45. Tejalia Cassandra

2.6K 67 2
                                        

******

Setelah kerja sama antar stage El dan Varun selesai, Helly mendapatkan bayarannya dua kali lipat lebih banyak. Wanita itu sangat merasa senang sekaligus puas dengan kerja kerasnya sendiri selama ini. Termasuk juga dengan Varun, potret panasnya bersama Helly menjadi sampul stage miliknya sendiri. Bahkan menjadi sampul majalah terkenal di New York. Berita panas tentang mereka berdua pun tersebar dipenjuru kota, apalagi saat mengetahui pengusaha sukses dan kaya raya seperti Varun melakukan photoshoot panas bersama seorang wanita. Sedangkan Helly merasa acuh tak acuh saja, dirinya lebih banyak dikenal dikota. Bahkan wanita wanita diluar sana ingin seperti dirinya yang selalu dekat dengan Varun.

'Ck, kalian saja yang tidak tahu tentang aku dan dia! Bahkan aku pernah bercinta sungguhan dengan pria itu, tapi.. dulu. Ya begitulah, sudah kulupakan. Sial!'

Hari terus berganti, Varun perlahan semakin dekat dengan Helly kembali. Walaupun terkadang Helly sedikit merasa canggung saat bersamanya, namun Varun mengatakan pada Helly untuk melupakan semua masa lalu terutama tentang hubungan mereka terdahulu. Varun hanya mengatakan bahwa kedekatan mereka kini hanya sebagai rekan kerja saja.

"Senangnya bisa kembali dekat denganmu Hel.." bisik Varun sambil mengusap foto Helly yang berada diponselnya.

Tok..tok..

Pintu ruangan Varun ada yang mengetuk, dengan cepat pria itu menyuruhnya masuk dan terlihatlah seorang wanita cantik dan seksi datang menghampirinya,
Tejalia Cassandra.

Pintu ruangan Varun ada yang mengetuk, dengan cepat pria itu menyuruhnya masuk dan terlihatlah seorang wanita cantik dan seksi datang menghampirinya,Tejalia Cassandra

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ada apa?" tanya Varun dingin, pria itu sibuk memilah berkasnya.

"Sir, aku bawakan kopi untukmu"

"Taruh saja disana"

Wanita itu menaruh secangkir kopi cappuchino diatas meja kerja. Kedua matanya yang memiliki bulu mata lentik tak berhenti menatap pria yang menjadi atasannya itu.

"Kenapa kau masih disini?" tanya Varun sambil mengernyitkan dahinya.

Wanita itu menghentakan kakinya perlahan lalu menarik tubuh Varun dan memeluk lehernya dengan erat. Sedangkan Varun merasa tersentak sekaligus kesal dengan tindakan wanita yang menjadi sekretarisnya itu.

"Hentikan Teja! Kau tidak sopan sekali pada bosmu!" pekik Varun dan berusaha melepaskan pelukannya.

"Oh bosku tersayang, aku sangat merindukanmu.." bisik Teja.

"Cukup Teja, atau aku akan memecatmu sekarang juga!"

"Cih, pecat saja! Kau mau aku memberi tahu semuanya pada semua orang tentang sifat aslimu sir Varun Edward?" Teja melepaskan pelukannya lalu menyilangkan kedua tangannya didada.

Varun yang mendengar ancaman Teja malah diam dan tak menjawab, melihat reaksi pria itu Teja tersenyum puas lalu kembali memeluknya. Sedangkan Varun hanya bisa pasrah dengan wanita yang selalu mengganggunya selama ini. Ck, tapi Teja menjadi seperti ini juga karena dirinya karena kesalahannya sendiri, dan kini Varun harus menjalaninya.

Kembali teringat dipikiran pria itu, saat kejadian satu bulan yang lalu. Dimana dirinya benar benar sangat merindukan Helly, dia begitu mencintainya namun tak pernah bisa menatap wajah cantik wanita itu setelah sekian lama. Varun pun pasrah dengan hidupnya, pria itu memilih untuk mabuk. Saat melihat Teja sekretarisnya membuat gairah Varun terbakar saat itu. Terlebih lagi, Teja sangat cantik dimatanya saat itu dan dia juga mengenakan pakaian yang menampilkan lekuk tubuhnya, dan semakin terbakarlah gairahnya.

Varun merasa seperti melihat Helly didalam diri Teja. Dan terjadilah, Varun melampiaskan nafsu sex nya pada Teja. Sedangkan Teja sendiri yang awalnya memang menyukai dan mengagumi Varun sebagai bos ditempat kerjanya pun hanya menerima sentuhannya dengan senang hati. Namun mereka sepertinya sedang tidak beruntung, saat mereka selesai bercinta Varun tertidur pulas diranjang Teja sambil memeluknya tentunya fullnaked. Dan saat itu juga, mama Teja memergoki mereka tengah seranjang tanpa pakaian.

Setelah sadar apa yang telah diperbuatnya, Varun merutuki dirinya sendiri yang hilang kendali. Orang tua Teja pun awalnya marah, namun Varun terpaksa mengatakan kalau Teja adalah kekasihnya dan mengatakan bahwa dia akan segera menikahinya. Varun tidak ingin melihat kesedihan dan kekecewaan diwajah kedua orang tua Teja, apalagi mama nya.

Siapa yang tidak ingin memiliki menantu pengusaha sukses kaya raya, terkenal, dan juga tampan? Seperti kejatuhan beribu ribu emas dari langit secara gratisan. Tentunya orangtua Teja sangat senang mengetahui putrinya memiliki hubungan dengan Varun yang kaya itu.

Ya, sekilas begitulah. Varun sangat menyesalinya. Kini dia harus hidup dalam bayang bayang Teja dan menjadi kekasihnya dihadapan kedua orangtuanya. Bahkan kerap kali Teja mengambil kesempatan dan memanfaatkan keadaan, wanita itu terus menggoda dirinya kembali dengan tubuhnya dan itu semua sempat membuat Varun lepas kendali. Namun pria itu tetap bersyukur, saat dirinya bercinta dengan Teja, dia tidak pernah menanam benihnya didalam rahim Teja. Oh syukurlah, untung dia tidak hamil. Jika hamil, maka Varun harus benar benar menikahinya sedangkan dia sama sekali tidak pernah mencintai Teja.

"Sudah selesai flashbacknya honey?"

Suara Teja membuyarkan lamunan Varun. Wanita itu masih setia memeluk tubuhnya sambil memainkan kancing kemejanya dengan asal.

"Hentikan Teja, aku sedang sibuk saat ini. Sebaiknya kau kembali keruanganmu dan lanjutkan pekerjaanmu"

"Oh no honey.. aku ingin bersamamu sebentar"

"Teja, kau sudah berlebihan selama ini! Ingat, aku bukan kekasihmu begitu juga kau bukan kekasihku. Hubungan kita hanya rekan kerja saja, jadi tolong jangan terbawa suasana karena aku berpura pura menjadi kekasihmu dihadapan kedua orangtuamu itu" ucap Varun dengan tegas dan melepaskan pelukan Teja.

"Begitukah? Whatever sir. No problem jika kau tidak menganggapku sebagai kekasihmu, tapi aku akan tetap ingin kau adalah kekasihku. Atau kau ingin karirmu hancur dengan aibmu sendiri? Jangan kau lupakan, aku bisa saja menyebar luaskan video itu dimana saat kau memperkosaku sir Varun Edward"

Varun hanya bisa diam, pasrah. Pria itu menghembuskan nafasnya dengan kasar. Teja benar benar keterlaluan! Wanita itu memanfaatkan segala cara agar bisa mendapatkannya, termasuk dengan menyiapkan kamera saat wanita itu berhasil menggodanya. Dan mulailah liciknya, Teja berlagak seperti orang yang diperkosa padahal dirinya sendiri yang menggoda Varun dan memasukan obat perangsang pada minumannya. Dan ya, Varun tidak pernah mendapatkan video itu. Benda itu yang mungkin akan menjadi aibnya jika sampai Varun menjauhi atau membantah Teja.

"Cukup cukup! Kau selalu saja bisa mengancamku! Apa maumu ha?!" ketus Varun dengan kesal.

"Simple saja, aku hanya ingin nanti malam kita ke bioskop dan menonton film bersama. Aku ingin habiskan waktuku bersamamu honey.." bisik Teja.

"Baiklah baiklah, sekarang kau pergilah aku sedang sibuk!" gerutu Varun dan mencegah bibir nakal Teja yang mencoba mengecup wajahnya.

"Aku tunggu nanti malam, awas jika kau tidak datang bosku tersayang.."
Teja pun keluar dengan senyum puasnya, sedangkan Varun menatapnya dengan sinis.

"Fuck! Dia mulai mengendalikan diriku!" umpat Varun.

Tbc..

SLOWLY DESTROY [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang