another him 1

306 16 0
                                        

Vicky nampak sangat gusar lantaran ponsel naira berkali kali tak ada jawaban.

"Sayang sebaiknya kau segera menyusul naira"
"Ya mah ini lagi nentuin pastinya koordinat naira berada"
"Kenapa kejadian ini terus terulang menimpanya pah? "
"Tenanglah mah vicky pasti bisa menyelamatkan naira seperti sebelumnya"
"Kamu hati hati ya"
"Kalo sampai benar benar Henry pelakunya gue gak bakal berbelas kasih,  !"
"Henry siapa nak? "
"Siapa lagi sih pah Henry rival vicky cuma satu! "
"Yaudah kalian hati hati mama papa pengen kalian bawa naira utuh dan selamat tak kurang apapun"
"Vick perlengkapan udah ready"
"Ok res ayo kita berangkat! "

Mereka berangkat segera setelah seluruh persiapan matang, 

Sementara mereka menempuh perjalanan naira harus melewati menit demi menit ketakutan yang harus dihadapinya

"Kalau kau terus mengelak begitu aku bisa saja langsung membunuhnya"
"Ja,,, jangan kumohon "
"Kalo begitu turuti keinginanku,  apa kau tak pernah disentuh laki laki?  Kenapa kaku begitu? "

Naira hanya menunduk gemetaran dan kembali menangis saat tiba tiba Yoga menghempaskan tubuhnya ke sofa

"Jangan kau sentuh dia yog! "
"Kau mau apa? Benar benar bosan hidup hah? "
"Lebih baik aku mati daripada kau menyentuhnya! "
"Bwahahahhahaha kalo gitu maumu baiklah saudaraku ku kabulkan permintaanmu toh jika kau mati kau takkan berisik lagi mengganggu aku dan naira"
"Cukuuuuup kau lakukan apa yang ingin kau lakukan padaku dan mas yogi kau cukup diamlah disitu aku gak mau kau mati,  karna apa?  Karna kau mati atau tidak dia akan tetap merusakku! "
"Nah itu dia pinter,  sini kamu"

"Breeeeeet"

Yoga merenggut kasar pakaian naira hingga tubuhnya terbuka

"Kak vick tolong nai kak"
"Pssst gausah nangis lagi aku gaakan main kasar,  dan kakak mu itu pasti lagi sibuk dikantornya "
"Kau sudah merencanakan ini?  Kau jahaat apa salahku ?"
"Kau tak salah sayang tapi dia pacar kamu itu terus diatas ku dalam segala hal aku gak rela!  Apapun itu yang dimilikinya pasti akan kuhancurkan! "

Naira semakin gemetar ketakutan naira tak tahan lagi harus mengulur waktu bagaimana karna sudah tak bisa berfikir jernih lagi apalagi Yoga yang semakin intens didekatnya membuatnya kalut.

"Bajingan apa yang kau lakukan pada adik gue? "

Vicky tepat sekali datang  mendaratkan tendanganya pada Yoga,  namun vicky mengira itu yogi hingga terua membabi buta memukulinya

"Vick pacar naira yang mana?  Kok sama? "

Vicky menghentikan amarahnya dan menutup tubuh naira dengan jaketnya,  setelah itu menginstruksikan membawa mereka kembali Yoga dan yogi sama sama diikat dan dibawa ke masion sementara vicky membawa naira dengan mobil yang berbeda dan melajukanya sedikit lambat

"Bro ini gimana? "
"Ikat aja mereka dan bawa ke mansion kita butuh penjelasan"
"Oke,  trus nai gimana? "
"Gue bawa naira lo tenang aja,  ada frank yang bawa mobil gue"
"Okedeh gue duluan yaa"
"Siip"

"Yappp,  sayang kita pulang kamu akan baik baik aja"
"Kak vick datang? "
"Iya ini kita pulang"
"Kak vick nai takut kak"
"Maafin kak vick terlambat sayang"
"Kak vick nai gak mau nai gak mau"
"Okay okay... tenanglah sayang "
"Enggak kak nai gak mau lepasin"

Tiba tiba naira menjadi histeris menangis dan menjerit didalam mobil

"Nai tenanglah,  frank apa perlu kita kasih obat? "
"Mungkin buat nenangin dulu gamasalah kali vick kasian "
"Kak vick mau apain lepasin kalian sama aja apa yang kalian lakukan kalian cuma mau merusak nai! "
"Bajingan itu pasti benar benar membuat naira putus asa! "
"Naira tenang ya sayang kita cuma mau bikin kamu nyaman kak frank janji gaakan sakitin kamu"

Naira hanya menatap mereka dengan pandangan yang mulai meredup

"Kak tolongin nai nai gak mau jadi pacar yoga"
"Yoga?  Siapa dia nai? "

Namun naira sudah terlelap tak sadarkan diri vicky membenarkan rok yang naira pakai yang telah berhasil direnggut paksa yoga juga atasan naira yang sudah koyak .

Sesampainya di mansion

"Sayang ada apa ini? "

Pertanyaan dan tatapan panik bertubi tubi datang dari kedua orang tuanya

"Seperti biasa mah, pah, "
"Naira gimana? "
"Dia cuma syok ma ini dikasih penenang sementara"
"Bawa kerumah sakit aja sayang"
"Rumah sakit gaakan bisa nanganin trauma yang kaya gini mah"
"Lalu apa rencanamu nak? "
"Biarin duu dia istirahat mah itu yang paling dia butuhin"
"Baiklah,  cepet sembuh sayang"

Mereka merendengi langkah vicky hingga ke ruang medis pribadinya,  namun langkah mereka terhenti saat vicky menjelaskan hingga akar masalahnya.

"Vick kayaknya mereka kembaran dan yang satunya bener bener butuh pertolongan medis, "
"Lakukan yang menurut elo perlu karna gue butuh penjelasan mereka berdua! "
"Oke sementara yang satunya kita kurung dulu yang satunya lagi kita bawa ke rumah sakit"
"Bro apa salah satu dari mereka bernama Yoga?? "
"Gue belum tau gue kasih perkembanganya segera,  oh Ya rai sudah kembali dari cuti katanya langsung kesini"
"Kabar Bagus lah gue udah butuh banget dia"
"Oke gue balik ya"
"Yo thanks yaa"
"Anytime"

Sementara itu dikamar naira

"Pah kita tunda kepulangan kita mamah mau jagain naira"
"Iya mah tenang aja"
"Naira sayang kasian banget sih nak kenapa hal buruk terus menimpamu? "
"Mah dia cantik sekali ya mah, papah gak menampik kalo nai emang cantik banget"
"Iya pah,  gadis ini emang sempurna sekali gak cuma cantik dia memiliki apapun yaah dibilang sangat sempurna"
"Mah dia kan gak sekandung sama vicky apa gak lebih sempurna kalo... "
"Cukup pah kalo nai sampai tau dia bukan adik vicky gimana?
"Yah gimana daripada nai terus dilukai orang jadi inceran orang jahat mending dia jadi istri kamu aja vick"
"Pah ngaco aah"
"Enggak lah vick kamu pikirin lagi deh nanti "
"Iya sayang mamah juga seneng banget kalo dapet mantu secantik naira"

Vicky benar benar jadi uring uringan akibat saran orang tuanya itu, 

"Hey bro lo matung aja mikirin apaan,? "
"Gaklaah"
"Common lah ini bukan vicky yang gue kenal"
"Gue lagi kepikiran omongan ortu gue "
"Emang beliau bilang apaan? "
"Dia kasih saran buat gue nikahin naira jadi istri gue"
"Gilaaaa"
"Yah gitu gue juga bingung , misal tau gue bukan abang kandung aja pasti syok banget apalagi kalo gue sampe jadiin dia istri gak kebayang"
"Lo mau vick? "
"Gue gak tau, lk tau kan bonyok gue pasti cari seribu cara"
"Lo ngerti gak kalo lo sampe maksa nai jadi istri lo, apa bedanya lo sama mereka? "
"Gue belum mutusin Rio lo tenang dikit bisa kan?  Pusing nih gue"
"Gue cuman gak mau lo salah langkah vick,  tapi gue bakal jadi orang yang berdiri paling depan buat nglawan lo kalo elu sampe nyentuh naira! Camkan itu!!"

Rio berlalu ikut kalut khawatir vicky salah langkah,  sangat memungkinkan vicky menuruti saran orang tuanya mengingat posisi naira  gadis yang sangat cantik bisa mengimbangi kehidupan vicky, terlebih lagi yang sebenarnya hanya adik angkat sah sah saja dimata hukum dan agama,  semakin pusing lagi vicky bimbang dengan pendirianya

Possesif brotherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang