65. You are mine

3K 61 4
                                        

Happy reading😊

******

"Kakak!"

"Hanny!"

Helly memeluk tubuh adiknya dengan sayang, Hanny merasa sangat khawatir dengan keadaan kakaknya itu.

"Kak kau baik baik saja kan? Aku sangat takut kalau terjadi sesuatu padamu" lirih Hanny dan mengusap pipi Helly.

"Kakak baik baik saja Han" jawabnya.

"Syukurlah, aku lega sekali. Aku berdoa semoga tuhan membalas setimpal semua yang dilakukan orang orang jahat itu kepadamu kak!" ucap Hanny dan kembali memeluknya.

"Oh ya, apa kau sudah makan?"

Helly menggeleng pelan.

"Tenang saja, makan malam sudah siap dimeja makan untuk semuanya!" seru Teja dan menghampiri mereka

"Wah benarkah? Ayo kak, kita makan! Kebetulan aku juga belum sempat makan siang tadi" ucap Hanny dengan cengengesan.

Helly dan Teja saling tertawa kecil mendengarnya.

"Ayo turun, Varun juga sudah menunggu dibawah" Teja membantu Helly untuk berjalan, mereka saling mengulas senyum kemudian turun untuk menikmati makan malam bersama.

Setelah selesai, Teja pun pamit pulang dengan hati yang sangat lega. Sedangkan Varun mengantar Helly dan juga Hanny untuk pulang kerumahnya.

"Aku pulang dulu ya. Jaga dirimu" ucap Varun dan mengecup kening Helly.

Helly tersenyum dan menatap Varun sambil menggenggam tangannya. Wanita itu bergerak untuk mengecup bibirnya dengan lembut.

"Good night" bisiknya.

"Night too baby" jawab Varun sambil mengedipkan satu matanya.

Mereka saling mengulas senyum sejenak, kemudian Varun berlalu pergi untuk pulang. Sedangkan Helly masih menatapnya dengan senyuman.

"Thanks god"

-

Beberapa minggu setelahnya, Helly kembali menjalani aktifitasnya seperti biasa. Bahkan sekarang ini Varun mulai merencanakan rencana pernikahan mereka, dan Helly sangat bahagia akan hal itu. Kini mimpi dan kebahagiaannya yang selama ini dia inginkan akan segera terwujud.

Helly berjalan menuju ruangan Varun sambil membawakan bekal makan siang untuknya. Kini semua orang sudah mengetahui hubungan mereka, semuanya sangat setuju melihat kebersamaan mereka yang begitu cocok dan serasi. Helly juga bukan lagi menyandang status sebagai sekretaris Varun, tetapi sebagai calon istri dari pengusaha kaya dan tampan itu.

"Sayang.. aku datang..!" teriak Helly dam memeluk Varun dari samping.

Varun yang melihat wanitanya datang langsung mengecup punggung tangannya dengan mesra.

"Bawakan makan siang ya?" tanyanya.

"Hm.. seperti biasa! Oh ya, aku ingin memberitahumu kalau lusa Hanny akan ulang tahun yang keduapuluh satu tahun"

Mendengar itu, Varun yang awalnya sibuk dengan pekerjaannya langsung menatap pada Helly.
"Benarkah? Kalau begitu kita harus siapkan pesta kejutan untuknya"

"Tentu saja sayang, aku sudah merencanakan semuanya"

"Wah, benarkah? Hanny sekarang sudah besar saja, seingatku dulu dia masih sangat kecil dia pendek sekali bahkan lebih pendek darimu, tapi sekarang dia akan mengalahkan tinggimu sayang. Lihat dia akan bersaing dengan tubuhmu" ucap Varun sambil terkekeh geli.

"Jadi aku pendek begitu?!" tanya Helly dengan sedikit kesal.

"Hahaa.. tidak sayang. Aku hanya bercanda"

Helly menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, "Adikku memang begitu. Semoga saat umurnya semakin bertambah, dia semakin dewasa dengan dirinya sendiri. Banyak sekali doaku untuknya. Aku juga ingin membuat pesta ulang tahun yang membuatnya sangat bahagia nanti"

"Iya sayaang.. semua doa dan keinginanmu akan segera terwujud, oke?"

Helly kembali tersenyum lalu duduk dipangkuan Varun sambil memeluk lehernya. Sedangkan Varun mendongak dan menatap Helly yang berada diatasnya.

"Bagaimana dengan keinginanku untuk bersamamu?" tanya Helly.

"Akan segera terwujud" jawab Varun.

"Cepat, jadikan aku milikmu Varun" bisik Helly tepat ditelinganya.

"Kau sudah menjadi milikku Hel, milikku. Kau hanya milikku, begitu juga sebaliknya. Dan kita akan bersama untuk selamanya"

Mereka saling menatap dengan dalam, sama sama tersenyum menikmati kebersamaan mereka berdua. Helly meraup bibir Varun dan melumatnya dengan cepat, sedangkan Varun juga membalasnya kedua tangannya pun tak tinggal diam dengan meremas bongkahan bokong padat milik wanitanya itu.

"I love you Varun.. i love you.." bisik Helly dan mengecup bagian telinga Varun dengan bergairah.

Tbc..

Votenyaa gess..:)

SLOWLY DESTROY [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang