mereka menuntun naira ke tepian ranjang belum juga tiga langkah naira ambruk
"Ra!!!!!!! "
"Yog ambilin minyak di ruang medis yog"
"Iya kak"
Yogi segera mengambil apa yang vicky minta, kekhawatiran melanda mereka
"Kak apa kita bawa ke rumah sakit aja? "
"Belum tunggu dulu yog"
"Nai bangun ayo"
"Kak ayo bawa ke rumah sakit aja"
"Baiklah"
Mereka kerumah sakit dan ketika vicky tengah mondar mandir diruang tunggu seseorang menepuk bahunya
"Heii"
"Ben? "
"Sure! "
"Whats you doing here? "
"Naira"
"Naira why? "
"She.... "
Ben hanya mengamati ruang tindakan itu dan melangkah kedalam mencari tau. Tak berselang lama ben keluar dan menjelaskan naira baik baik saja dan membawa kabar yang cukup mengguncang mereka.
"Ekhem, sorry to talk to you about naira"
"Why? "
"She was pregnant"
"Whaaat?? Naira.... Naira adik gue hamiil? "
"Yes, so where her husband? "
Mereka berdua saling tatap dan menoleh kearah yogiyang duduk tak jauh dari sana.
"Ehm sebenarnya itu pacarnya"
"So mana suaminya vick? "
"Naira jadi korban salah satu kolega gue ben"
"Shit, lo bisa ya gak becus jagain naira"
"Hei... Hei,, "
"Stop kalian ngapain liat gak ini dimana?!"
Yogi bangkit dan melerai kedua lelaki yang dipenuhi amarah ini
"Ada, apa jelasin kegue right? Kak vick? "
"Nai, yog nai"
"Iya naira kenapa? "
"naira hamil yog"
Yogi tertunduk tak percaya
"Its okay kak, aku tetep bakal nikahin naira aku bakal bertanggung jawab atas bayi yang ada diperutnya"
"Tapi itu bukan anakmu! "
"Tapi aku sayang sama naira dan aku minta kak vick jangan bocorkan semua ini dulu "
"Apa rencananya? "
"Nanti kak aku jelasin"
Setelah perdebatan itu ben pamit, yogi tau ben masih tertarik dengan naira namun mengetahui keadaan naira saat ini rasanya tak mungkin.
"Mas yog ini dimana? "
"Dirumah sakit"
"Nai kenapa? "
"Gak papa katanya kamu kena virus Cinta"
"Mas yogi gak lucu?"
"Iya iya gak papa sayang nanti sore dah boleh balik nunggu kak vick balik dari Jerman "
"Hah kak vick kapan berangkatnya? "
"Dua hari lalu sayang"
"Berarti nai udah pingsan selama 3hari? "
"5hari exactly, "
"Haaaah? "
"Anyway aku seneng banget kamu bangun aku gak sabar mau ngomongin ini"
"Apa"
"Ayo ikut"
"Tapi nai"
"Gak masalah aku gendong"
Yogi menggendong naira sampai ke taman rumah sakit
"Yaps, ra dokter nglarang kamu kelelahan banyak pikiran dan laen laen so sini aja, ekhem, ..ra.. Will you be my mine? "
"Mas yogi,,, mas yogi,,, "
"Just say yas or no"
Naira menutup mata ada keraguan dan kebahagiaan dihatinya
"I say yas to be yours"
"Thanks ra i love you"
Mereka berpelukan lebih lama daripada biasanya, yogi tak henti hentinya mencium jemari naira membawa naira kembali ke ruang perawatan saat banyak orang mulai tertarik dengan kedua insan itu. Sesampainya di ranjang medis yogi merebahkan tubuh lemah calon istrinya itu saat hendak berbalik naira menahanya dengan meraih lengan yogi seketika yogi kembali menatapnya.
"Hmmm? Ada apa sayang? "
"Mas nai... Emm, mas yogi apa mas yogi yakin dengan keputusan mas? "
"Keputusan yang mana sayang? "
"Tentu saja keputusan menikahi nai"
"Yakin 1000% sayang kumohon jangan ragu ya sayang apapun yang terjadi kamulah satu satunya dihatiku sayang! "
Naira menunduk pipinya merah padam menahan malu,
"Dengar aku gak butuh syarat apapun buat memilikimu karna aku terima apapun kondisimu sayang bagiku kamu tetap gadis cantik yang pantas aku perjuangin mati matian ra jadi please love me like i love you"
Yogi mendekatkan wajahnya pada naira dan mengecup keningnya, naira memejamkan matanya meresapi kecupan di keningnya perlahan bibir yogi turun melewati hidung mancung naira dan berhenti di bibir mungil ranum itu mengecupnya sedikit lama dan naira membalas ciuman itu.
"I love you ra, "
"Love you more mas"
Karna terjadi keterlambatan vicky tiba di london larut malam, saat memasuki kamar naira telah terlelap
"Naira dah tidur yog? "
"Udah kak, tadi nanyain terus kak vick, kak kok baru sampe? "
"Tadi delay yog, apa dia baik aja"
"Iya mas kondisinya mulai stabil, "
"Gimana dengan perutnya? "
"Aman kak"
"Lo yakin dengan keputusan lo yog? "
"Gak ada sedikitpun keraguan kak"
"Lo yakin ikhlas nerima bayi yang bukan darahmu? "
"Kak bayinya tak berdosa tak tau apa apa, naira pun hanya korban aku akan terima seperti dia darah dagingku"
"Lalu apa rencananya? "
"Kita harus segera melangsungkan pernikahan kak sebelum perut naira mulai membesar"
"Baiklah itu perkara mudah rai bisa mengurus semuanya, apa yang lo butuhin?"
"Restu dari kalian paling penting kak"
"Tentu, mamah papah udah setuju kalian maried"
"Makasih ya kak"
"Jangan kecewain gue ya yog"
"Iya kak pasti!"
"Nyokab bokap lo gimana?"
"Gausah dikasih tau kak, karna mereka gak bakal menerima sebelum naira benar benar jadi istriku biarkan aja mereka tetep kekeuh jodohin aku."
"Oke gue ikutin cara lo yang penting gue mau naira bahagia itu aja"
"Iya kak semoga cara ini bisa berhasil"
Yogi mengangguk setuju mereka beristirahat dikamar masing masing sesekali yogi bangun melihat kekamar naira membenarkan selimut dan posisi naira dan kembali kekamarnya menjemput mimpinya yang tertunda, Cinta yogi terhadap naira adalah Cinta yang benar benar Cinta dari hati bukan karna rupa ataupun takhta, yogi hanya berharap rencananya bisa berhasil.
KAMU SEDANG MEMBACA
Possesif brother
FantasyKehidupan naira yang berubah seketika saat naira tertabrak mobil vicky dan dijadikan sebagai seorang adik. Vicky memberikan apapun yang naira inginkan, naira memiliki hidup yang sangat sempurna memiliki kakak yang sangat menyayanginya, vicky, seora...
