Setelah baca jan lupa divote🙏
******
(18+!)
"Awhh.. nakal!" bisik Helly dan tersenyum, saat Varun mencubit nipplenya pelan.
Saat ini pakaian bagian atas tubuhnya sudah hilang entah kemana, Helly berada diatas pangkuan Varun dengan pria itu yang terus menyusu pada bagian dadanya.
"Ahh.. sudah cukup minum asi nya sayangku.." ucap Helly dan meremas rambut Varun.
Varun menghentikan ciumannya dan mendongak untuk menatap Helly.
"Kau pikir aku bayi yang sedang menyusu pada ibunya?" protesnya.
Helly terkekeh geli mendengarnya.
"Kau memang bukan bayi tuan, tapi tingkahmu ini seperti bayi! Kau memainkan milikku tanpa henti dengan bibir dan jemari nakalmu itu"
"Biarkan saja. Aku sedang ingin bermanja manja sayang" jawab Varun dengan acuh.
"Uhh.. baiklah. Kita lanjutkan diranjang saja, aku sudah tidak tahan lagi dengan semua ini" pinta Helly.
"Kau ini, sepertinya kau yang lebih bernafsu daripada aku"
"Tutup mulutmu itu tuan! Cepat puaskan aku dengan milikmu, aku sudah tidak sabar" bisik Helly pada telinganya.
Varun tersenyum dan mengangkat tubuh Helly dengan gaya koala, kemudian menidurkannya diranjang yang berada diruangan kerjanya. Varun menatap Helly sejenak, wanita itu seperti ingin dipuaskan. Varun menyentuh milik Helly yang sudah sangat basah.
"Wow.. kau selalu tidak berdaya jika bersamaku sayang" bisiknya.
"Ya itu benar, dan aku seperti ini karena dirimu. Jadi kau harus bertanggung jawab tuan Edward.."
Helly mengusap rahang Varun dengan gerakan sensual, sedangkan Varun kembali tersenyum dan memulai aktifitas panasnya bersama Helly dengan lenguhan dan desahan yang terdengar begitu nikmat.
-
Keesokan harinya, Varun dan Helly pun mulai menyiapkan pesta kejutan ulang tahun untuk Hanny yang diadakan lusa. Semua teman teman Hanny dikampusnya, baik yang dari Los Angeles dan dari New York semuanya akan datang. Helly mengadakan pesta dirumahnya sendiri yang sudah dihias dan didekor dengan sangat indah.
Harinya pun tiba, semua bersembunyi dan mematikan lampu saat mendengar kedatangan Hanny yang terlihat bingung karena rumahnya begitu sepi dan juga gelap.
"Ada apa ini? Apa mati lampu? Kakak..!" teriaknya dan berjalan perlahan.
Dorr..!
Hanny terkejut karena mendengar suara ledakan. Itu adalah ledakan balon, namun dia tidak bisa melihatnya karena disekitarnya gelap.
Dorr..!
Ledakan itu kembali terdengar disekitarnya, membuat Hanny menutup telinganya.
"Hei, jangan menjahiliku ya kak! Siapapun itu, keluarlah! Aku lelah, aku ingin istirahat dikamar, tapi semua ini membuatku jadi bingung dan takut"
"SURPRISE..!!
HAPPY BIRTHDAY HANNY!!"
Helly datang dengan membawakan kue yang cukup besar, sedangkan Varun dan juga Teja membawa balon warna warni disampingnya.
"Oh God! Kakak..!"
"Happy birthday adikku sayang!" seru Helly dan mengusap pipinya.
Hanny menepuk dahinya.
"Bagaimana bisa aku melupakan ulang tahunku sendiri malam ini? Dan.. kalian? Wah, semua teman temanku datang! Terimakasih kakak!" ucap Hanny dan ingin memeluk Helly
"Tiup dulu lilinnya Han" pinta Helly.
"Ah iya, baiklah"
Hanny tersenyum dan sebelum meniup lilinnya dia mengucapkan permohonannya, kemudian meniup kue ulang tahun yang keduapuluh satu tahun.
"Happy birthday to you.. happy birthday to you.."
Semuanya menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan meriah. Hanny merasa sangat bahagia dan memeluk kakaknya, kemudian memotong kue ulang tahunnya. Setelah membagikan potongan kue, Hanny memeluk semuanya dan menemui teman teman lamanya dengan sangat gembira.
Helly dan Varun tersenyum memandang Hanny yang begitu terlihat bahagia.
"Aku bahagia melihat senyum diwajah adikku itu. Semoga dia selalu dilimpahkan kebahagiaan oleh tuhan"
"Tentu saja Hel, adikmu pasti akan selalu bahagia" timpal Teja.
Helly tersenyum pada Teja kemudian memeluknya.
"Terimakasih Teja, kau juga sudah membantuku untuk menyiapkan ini semua. Terimakasih"
"Hei, tidak perlu berterimakasih. Aku senang melakukannya Hel, apalagi melihat Hanny begitu bahagia malam ini. Aku juga akan bahagia pastinya" ucap Teja dengan senyum tulusnya.
Helly dan Teja pun kembali berpelukan, sedangkan Varun menatap mereka dengan bahagia. Pria itu sangat senang melihat kedekatan Helly dan juga Teja saat ini. Apalagi Varun semakin senang dan lega mengetahui Teja sudah benar benar sadar dan tidak mengejarnya lagi seperti dulu dan menjadikan dirinya sebagai obsesi semata.
Tbc..
KAMU SEDANG MEMBACA
SLOWLY DESTROY [END]
Romance[COMPLETED] Adult! "Aku membutuhkan tangisan dan kehancuranmu lebih dari apapun" -- Varun Edward Levino DONT COPY PASTE! {Ditulis tanggal: 6 Juni 2019 Selesai ditulis: 17 Agustus 2019} Chirkoot.
![SLOWLY DESTROY [END]](https://img.wattpad.com/cover/188840189-64-k844766.jpg)