[COMPLETED]
Adult!
"Aku membutuhkan tangisan dan kehancuranmu lebih dari apapun"
-- Varun Edward Levino
DONT COPY PASTE!
{Ditulis tanggal: 6 Juni 2019
Selesai ditulis: 17 Agustus 2019}
Chirkoot.
"Dok, bagaimana keadaannya?" tanya Zaroon pada seorang dokter yang kini pria itu berada diruangannya.
"Kritis itulah keadaannya sekarang. Ditambah lagi kami tidak bisa mempertahankan janin yang ada didalam perutnya"
Deg!
Zaroon terkejut sekaligus merasa bingung mendengarnya. "A..apa? Ja..janin? Maksud dokter?" tanya Zaroon.
"Jadi kau tidak tahu? Nona Helly Alexia sedang mengandung, dan usia kandungannya sudah dua minggu. Tapi karena kecelakaan yang terjadi, kami tidak bisa menolong janin itu. Janin nya juga masih sangat kecil dan juga rentan. Jadi maaf, kami tidak bisa menyelamatkannya lagi"
Zaroon terdiam, dia begitu terkejut mendengar Helly sedang hamil. Bahkan wanita itu sama sekali tidak memberitahunya.
"Kau suaminya bukan?" tanya sang dokter.
"Ehm bu..bukan dok. Aku hanya teman dekatnya saja" jawab Zaroon sambil mengusap keringat didahinya.
"Oh begitu. Baiklah, kami akan menanganinya sebentar. Nanti akan kuberitahu keadaan lebih lanjut"
"Ba..baiklah. Permisi" Zaroon pun mengangguk dan pergi keluar. Pria itu terduduk dikursi sambil mengusap wajahnya gusar.
"Helly hamil selama ini, tapi dia tidak memberitahuku. Kenapa dia bisa hamil? Anak siapa.."
Zaroon kembali terdiam, pria itu berpikir lalu menepuk keningnya. "Payah! Siapa lagi kalau bukan anak Varun? Aku sama sekali tidak pernah menyentuhnya, dan Varun dari dulu selalu menjadikan Helly sebagai budak sex nya. Pasti itu yang menyebabkannya"
Seketika Zaroon teringat dengan ponselnya yang didalamnya berisi bukti kebenaran Helly. Zaroon menggenggam erat ponselnya dengan wajah memerah.
"Varun, kau sepertinya sudah keterlaluan memperlakukan Helly selama ini. Dia sampai hamil seperti ini karena dirimu, dan sekarang.. anak dalam kandungannya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Entah bagaimana reaksi Helly saat mengetahuinya, oh Tuhan.."
"Aku harus menemui Varun dan menceritakan semuanya. Agar pria itu tahu bahwa selama ini dia benar benar salah besar!" Dengan cepat, Zaroon berlari dan menuju rumah Varun.
-
Dijendela kamarnya, Varun terlihat sedang minum minuman keras. Dengan wajah yang berantakan, pria itu tetap menikmati minumannya dengan pikiran yang berkelana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'Aku mencintaimu Hel..'
'Ahh aku..aku juga mencintaimu Varun'
Prang!
Varun melempar botol minumannya dilantai hingga menimbulkan suara yang begitu keras. Pria itu menyeringai pelan, kini pikirannya sedang dipenuhi oleh seseorang.